Aku Bercerita Hari Ini

Ternyata aku sudah lama tidak menulis, aku ingin menulis saat ini namun hanya tulisan tentang diriku sendiri.

Aduh, bingung aku mau nulis apa ya? Tak ada lagi kisah cinta yang perlu diceritakan, hampa. Oh, mungkin aku bisa menulis sedikit sesuatu pengalaman tentang yang telah terjadi padaku. Hey, apa aku telah menyakiti orang lain? Apa aku menganggu kehidupan orang lain? Atau sebaliknya, Aku telah merasa disakiti? Aku mohon ampun, aku beristigfar agar diampuni dosa-dosaku.

Kejadian masa depan tidak ada yang tahu, bahkan kepada siapa kita akan berteman di masa mendatang atau kepada siapa kita akan berjodoh di masa akan datang. Jangan menyakiti hati orang lain di masa kini, jangan membuat permusuhan karena suatu saat kita bisa saja berteman dengan mereka secara tidak sengaja, atau bahkan bisa saja kita berjodoh dengannya.

Maka kalau seperti ini aku hanya bisa beristigfar agar kesalahan-kesalahanku diampuni oleh Allah Swt, kesalahan yang berulang-ulang ini, membuat hati orang lain kecewa atau terluka, membuat orang lain marah dan sebagainya. Hey, suatu saat kita akan bertemu orang itu lagi, suatu saat mungkin kita akan menjadi partner kerjanya, suatu saat bahkan mungkin akan menjadi bagian dari anggota keluarga karena bisa saja dia mendapat jodoh dari salah satu anggota keluarga kita. Keren, seiring waktu berjalan ternyata banyak kejadian-kejadian tak terduga seperti itu, jadi jaga sikap dan jaga perilaku kita terhadap orang lain.

Iklan

Utopia Hujan

Ceria bersama Hujan

Dua Malam Bermimpi

Hai, aku melupakan ini.

 

tetap dalam tanggal ini

dalam tanggal ini.

Title Maret 2018

ppwp

tidak ada lagi tulisan di halaman ini

Guns N’ Roses – Not In This Lifetime menjadi tur kelaris ke-4 sepanjang masa.

Menurut berita  Billboard, Tur Guns N’ Roses “Not In This Lifetime” sekarang menempati peringkat keempat dalam daftar tur terlaris keempat sepanjang masa, berdasarkan arsip Billboard’s Boxscore. Tur yang dimulai pada bulan April 2016 tersebut telah mencapai angka penjualan kotor senilai  475 juta dollar AS (sampai Nopember 2017).

“Not In This Lifetime” telah melampaui tur “The Wall Live” dari Roger Waters yang menghasilkan $ 459 juta dari tahun 2010 hingga 2013. U2 melengkapi daftar sepanjang masa dengan $ 736 juta dari tur  “360” (2009-2011) yang diikuti oleh THE ROLLING STONES  “A Bigger Bang” seharga $ 558 juta (2005-2007). COLDPLAY berada di urutan ketiga dengan trek “A Head Full Of Dreams” yang baru selesai meraup $ 523 juta (2016-2017).

GUNS memulai tur reuni yang telah lama digosipkan dan dinanti-nantikan pada bulan April 2016 dengan sebuah pertunjukan di Hollywood dan penampilan di Las Vegas dan di festival Coachella di California.

Tur “Not In This Lifetime” ini menampilkan anggota lineup klasik Slash (gitar), Duff McKagan (bass) dan Axl Rose (vokal) yang didukung oleh gitaris Richard Fortus, drummer Fank Ferrer, keyboardist Dizzy Reed dan keyboardist kedua Melissa Reese.

GUNS N ‘ROSES akan kembali pada bulan Juni 2018 untuk bertamasya tujuh minggu Eropa, namun rencana band sampai saat itu, dan di luar itu, tetap tidak diketahui untuk saat ini.

Sumber berita : http://www.blabbermouth.net/news/guns-n-roses-not-in-this-lifetime-is-now-fourth-biggest-tour-ever/

 

2016_gnr-1

(Kiri ke kanan : Richard Fortus (gitar), Dizzy Reed (Piano, Keyboard), Duff McKagan (Bass), Axl Rose (Vokal), Slash (gitar), Melissa Reese (keyboard).

Slash Pernah Marah Kepada Poison Saat Dia Ditolak Audisi

Dalam wawancara terbaru dengan Decibel Geek, drummer Poison Rikki Rockett ditanya tentang bagaimana Slash pada waktu itu datang untuk mengikuti audisi gitaris Poison sebelum dia bergabung ke Guns N’ Roses pada tahun 1985.

“Slash, kami semua mengenalnya, karena dia pada saat itu berada di Hollywood Rose…jadi Bret Michaels (vokalis Poison) dan aku menyukainya, kami semua menyukainya. Dan dia (pada waktu itu) datang dan bekerja bersama kami untuk beberapa lagu, tetapi kami meneruskan audisi (mencari gitaris) meskipun sudah ada dia sebagai pelopor. Kami tidak ingin dia bertipe seperti  Yngwie Malmsteen. Kami tidak menginginkan tipe itu, kami menginginkan rock, East Coast Guy. Dan kemudian C.C. DeVille mengikuti audisi, dan dia membuat sesuatu yang lebih masuk akal daripada yang Slash lakukan. Jadi itu adalah keputusan yang sulit, karena kami semua telah menyukai Slash. Slash benar-benar marah tentang hal itu, dia marah. Dia berkata  ‘What the fuck, you guys?’… jadi itulah mengapa ada persaingan antara Poison dan Guns N’ Roses karena hal itu aku pikir. Untuk waktu yang telah lama berlalu, anda tahu? Dan semua telah lama berlalu.”

C.C DeVille akhirnya lolos menjadi gitaris Poison, Slash menjelaskan dalam wawancara bersama  Classic Rock Revisited pada tahun 2010 bahwa Poison menanyakan tentang hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan permainan gitarnya, Slash berkata, “Bobby Dall [bassist POISON] bertanya apa jenis sepatu yang akan saya pakai. Saya kaget, ‘Apa??!!!’ Ini agak jelas bahwa ini akan merembet ke (aksesoris) mana-mana. Ketika saya sedang berjalan keluar dari ruang audisi, CC DeVille berjalan masuk ruangan, Dia punya make up pancake dan satu ton hairspray dirambutnya. Saya benar-benar ingat dan berpikir saat itu, ‘Itu seharusnya (seperti) dandanan Gay!”

 

Poison-vs-Slash

Poison-vs-Slash