Duff McKagan Bermain Bersama Anak Penderita Kanker

Menurut Nwcn.com, Duff McKagan dan musisi dari Seattle Rewind Band bergabung dengan anak penderita kanker 13-tahun pada Selasa (28 Agustus) di hard Rock Café di Seattle, Washington.

Simone Capelli, yang nyaris tidak berbicara bahasa Inggris, diterbangkan ke Seattle oleh yayasan Make-A-Wish sehingga ia bisa mewujudkan mimpi untuk bertemu bintang Rock N’ Roll yang dia kagumi.

“Simone hanyalah seorang anak cool, ia lebih cool daripada kebanyakan.” “Ini bukan tentang saya atau orang dewasa.” Ujar Duff McKagan.

“Malam ini adalah tentang membuat dia merasa seperti bintang rock,” kata Manajer Make A Wish Jessie Elenbaas.

“Simone sangat rapuh sekarang, namun prognosisnya baik. Ia semakin membaik,” tambah Elenbaas. “Saya berharap malam ini membantu melindungi apa yang dia alami.”

Make-A-Wish adalah sebuah yayasan internasional, dan bercabang di Italia. Yayasan ini yang mewujudkan mimpi penderita kanker agar lebih bersemangat menjalani hidup.

Dj Ashba Bangga Menjadi Juru Bicara BullyVille.com

BullyVille didirikan oleh James A. McGibney yang kebetulan menjadi tetangga Ashba. “Saya baru saja membeli sebuah rumah di Las Vegas, dan tetangga saya adalah pendiri BullyVille. Dan dia mulai bercerita tentang situs yang dia kerjakan,” katanya.

BullyVille membantu untuk anak-anak yang mengalami penindasan oleh lingkungan sekitarnya maupun penindasan lewat internet. Dj Ashba mengenang bahwa sewaktu kecil sering dimarahi oleh ayahnya yang seorang pemarah, “Saya dilahirkan dalam situasi yang sangat kasar di mana ayah saya adalah seorang pria marah. Dan jadi saya seperti hidup dengan hal ini seumur hidupku.”

Oleh sebab itu Ashba sangat senang sekali menjadi juru bicara BullyVille.com tanpa dibayar, dia ingin agar anak-anak bisa mendapatkan kebahagiaan sebagaimana seharusnya yang mereka dapatkan.

Ashba sangat tulus dalam keinginannya untuk membantu anak-anak menghindari masalah yang dihadapinya. Ashba menambahkan, “Saya hanya berpikir itu adalah situs brilian. itu adalah tempat untuk pergi di mana Anda tahu bahwa Anda tidak sendirian. Saya berharap itu hanya membawa kesadaran besar di luar sana untuk banyak anak-anak. Mudah-mudahan dapat memberikan harapan untuk anak-anak.”

AXL ROSE MELANJUTKAN GUGATAN TERHADAP ACTIVISON

Pada Selasa, 14 Agustus 2012, sidang digelar di ruang sidang Los Angeles tentang klaim 20 juta dollar AS yang diajukan oleh Axl Rose terhadap Activision Blizzard publisher game Guitar Hero III . Axl Rose menggugat Activision Blizzard tentang penggunaan lagu “Welcome To The Jungle” di Guitar Hero III yang telah melanggar kesepakatan antara publisher dan Axl untuk tidak menggunakan karakter Slash dalam permainan tersebut.

Pada akhir sidang, hakim menunjukkan bahwa ia akan membuang klaim Axl Rose (20 Juta dollar AS) tapi membiarkan gugatan pelanggaran kontrak untuk dilanjutkan, kemungkinan akan digelar sidang lagi Februari mendatang.

Secara resmi, pengacara Axl berusaha untuk menyatakan bahwa klaim sebesar 20 juta dollar AS tidak bertambah sampai ia menemukan bahwa “Activision telah sengaja menyembunyikan rencananya untuk menggunakan Slash dalam permainannya selama ini.” Tetapi hakim tidak menerima argumen itu dan tampaknya siap untuk menyerang klaim penipuan karena undang-undang pembatasan telah berakhir.

Pengacara Axl Rose Skip Miller berjanji bahwa perkara ini akan menjadi “sangat menarik”. Dalam gugatan itu, Axl Rose dan Black Frog Music mengklaim bahwa publisher video game curang untuk hak cipta “Welcome To The Jungle” yang dimasukkan untuk digunakan dalam permainan populer Guitar Hero III. Sebelumnya Activison Blizzard mengadakan negosiasi dengan Axl Rose dan Black Frog Music untuk tidak akan menampilkan referensi apapun untuk Slash dalam lagu tersebut.

Pihak Activision pada awalnya mengatakan bahwa gambar Slash hanya digunakan untuk tujuan pemasaran, namun pihak Axl Rose menjadi marah besar ketika ia mendapati salinan dari Guitar Hero III, yang menampilkan karakter Slash dalam permainan dan bahkan di sampulnya.

Salah satu masalah besar untuk Axl Rose adalah bahwa permainan ini telah dirilis pada 28 Oktober 2007. Namun, gugatan Axl Rose tidak diajukan sampai akhir November 2010 – lebih dari tiga tahun setelah agen Axl Rose mengirim email keberatan ke Activison.

Mengapa Axl Rose saat itu tidak segera mengajukan gugatan? Axl Rose memberikan alasan dalam pernyataannya,

“Alasan saya tidak mengajukan gugatan adalah karena Activision – melalui manajer saya dan perwakilan, menawari saya sebuah permainan video terpisah dan proposal bisnis lainnya senilai jutaan dolar untuk menyelesaikan dan menyelesaikan klaim saya berkaitan dengan GH III,”
“Sejak Desember 2007 sampai November 2010, Activision menawarkan saya video game khusus Guns N’ Roses, permainan yang didedikasikan untuk musik dari album Chinese Democracy, dan proposal lainnya.” Kata Axl Rose dalam sebuah pernyataan.

Axl Rose juga mengajukan klaim untuk lagu “Sweet Child O Mine ‘” yang digunakan dalam sebuah promosi online untuk Guitar Hero III, meskipun lagu itu diberikan hak ciptanya hanya untuk Guitar Hero II.

Dalam kasus ini, Activision berpendapat bahwa “Axl Rose tidak memiliki kewenangan untuk mengambil lisensi ‘Welcome To The Jungle’ dalam kapasitas perorangan karena ia tidak memiliki lagu atau rekaman suara.”

Activision berusaha untuk berdebat bahwa ini adalah tidak relevan, bahwa tidak akan ada pelanggaran kontrak karena Axl Rose sendiri tidak memiliki kewenangan untuk secara sepihak membuat kesepakatan.

Hakim memungkinkan klaim pelanggaran kontrak antara Activison dan pihak Axl harus diselesaikan di pengadilan, yang dijadwalkan digelar pada 1 Februari 2013.

Sumber berita : http://www.hollywoodreporter.com/thr-esq/axl-rose-guitar-hero-lawsuit-361946

Wawancara Bersama Dj Ashba (2)

Dia memulai belajar gitar diumur 9 tahun, dan kemudian melanjutkan untuk bermain dengan orang-orang seperti Nikki Sixx dan Neil Diamond sebelum akhirnya bergabung dengan Guns N’ Roses di tahun 2009.

Dia adalah pria berbakat, cerah, dan luar biasa rendah hati di atas semua keberhasilannya baik di musik maupun di bisnis yang dia jalankan. Melissa dari http://celebzter.com/ berhasil mendapatkan beberapa wawancara singkat dengan Dj Ashba disela-sela kesibukannya.

Celebzter: “Anda sudah mempunyai karir yang cukup produktif, apakah Anda pernah berpikir bahwa karier Anda akan berkembang seperti ini?”
Dj Ashba: “Saya menghargai apa yang Anda katakan tersebut, tapi dalam pikiran saya, saya baru saja memulai karier ini. Ada begitu banyak hal yang masih bisa membuat saya berkreasi dan bekerja di masa depan dan saya bersemangat mengenai hal itu.”

Celebzter: “Siapa pengaruh musik Anda?”
Dj Ashba: “Elvis Presley. Ibu saya membesarkan saya dengan lagu-lagunya Elvis.”

Celebzter: “Apakah itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan ketika Anda menerima panggilan pada tahun 2009 untuk bergabung dengan Guns N ‘Roses?”
Dj Ashba: “Itu sangat nyata, tetapi tidak membuat saya benar-benar sadar sampai saya akhirnya bermain dalam konser pertama dengan Guns N’ Roses.”

Celebzter: “Kita harus bertanya, apa yang menarik dari Axl?”
Dj Ashba: “Dia sebenarnya sangat disalahpahami oleh media dan orang yang tidak mengenalnya. Orang suka menganggapnya brengsek, sekarang saya akan berbicara bahwa sebenarnya dia adalah salah satu orang yang paling lucu dan paling keren di luar sana.”

Celebzter: “Apa pendapat Anda tentang komentar terbaru Slash yang menyatakan bahwa GNR tidak akan pernah ‘menyatu kembali’ dalam original lineup?”
Dj Ashba: “Saya harus setuju dengan dia.”

Celebzter: “Apa yang telah menjadi puncak karier profesional Anda sejauh ini?”
Dj Ashba: “Bergabung dengan Guns N’ Roses, bekerja dengan seniman besar lainnya seperti Neil Diamond. Membangun mimpi bisnis pakaian di http://www.ASHBAswag.com. Dan tentu saja menjadi anggota Sixx: AM.”

Celebzter: “Apa yang membuat Anda bahagia?”
Dj Ashba: “Keluarga, teman dan tentu saja semua fans saya. Saya tidak akan menjadi apa-apa tanpa mereka. Kebahagiaan bagi saya juga ketika bisa mencapai tujuan yang saya tetapkan untuk diri saya.”

Celebzter: “Apa proyek lain yang Anda kerjakan? BullyVille?” (BullyVille adalah Sebuah jaringan untuk membantu orang-orang yang tertindas).
Dj Ashba: “Saya bekerja dengan BullyVille.com untuk menyebarkan kesadaran ke orang-orang untuk membantu mereka yang mendapatkan intimidasi. Ini masalah besar, dan bersama-sama kita bisa membuat perbedaan.”

“Saya juga meluncurkan Sosial Network saya. Ini akan menjadi Komunitas rock n’ roll untuk Fans dan bersatu bersama-sama! http://www.ASHBALAND.com akan segera hadir untuk internet di dekat Anda! Saya juga senang mengumumkan bahwa saya mendirikan perusahaan bernama AAG (Ashba Otomotif Group) dengan Ryan Friedlinghaus CEO of West Coast Customs. Kami meluncurkan Edisi Terbatas Ashba Challenger oleh Dodge. ‘The Death Ride’ mobil itu akan tersedia di pasaran akhir tahun ini. Jadi saya sangat senang tentang semua ini!”

Celebzter: “Apa nasehat yang akan Anda berikan kepada orang yang bercita-cita menjadi musisi?”
Dj Ashba: “Jangan pernah menyerah. Anda bisa menjadi atau memiliki apa pun yang Anda inginkan dalam hidup, Anda hanya harus bersedia untuk bekerja keras seperti yang diperlukan untuk mendapatkannya.”

Sumber Berita : http://celebzter.com/exclusive-interview-guns-n-roses-lead-guitarist-dj-ashba-spills-the-beans-on-life-on-the-road-axl-rose-and-slashs-recent-comments/

 Axl Rose dan  Dj Ashba

Axl Rose dan Dj Ashba

DJ ASHBA

Dj Ashba, musisi muda yang sedang bersinar dan menjadi gitaris untuk Guns N’ Roses dan Sixx:AM. Sejak kecil dia dan ayahnya adalah penggemar dari Motley Crue dan Guns N’ Roses, adalah suatu kehormatan luar biasa baginya ketika saat ini dia bermain untuk Nikki Sixx dan Axl Rose.

Dibesarkan oleh seorang Ibu yang sangat religius yang pandai bermain piano dan hal itu membantu percikan kreatifitas musik ke dalam diri Ashba. Ashba menganal musik pertama dengan bermain piano, kemudian belajar drum, dan kemudian belajar bermain gitar. Dia menjadi jatuh cinta pada gitar dan mengantarkannya ke taman playground di LA dimana dia bergabung dengan Bulletboys.

Bersama Bulletboys ternyata permainan gitar Ashba membuat Nikki Sixx (Bassis Motley Crue) terkesan yang kemudian mengajaknya untuk membentuk proyek band sampingan (band utama Nikki Sixx adalah Motley Crue). Sekarang Dj Ashba adalah salah satu talenta utama dari musik hard rock, Ashba menjadi orang yang super sibuk karena di samping jenis musik yang dia mainkan dan dia ciptakan dia juga memiliki beberapa bisnis antara lain bisnis clothing ‘Ashba Swag’, perusahaan media ‘Ashba Media Inc’, Studio ‘Ashbaland Inc’ dan beberapa hari yang lalu mendirikan bisnis otomotif ‘AAG (Ashba Automotive Group)’. Dj Ashba membangun namanya bukan hanya melalui musik, ini adalah sisi yang aneh dan menarik dari kehidupannya.

Bulan Maret lalu, Ashba menyediakan waktu untuk berbincang-bincang dengan Leslie Michele Derrough dari GlideMagazine.com tentang masa awal tumbuh besar di kota kecil Amerika, beberapa cerita mengapa akhirnya dia memilih gitar.

Glide : “Apa yang telah Anda lakukan hari ini?”
Dj Ashba : “Haha, yah, saya baru saja membeli rumah di Las Vegas dan kami baru saja membuat studio di rumah itu. Jadi sekarang rumah itu akhirnya selesai (dibangun) dan akan menjadi tempat bekerja untuk saya.”

Glide : “Jadi apa yang akan anda lakukan di rumah baru dengan fasilitas studio dan semuanya?”
Dj Ashba : “Membuat banyak lagu dan musik, haha..”

Glide : “Apakah ini termasuk musik baru bersama Sixx:AM?”
Dj Ashba : “Kami (Sixx:AM) sedang menulis lagu di sekitar waktu sekarang dan saya juga mengatur waktu untuk bekerja dan menulis lagu untuk Guns N’ Roses, dan yeah semuanya baik-baik saja.”

Glide : “Anda berasal dari keluarga yang religius. Bagaimana Anda menemukan rock and roll?”
Dj Ashba : “Anda tahu apa yang aneh? Ibu saya adalah seorang guru piano klasik jadi sebelum (kaki) saya bisa mencapai pedal drum, saya sudah berada di bangku piano dan sedang bermain piano. Saya memulainya ketika berumur tiga tahun. Jadi meskipun saya berasal dari keluarga yang sangat religius, saya dibesarkan tanpa fasilitas TV, Ibu saya adalah pengaruh terbesar bagi karier musik saya. Ibu saya penggemar berat Elvis (Presley) sehingga saya sejak belum tumbuh gigi sudah mengenal semua lagu Elvis. Jadi saya rasa inilah awal dari ceritanya.”

Glide : “Kapan piano dan drum berubah menjadi gitar?”
Dj Ashba : “Yah, ibu saya mengajarkan piano kepada saya dan membuat saya terpaksa bermain piano walaupun sebenarnya saya tidak pernah menyukai bermain piano. Kemudian saya memulai bermain drum ketika berumur sekitar enam tahun. Saya berada di band sekolah menjadi drummer namun saya selalu mematahkan stick drum di rumah dan kembali ke sekolah tanpa membawa stick drum. Jadi akhirnya mereka membiarkan saya pergi karena saya tidak pernah lagi membawa stick drum untuk bermain, haha..”

“Saya terinspirasi oleh orang-orang seperti Eddie Van Halen dan itu mengubah hidup saya ketika saya mendengar gitar. Itu adalah sebuah pilihan yang kurang disetujui oleh ibu saya. Bagi saya tidak ada yang benar-benar lebih keren selain bermain gitar. Ini adalah sesuatu yang membuat Ibu saya tidak pernah memberi kesempatan bagi saya untuk berlatih gitar. Jadi saya memulai belajar gitar ketika berumur sekitar sembilan tahun.”

Glide : “Apa gitar pertama Anda?”
Dj Ashba : “Gitar pertama saya adalah Flying V. Saya membelinya dari catalog Sears dengan harga $189.”

Glide : “Bagaimana keadaan gitar pertama Anda?”
Dj Ashba : “Gitar itu saya jual karena saya pikir tidak bisa melakukan penyelaman terhadapnya, sehingga saya menukarnya dengan Series 10 dan itu lebih keren. Saya menyukai Flying V putih karena Randy Rhoads (gitaris yang pernah bermain untuk Ozzy Osbourne) tapi gitar itu mengerikan, saya tidak bisa bermain dengan baik bersamanya sehingga akhirnya saya menukarnya dengan Series 10 ungu.”

“Saya ingat ketika bangun pagi setiap hari, dan “Waw, di sinilah kamarku. Ini bukan mimpi.” Saya menyukai hal ini dan saya bisa menonton MTV karena saya tinggal bersama ayah saya pada saat itu dan ayah saya memiliki TV. Pada saat menonton MTV, seseorang gitaris memutar gitarnya di sekitar belakang punggungnya dan saya pikir itu hal yang paling keren. Jadi hari kedua setelah saya memiliki gitar ini (Series 10), saya memutar-mutarnya di sekitar punggung atau mencoba memutar di leher saya, hahaha…. Pada suatu hari ayah saya membawa saya ke pertunjukan konser Motley Crue, itu adalah pertunjukan konser pertama yang pernah saya lihat.”

Glide : “Apa lagu rock pertama yang Anda pelajari untuk memainkannya?”
Dj Ashba : “Saya pikir itu ‘Peter Gunn’ , dadumdadum, apapun itu. Saya pikir cukup banyak riff yang saya mainkan untuk pertama kalinya. Dan kemudian saya berpikir untuk memainkan ‘Smoke On The Water’ (Deep Purple) karena itu cukup mudah bagi gitaris pemula untuk memainkannya.”

Glide : “Siapa rock star yang pertama kali Anda jumpai?”
Dj Ashba : “Saya ingat (ketika) sampai di LA dan ketika berjalan ke Tower Records (toko CD) di Sunset dan saya belanja di sana kemudian sebuah limusin hitam tiba dan Elton John melompat keluar dari mobil bersama sepuluh orang di belakangnya. Dia mengambil keranjang kecil dan dia menyapa saya ‘Hai’, dia benar-benar keren. Saya pikir dia adalah rock star yang pertama kali saya jumpai, ya dia berada di toko untuk mungkin sekitar lima menit dan akhirnya pergi, ‘Waw dia benar-benar keren’ haha…”

lebih lengkap di sumbernya langsung : http://www.glidemagazine.com/articles/58234/dj-ashba-of-guns-n-roses-sixxam.html

Bisnis Otomotif Dj Ashba

Dj Ashba (gitaris Guns N’ Roses ) baru saja memulai sebuah perusahaan bernama AAG (Ashba Automotive Group) bersama Ryan Friedlinghaus, CEO dari perusahaan renovasi mobil West Coast Customs yang berbasis di California.

Perusahaan ini mengerjakan renovasi, modifikasi, dan desain mobil dari mobil-mobil ternama di dunia, seperti Dodge.

Ashba Automotive Group baru saja meluncurkan edisi terbatas Ashba Challenger oleh Dodge. Ashba mengatakan, “Ini adalah mobil paling sakit otot di pasaran.”

Silakan kunjungi situs : http://www.ashbaauto.com/

Ini adalah bentuk usaha lain yang telah dijalankan oleh Dj Ashba selain Ashba Media, Inc, Ashbaland, Inc., dan Ashba Swag.

Wawancara New York Newsday dengan Slash

Jika anda melihat seniman yang identik dengan top hat (topi panjang), tiga nama biasanya akan muncul dipikiran : — W.C. Fields, Fred Astaire dan Slash. Namun dalam era saat ini pasti nama yang paling familiar adalah Slash, mantan gitaris Guns N’ Roses telah membuat proyek sendiri baik bersama Velvet Revolver maupun proyek solo setelah sekian lama menjadi partner utama dari Axl Rose.

Saat ini Slash sedang melakukan tur untuk promo album solo keduanya “Apocalyptic Love” bersama band solonya yang dinamakan “Slash feat. Myles Kennedy and The Conspirators”. New York Newsday melakukan beberapa percakapan bersama Slash dan bercerita tentang GNR, Velvet Revolver dan Top Hat.

New York Newsday : “Anda baru saja dianugerahi bintang di Hollywood Walk Of Fame. Bagaimana rasanya untuk diakui sebagai pribadi anda sendiri dan bukan sebagai sebuah kelompok band lama anda?”
Slash : “Itu bagus. Saya telah menghabiskan sebagian besar waktu saya di jalanan Hollywood. Di situlah saya punya sensibilitas di bisnis hiburan. Itu adalah fantasi ketika saya masih kecil. Memiliki penghargaan bintang yang diberikan kepada saya adalah sebuah kehormatan besar.”

New York Newsday : “Apa jenis sound yang akan Anda jalankan dengan band ini (Myles Kennedy and The Conspirators), apakah sesuatu antara Velvet Revolver dan Guns N’ Roses?”
Slash : “Saya tidak ingin menjalankannya untuk sesuatu yang khusus, saya hanya melakukan apa yang ada dalam pikiran saya. Perbedaan antara band ini dan yang lain adalah bahwa saya jelas adalah Kapten Kapal dari band ini. Saya harus melakukan sesuatu dengan cara saya sendiri, tanpa harus bekerja dalam sebuah demokrasi (perdebatan). Tapi saya masih mencoba untuk membiarkan semua orang memiliki input sebanyak mungkin. Kreatif itu merupakan pengalaman terbuka.”

New York Newsday : “Apakah promotor terus mendorong Anda untuk melakukan sebuah reuni Guns N’ Roses?”
Slash : “Saya pikir itu waktu yang telah berlalu pada point ini, tetapi ada periode dimana sejumlah besar uang tunai ditawarkan kepada kami. Saya pikir konsep mendatangkan band kembali bersama-sama dengan berdasarkan atas uang tidak akan pernah terjadi.”

New York Newsday : “Apakah Velvet Revolver telah bubar? atau Anda akan mencari vokalis baru?”
Slash : “Pencarian vokalis baru tetap berlangsung. Hanya saja sangat sepi karena tidak ada yang banyak berbicara sampai Anda benar-benar membuat keputusan.”

New York Newsday : “Apakah Top Hat (topi panjang Slash) anda adalah sesuatu yang anda nikmati ketika mengenakannya, atau Anda pikir orang hanya berharap untuk itu?”
Slash : “Saya sangat malu ketika akan berada di atas panggung di depan banyak orang. Ketika topi itu datang, saya merasa nyaman di dalamnya, dan itu masih terjadi sampai sekarang.”

Untuk percakapan yang lebih banyak silakan kunjungi : http://newyork.newsday.com/news/region-state/slash-plays-the-paramount-1.3881422?qr=1

Sumber Berita : http://newyork.newsday.com/

SLASH

SLASH