Adler Minta Maaf, Bumblefoot Memaafkan

Gitaris Ron “Bumblefoot” Thal, yang bergabung bersama Guns N’ Roses pada awal 2006 sebagai pengganti Buckethead, telah menerima permintaan maaf mantan drummer GNR Steven Adler yang beberapa hari sebelumnya menyebut GNR sebagai “band sewaan”.

Dalam wawancara dengan Loudwire yang dilakukan pada hari Kamis, 29 Maret Adler menyatakan bahwa saat ini Axl Rose sedang mengelilingi dunia untuk mengadakan tur bersama “para personel sewaan”. “Axl Rose saat ini sedang mengemudikan sebuah band bernama “Guns N’ Roses” dan mereka-mereka (anggota band) adalah sekelompok “personel sewaan”, yang benar-benar tidak pantas untuk disebut sebagai “Guns N’ Roses”.” Ujar Steven Adler pada 29 Maret yang lalu.

Kemarin (30 Maret 2012) Adler mengeluarkan pernyataan di mana ia meminta maaf untuk komentarnya itu, ia menjelaskan, “Terkadang emosi saya muncul  ketika berbicara tentang mantan band saya.  Sulit untuk melihat teman lama sekamar anda (Axl) berada di tempat tidur  yang sama dengan orang lain. Kami menciptakan salah satu album debut paling laris sepanjang masa dan bukan rahasia bahwa saya ingin menyelesaikan apa yang kami mulai 25 tahun yang lalu dan bermain bersama di Rock And Roll Hall Of Fame. Para personel yang telah disatukan oleh Axl semuanya adalah pemain yang hebat.  Mereka bukan “band of hacks”  (band sewaan) dalam artian bahwa mereka tidak bisa bermain, mereka semua adalah musisi yang luar biasa.  Saya hanya berarti bahwa mereka bukan Original LineUp.  Saya ingin meminta maaf kepada Axl, Bumblefoot, DJ, Tommy, Dizzy, Richard, Frank, dan Chris untuk pernyataan saya. ”

Setelah membaca permintaan maaf Adler, Ron Bumblefoot Thal menanggapi di halaman Facebook-nya, “Semuanya, baik-baik saja bro. Terima kasih banyak. Kita semua hanya ingin membuat musik dan membuat orang-orang bahagia. Sejauh semua kehebohan GN’R, aku lebih suka itu. Apa yang menghubungkan kita daripada apa yang memisahkan kita, Kau dan aku bermain bersama di Chicago beberapa tahun yang lalu (saya jamming dengan Lita Ford) dan kalian adalah benar-benar hebat. Saya tidak akan berada di Hall of Fame (tidak akan datang).. Jika Anda datang kesana, tolong titip salam untuk semua orang dari saya.”

Untuk sekedar informasi bahwa Steven Adler telah dipecat dari Guns N’ Roses sejak 11 Juli 1990 atas keputusan bersama terutama oleh Axl dan Slash karena pada saat itu mereka akan segera sibuk dengan rekaman Use Your Illusion sedangkan Adler selalu berada di Panti Rehab.

Setelah dipecatnya dari Guns N’ Roses, dia tidak menjadi sembuh namun menjadi depresi dan sempat menuntut Guns N’ Roses atas tuduhan merekalah yang menyebabkan dia kecanduan hingga saat itu. Axl Rose menyelesaikan masalah itu lewat pengadilan dan membayar beberapa royalty untuk Adler yang sebenarnya  menurut Axl “tidak menulis satu nada pun” untuk Appetite For Destruction. Amarah Axl Rose yang paling terkenal kepada Steven Adler adalah ketika Axl melemparkan sepiring Spaghetti ke muka Adler (The Spaghetti Incident).

Oke, saat ini suasana tentang “band of hacks” (band sewaan) sudah agak mereda, meski kita semua belum tahu dan belum dengar komentar dari Axl Rose tentang hal ini.

Sudah reda masalah yang satu, saat ini Steven Adler menyulut masalah kembali, pada 30 Maret yang lalu Adler melakukan wawancara dengan Classic Rock dan menyatakan bahwa album solo terbarunya adalah album yang lebih baik daripada Chinese Democracy.

Lihat berita selengkapnya di :

http://legacy.roadrunnerrecords.com/blabbermouth.net/news.aspx?mode=Article&newsitemID=172028

great music has no face, we celebrate the legend that is gnr

great music has no face, we celebrate the legend that is GN'R

Steven Adler : “Axl Mengemudikan Band Bernama ‘Guns N’ Roses”

Loudwire.com pada 29 Maret kemarin mengadakan wawancara bersama Steven Adler mantan drummer Guns N’ Roses. Dia mengatakan, “Axl Rose saat ini sedang mengemudikan sebuah band bernama “Guns N’ Roses” dan mereka-mereka (anggota band) adalah sekelompok “personel sewaan”, yang benar-benar tidak pantas untuk disebut sebagai “Guns N’ Roses”.” Ujar Steven Adler pada 29 Maret yang lalu.

“Slash adalah saudara saya. Saya tahu dia akan berada disana,” Adler mengatakan kepada Loudwire.  “Dia ingin melakukan hal itu, dan saya pun juga ingin (datang ke acara Pelantikan). Hanya menurut yang saya dengar, Izzy Stradlin tidak akan muncul dan mungkin Axl akan berain bersama para personel sewaannya (Hack Band). ‘Axl dan para personel sewaan’, itu seharusnya tidak menjadi ‘Guns N’ Roses’. Dia hanya mengemudikan nama itu. ‘ Axl and His Hacks.” Ujar Adler.

Komentar Steven Adler itu menurut banyak pengamat musik dan banyak fans GNR akan mengacaukan suasana dan akan memberikan efek negatif pada kemungkinan reuni Guns N’ Roses pada acara pelantikan Rock  N’ Roll Hall Of Fame.

Berikut ini ada sebuah komentar dari penggemar musik rock untuk menanggapi pernyataan Steven Adler,

“Aku bukan penggemar Axl, atau bahkan Adler, tapi aku berharap Rose mendengar komentar Steven dan memberikan panggilan ke Matt Sorum sebagai gantinya. Ini adalah akhir hari untuk Steven pada situasi bagaimanapun.

Cara untuk pergi Mr Adler, tapi lihatlah Anda baru saja diberikan ibumu sebuah buku baru untuk menulis: “Bagaimana saya dapat dengan mudah mengacaukan kemungkinan reuni dengan mantan band saya, karena saya tidak bisa tutup mulut””

Banyak pengamat dan fans menyayangkan pernyataan ini, yang seharusnya pernyataan ini tidak diucapkan hanya beberapa hari menjelang pelantikan Rock N’ Roll Hall Of Fame 14 April nanti.

Bagaimanapun juga, saat ini Slash, Duff dan Matt Sorum sudah memberikan komentar-komentar yang menjauhkan mereka dari perselisihan.

Steven Adler dipecat dari Guns N’ Roses pada 11 Juli 1990 karena ketergantungan terhadap narkotika. Dia tidak muncul dalam penampilan di American Music Award tahun 1989 dan digantikan oleh Don Henley.  Selama bertahun-tahun Adler mengalami kecanduan hingga harus bolak-balik ke panti rehab selama 20 tahun

Tentang Keberanian

Masih cerita dari film “Savege Kids”.  Kali ini sang kakak masih di tepian pantai bersama seorang anak kecil yang nakal itu, dia bercerita tentang keberanian, keberanian macam apa yang harus ditunjukkan dan apa yang membedakan antara keberanian dan kesetiaan.

Sang kakak bercerita :

Pada saat perang dunia kedua ada 3 jendral yang bertemu dan saling memamerkan kekuatan pasukannya, ada Jendral dari Italia, Amerika dan Rusia (Uni Soviet). Mereka bertiga mengklaim bahwa mereka mempunyai pasukan yang paling berani di dunia, dan masing-masing Jendral mempunyai klaim yang sama dan beradu argumen. Singkat cerita ketiga Jendral itu sepakat untuk mengadakan perlombaan, atau sebuah aksi untuk menguji mental dan keberanian para pasukannyanya.

Mereka bertiga beserta beberapa prajurit tentaranya menuju ke sebuah tempat dimana tempat itu ada dua buah menara, satu menara setinggi 100 meter sedangkan menara lainnya setinggi 350 meter.  Jendral dari Italia langsung koar-koar bahwa pasukannya adalah pemberani, lalu disuruhnya salah satu prajuritnya untuk naik ke atas menara 1.

Jendral Italia :  “Valent!!”

Tentara Italia : “Iya Komandan!!”

Jendral Italia : “Naik keatas menara itu dan terjun!!”

Tentara Italia : “Siap Komandan!!”

Entah apa yang dipikirkan oleh tentara itu, dia langsung naik ke menara setinggi 100 meter dan lalu terjun……sampai di bawah dia mengalami patah kaki, untung dia masih selamat karena masih memakai helm tentaranya.

Tak mau kalah, Jendral Amerika berkomentar,

Jendral Amerika : “Terjun dari menara yang itu kurang menunjukkan keberanian”  Lalu dia memanggil salah satu pasukannya, “Michael!!!”….

Tentara Amerika : “Siap Komandaaannn!!!”

Jendral Amerika : “Tunjukkan keberanianmu!!!, naik ke menara yang itu (sambil menunjuk menara setinggi 350 meter), tunjukkan kamu lebih berani…terjunlah tanpa memakai helm!!!”

Tak langsung menjawab karena tentara itu agak ragu tampaknya….

Jendral pun membentak, “Kamu Pengecuttt…!!!”

Tentara Amerika : “Tidak Komandan, saya berani…laksanakan..!!!!”

Lalu salah satu prajurit amerika itu naik menara setinggi 350 meter dan kemudian sampai dipuncaknya dia terjun, kali ini dia tidak memakai helm seperti tentara Italia.

Tidak jauh dari dugaan….tentara itu jatuh dengan mengenaskan, kepalanya bocor dan berdarah-darah namun dia masih hidup. Tentara Amerika lainnya langsung bergegas menolong dia, dia masih hidup.

Jendral Amerika berkoar-koar, “Haha,,,,luar biasa…tentara saya yang paling berani kan??”

Tak mau kalah, Jendral dari Uni Soviet menyela, “Itu belum seberapa….” seketika dipanggilnya salah satu tentaranya,

Jendral Uni Soviet :  “Rekli PituNov….!!!!”

Tentara Uni Soviet : “Siappp Komandaaannn!!!”

Jendral Uni Soviet : “Selama ini kamu adalah prajurit paling berani, Tunjukkannnnn…!!!!”

Jendral Uni Uni Soviet menunjuk ke menara setinggi 350 meter (menara 2) lalu berkata,  “Naik ke atas puncak menara itu, laksanakan…!!!”

Tentara Uni Soviet : “Siappp laksanakannnn…!!”

Tentara itu naik ke atas menara, dia tidak berpikir panjang karena perintahnya hanya untuk naik ke puncak menara.

Sesampainya di puncak menara, Jendral Uni Soviet meneriakkan perintah lagi..

“Lepas baju tentaramu, lepas helm kamu dan terjun dengan kepala terlebih dahulu…..”

Tentara Uni Soviet itu tidak segera melaksanakan perintah, namun malah berteriak kencang sekali…

“Kenapa tidak Jendral saja yang melakukannya…..?????”

Jendral menjawab, “Pengecut kamuuuu….!!!”

Tentara Uni Soviet itu menjawab, “Jendral yang pengecut……beraninya cuma menyuruh, coba jendral sendiri yang mencontohkan…!!!!”

Seketika itu juga Jendral dari Italia dan Amerika tergeleng-geleng…….

“Benar-benar berani tentara itu, luar biasa, dia tidak rela mati hanya demi kekonyolan seperti ini…luar biasa” Puji Jendral dari Italia.

“Benar, sungguh luar biasa, saya belum pernah menjumpai prajurit seberani itu di pasukan saya”, Tambah Jendral Amerika.

 

Tamat!

—–

Haha….seketika memang cerita itu terdengar lucu, namun dalam film ini sang kakak menunjukkan bahwa keberanian adalah hal wajib yang harus dimiliki oleh siapa saja. Anak kecil yang bersama sang kakak itu adalah seorang yang pemberani, sangat nakal dan tidak bisa kontrol diri. Sang kakak mengajarkan kepada “adiknya” itu agar mengontrol keberaniannya, keberanian harus ditempatkan pada situasi yang tepat dan untuk sesuatu yang benar.

Berani bertanya akan menjauhkan kita dari ketidaktahuan, berani mengungkapkan pendapat adalah salah satu cara menonjolkan pengetahuan yang kita pelajari, berani belajar, dan berani menghadapi kesulitan hidup. Kalau tidak bisa menjadi orang yang paling pandai, jadilah orang yang paling berani.

Perlahan-lahan anak kecil itupun mengerti………..

Cerita-cerita dari film ini adalah cerita yang sungguh menarik, mengajarkan sesuatu secara naratif dan secara perlahan cerita itu mampu berada di benak para penonton film itu untuk waktu yang lama (jika tidak bisa dikatakan selamanya).

Terima kasih sudah membaca…..

 

 

Slash : “Saya Akan Senang Sekali Jika Bisa Bermain Bersama”

28 Maret 2012

Dalam wawancara eksklusif  loudwire.com dengan Slash pada 27 Maret 2012, sang guitar hero  membahas spekulasi baru tentang penampilan era   ‘Appetite for Destruction’  Guns N’ Roses  dalam Rock N’ Roll Hall Of Fame tahun ini.  Meskipun peluang itu sangat kecil namun Slash mengatakan kepada loudwire bahwa ia akan bermain “dengan penuh cinta”  selama upacara.

Minggu lalu Slash menyatakan bahwa ia sangat ragu bahwa GNR akan bisa bermain bersama-sama karena belum ada pembicaraan secara bersama-sama oleh para mantan anggota Classic Line Up GNR.  Hal senada juga diungkapkan oleh Duff McKagan beberapa minggu lalu bahwa mereka “tidak ada komunikasi”  untuk acara Rock N’ Roll Hall Of Fame bulan depan.

Meskipun demikian, Slash menyatakan bahwa ia akan senang sekali jika Classic Line Up GNR akan bisa bermain bersama-sama malam itu. “Saya akan senang untuk  bisa bermain,”  ungkap Slash kepada loudwire.

“Hanya saja,salah satu hal di mana saya tahu bahwa itu tidak akan terjadi, jadi … saya hanya melakukan wawancara dan berkata,”Saya tidak berpikir kami bermain. Haha..”.  Maksudku, saya pikir itu akan menjadi  keren jika bisa bermain, tapi sangat awal ketika semuanya datang, menjadi jelas bahwa itu tidak akan terjadi – dan Anda tahu, itu tidak akan mengejutkan bagi saya.  Kami punya peluang itu,  tapi kami belum punya semacam komunikasi dalam waktu yang lama,  jadi pada dasarnya hanya itu.  Itu saja yang saya dapat beritahu untuk Anda. ”

 

 

Lihat Juga  :

http://loudwire.com/slash-reveals-he-would-love-to-play-with-original-guns-n-roses-lineup-at-rock-hall-induction/

http://ultimateclassicrock.com/slash-explains-how-he-ended-up-on-steven-adlers-new-record/

http://ultimateclassicrock.com/slash-apocalyptic-love-canadian-radio/

http://ultimateclassicrock.com/faces-to-reunite-for-rock-and-roll-hall-of-fame/

 

 

 

Membuang Harapan

Beberapa tahun lalu ada sebuah film mandarin berjudul “The Savage Kids”. Bercerita tentang anak kecil yang nakal yang suka mengganggu anak-anak kecil lain di sebuah perguruan karate. Anak nakal tersebut singkat cerita kemudian bertemu dengan seseorang laki-laki dewasa yang mengajarkannya karate, tak hanya karate yang diajarkan kakak itu namun juga banyak sekali falsafah hidup yang ia tuturkan sederhana melalui contoh-contoh cerita. Salah satunya akan saya ingat dan masih saya ingat sampai sekarang.Ini adalah sebuah cerita yang dituturkan oleh sang kakak kepada “adiknya” saat mereka berada di tepi pantai :

…….

Sepulang sekolah seorang anak berjalan pulang melewati sebuah gang sempit, di sebuah gang sempit itu dia melihat seorang pengemis kecil yang sedang menangis…..anak sekolahan itu menghampiri pengemis kecil itu, lalu ia bertanya,

“mengapa kamu menangis??”

“aku kehilangan uangku, 1 dollar!” jawab pengemis kecil dengan tersedu-sedu.

“ya sudahlah, ini aku berikan 1 dollar buat kamu, sudah yah kamu jangan nangis lagi!!” tutur anak sekolah itu.

Tapi seketika uang itu diambil oleh pengemis kecil, pengemis kecil itu lalu menangis semakin keras. Anak sekolahan itu semakin bingung dan lalu ia bertanya lagi,

“mengapa engkau menangis lagi?? Bukankah aku sudah memberikan uang 1 dollar untukmu??”

“tidak,tidak…seharusnya sekarang aku mempunyai uang dua dollar jika seandainya tadi aku tidak kehilangan 1 dollar milikku!!” jawab sang pengemis kecil.

———-

Cerita itu sungguh luar biasa…..bahwa sebuah harapan yang hilang akan mungkin dan bisa terganti dengan hal yang sama atau lebih indah. Tidak bersyukurkah kita jika harus mengingat-ingat dan meratapi harapan-harapan yang telah musnah?

“Kamu tidak bisa hidup seperti mereka, namun saat ini kamu sudah bisa mencapai apa yang mereka bisa”  Kata kakak itu.  Ia tahu bahwa anak (yang semula nakal) itu sangat ingin bisa belajar di perguruan karate itu, namun apa daya ia hanya anak nakal yang tak akan bisa diterima oleh teman-temannya di perguruan. Kini ia punya sang kakak yang selalu sabar mengajarkannya karate dan perlahan-lahan mengembalikan dia menjadi anak yang baik.

Jangan terlalu banyak harapan jika kita tahu bahwa harapan itu hanyalah kosong belaka. Sungguh sia-sia karena masih banyak harapan-harapan lain yang harus dipikirkan untuk segera diwujudkan.

Membuang satu harapan mungkin terasa lebih ringan, terasa lebih ringan untuk menjalani dan mencapaiharapan-harapan lain yang lebih nyata.

Seperti sebuah gelas yang terisi air penuh, maka ia akan tumpah saat ia diisi air kembali. Kosongkan pikiranmu, lupakan apa yang seharusnya dilupakan agar bisa diisi dengan sesuatu yang baru.  (Dalam film “Forbiden Kingdom” dituturkan oleh Jackie Chan).

Melupakan adalah tugas terberat karena kita harus mengingat kembali untuk bisa melupakan.  (Dituturkan oleh Anastasia Vera dalam “Fenomania” ANTV).

 

If you need a shoulder Or if you need a friend , I’ll be here standing Until the bitter end.  No one needs the sorrow, No one needs the pain (Rocket Queen – Guns N’ Roses).

Ini adalah “Tradisi dalam Guns N’ Roses Style”

22 Maret kemarin Billboard.com melakukan wawancara kepada Matt Sorum tentang Rock And Roll Hall Of Fame 2012. Pada hari yang sama blabbermouth.net melakukan wawancara singkat kepada Dj Ashba tentang hal yang sama.

“Kami semua akan duduk di meja yang sama, jadi itu akan menjadi keren,”  kata Matt Sorum kepada Billboard.com. “Mudah-mudahan seseorang akan bangun dan ingin bermain, tapi saya tidak tahu.  Saya bukan pria  yang tepat untuk menanyakan hal itu.. Saya hanya berharap itu berhasil.”

Matt Sorum menjelaskan bahwa “Tidak ada rencana yang nyata” tentang penampilan The Classic LineUp GNR dalam upacara pelantikan Rock And Roll Hall Of Fame bulan depan.  Namun ia menyatakan bahwa ketidakpastian itu adalah “sebuah tradisi dalam Guns N’ Roses Style”.
“Saya merasa hebat tentang hal ini (pelantikan),” katanya. “Saya senang saya ambil bagian.  Saya tidak tahu siapa secret society yang memasukkan anda ke dalam Rock N’ Roll Hall Of fame, tapi saya senang punya beberapa teman di sana. Original LineUp akan ada dan aku masuk dan keyboardist Dizzy Reed dan hanya itu, tujuh dari kami Ini akan menjadi malam yang besar.. ” Tambahnya Sorum

Ketika ditanya tentang pelantikan Rock And Roll Hall Of Fame, Dj Ashba berkata, “Satu hal yang saya tidak mengerti tentang Hall of Fame adalah tidak ada orang (di band) yang membicarakannya, tidak ada yang berbicara tentang hal itu (secara personal).  Saya belum mendengarnya (dari mereka2).  Menurut pendapat saya, saya pikir ini suatu kehormatan besar.. saya pikir itu akan mengagumkan untuk dilihat, Anda tahu, semua orang dari Classic Line Up berdiri di panggung dan meletakkan semua perbedaan hanya untuk satu malam dan memberikan para penggemar apa yang mereka inginkan.  Bagi saya,. Itu yang paling masuk akal. Tapi saya tidak tahu siapa yang akan turun, karena tidak ada pembicaraan apapun tentang hal itu sejauh ini. Saya berharap saya bisa mengatakan kepada Anda lebih banyak.  Apapun yang terjadi, malam itu akan menjadi menarik, saya ingin melihat apa yang terjadi..”

 

Lihat selengkapnya di :

http://legacy.roadrunnerrecords.com/blabbermouth.net/news.aspx?mode=Article&newsitemID=171603

 

http://www.billboard.com/news/guns-n-roses-have-no-real-plans-for-rock-1006536152.story#/news/guns-n-roses-have-no-real-plans-for-rock-1006536152.story

 

Slash : “GNR Tidak Akan Bermain Bersama”

QMI Agency pada 21 Maret waktu setempat melakukan wawancara kepada Slash mantan gitaris Guns N’ Roses tentang peluang tampilnya Classic LineUp GNR pada upacara pelantikan Rock And Roll Hall Of Fame 2012 yang akan diselenggarakan pada 14 April mendatang.

Slash mengatakan kepada QMI Agency bahwa dia memiliki emosi yang beragam mengenai penghargaan tersebut.  Dia mengungkapkan bahwa sudah lama sekali tidak melakukan apapun dengan Guns N’ Roses, bahkan sekedar untuk berkomunikasi dengan Axl Rose.

“Dan kami tidak akan bermain.  Saya akan membayangkan bahwa mereka meminta kami untuk bermain,. Tapi saya tahu bahwa kami tidak akan bermain,”  Ujar Slash

Slash mengatakan bahwa ia mengharapkan  mantan drummer GNR  Steven Adler akan berada di sana juga. “Saya yakin positif bahwa Steven akan berada disana,” katanya.  “Steven tidak akan melewatkannya.”  Tambahnya.  Beberapa hari yang lalu Slash berkumpul kembali dengan Steven Adler untuk membantu mengisi gitar pada penggarapan album terbaru Steven Adler.

Dia kurang tahu tentang  kehadiran  anggota Classic LineUp  GNR yang lain, khususnya sang front man  Axl Rose.
“Saya tidak tahu,”  kata Slash ketika ditanya apakah Axl akan tampil pada upacara pelantikan.  “Saya akan berasumsi begitu tapi kami belum membicarakannya.” Ujarnya.

Tentang dresscode yang akan dipakai Slash dalam acara pelantikan tersebut Slash menjelaskan bahwa dia akan tetap memakai topi panjang sebagai ciri khas dan identitasnya. Dia mengeluhkan dresscode acara tersebut yang menurutnya sebagai acara format yang harus memakai pakaian formal. “ini acara formal, saya benci pakaian formal.”   Namun tentu saja panitia akan membiarkan rocker ini berpakaian sekehendak hatinya namun tetap terlihat sopan.

Dua pekan lalu Rollingstone.com melakukan wawancara dengan Duff McKagan, dan mantan bassis GNR tersebut memastikan akan hadir dalam upacara pelantikan tersebut namun dia tidak bisa berbicara tentang peluang hadirnya personel lain. “Saya tahu saya akan datang.. Aku tidak bisa, sama sekali, berbicara untuk orang lain. Dan tidak akan.”

Duff juga senada dengan Slash bahwasanya Classic LineUp GNR akan sulit untuk bermain kembali pada upacara pelantikan Rock N’ Roll Hall Of Fame bulan depan.  “Apakah saya berharap demikian? Itu adalah pertanyaan yang sungguh sulit.  Itu akan menjadi hal yang luar biasa. Anda bisa bermimpi pada hari itu seperti, ‘Kami akan tampil dan bermain ‘Nightrain’ dan ‘Mr.Brownstone’ dan melempar mikrofon setelah pertunjukan usai. That’ll be killer! Tapi saya ragu itu akan terjadi.” Ujar Duff.

Saat ditanya tentang kehadiran Izzy Stradlin, Duff menjawab, “Saya tidak tahu. Anda harus bertanya padanya. Akan lebih bagus jika Izzy datang, tapi saya tidak tahu.”

Axl Rose sebagai frontman sekaligus pentolan dari grup band ini masih belum melakukan komunikasi langsung dengan mantan soulmatenya Slash sejak mereka resmi berpisah tahun 1996.  Sejak keluarnya Izzy Stradlin di akhir tahun 1991, Axl Rose mengambil hak penuh atas nama Guns N’ Roses hingga dia menetapkan bahwa tidak ada personel yang tidak dapat diganti kecuali dirinya.

Referensi Berita :

Update 21 Maret 2012.

http://www.torontosun.com/2012/03/21/rock-hall-nod-not-exciting-slash

http://legacy.roadrunnerrecords.com/blabbermouth.net/news.aspx?mode=Article&newsitemID=171580

http://ultimateclassicrock.com/guns-n-roses-will-not-reunit/