Slash Merekrut Rhytm Gitaris Untuk Tur Solonya

Slash telah merekrut gitaris dari band THE CAB’S  Frank Sidoris  untuk bermain rhytm gitar pada tur Solo Album Slash mendatang.  Frank Sidoris menggantikan Bobby Schneck, yang berpisah dengan band Slash beberapa bulan lalu setelah menghabiskan dua tahun terakhir dalam tur keliling dunia bersama Slash.

Saat ini Slash dan kawan-kawan sedang melakukan sentuhan akhir untuk album barunya tersebut. Album tersebut diberi judul “APOCALYPTIC LOVE”, yang akan dirilis pada 22 Mei 2012 melalui label pribadi Slash Dik Hayd dan didistribusikan oleh EMI International.

Frank Sidoris tidak ikut dalam proses rekaman album ini. Album ini dikerjakan oleh Slash bersama Myles Kennedy (vocal), Brent Fitz (drums) dan Todd Kerns (bass), dengan produser Eric Valentine yang pernah memproduseri album Slash yang pertama.

frank sidoris

frank sidoris

apolyptic love

apolyptic love

 

Iklan

Perihal pijarpatricia
ADITYO KUSNADI

6 Responses to Slash Merekrut Rhytm Gitaris Untuk Tur Solonya

  1. 1zzy says:

    kenapa ya Bobby Schneck keluar dari band nya slash?

    • pijarpatricia says:

      Sebenarnya tentang keluarnya Bobby Scneck ini tdk ada info yang pasti. Namun kontrak Bobby saat itu memang hanya untuk menamani tur keliling dunia Solo Album pertama Slash. dalam proses rekaman dia juga tidak ikut karena Album Pertama Slash diisi oleh banyak musisi tamu.

      Dalam proses rekaman Album solo keduanya ini Slash lebih memilih Myles Kennedy untuk mengisi gitar pendampingnya, Myles juga gitaris hebat sama seperti saat di Alter Bridge. namun untuk permainan Live mungkin dibutuhkan pemain gitar tambahan untuk mendampingi Slash.

      • 1zzy says:

        Sayang sekali, padahal permainan Bobby tidak sekedar mengiringi Slash, namun juga memberi pengaruh besar, sama pentingnya dengan solo Slash. Hal ini cuma muncul saat era Izzy Stradlin. Contohnya ada di lagu Rocket Queen, dimana kekuatan ritem sangat mendominasi keseluruhan lagu. Inilah tipikal Izzy, yang juga seperti Keith Richard (Rolling Stones), bisa memberikan warna dalam sebuah lagu. Hanya ada beberapa pemain ritem yang permainannya bisa mempengaruhi sebuah band, contohnya Malcolm Young (AC/DC), Brad Whitford (Aerosmith), dan Izzy Stradlin. Gilby tidak, Richard Fortus tidak, Paul Tobias apalagi. Namun Bobby Schneck bisa melakukannya.

      • pijarpatricia says:

        setuju sekali mas Izzy…..banyak lagu GNR yang mempunyai kekuatan rhtym yang hebat. Izzy bukan seperti gitaris kedua, tapi dia juga menciptakan riff-riff rock n’ roll. Karena kebanyakan Rhtym gitaris hanya sebagai gitaris kedua setelah lead gitar, namun izzy adalah lain. selain menciptakan banyak lagu hebat, dia juga menciptakan riff-riff yang hebat…..GNR butuh Izzy, namun sayangnya Izzy tidak butuh GNR.

  2. masbandot says:

    baru aja liat videonya….kalo ga salah salah satu dari 20 pesertanya orang indonesia…bener ga ya..? apa sy salah denger…? hebat juga tuh meskipun g msk…

  3. masbandot says:

    baru aja liat videonya….kalo ga salah salah satu dari 20 pesertanya orang indonesia…bener ga ya..? apa sy salah denger…? hebat juga tuh meskipun g msk…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: