Tidak Ada Diskusi Tentang Reuni Velvet Revolver

Setelah Velvet Revolver berpisah dengan vokalisnya Scott Weiland pada Maret 2008, dan perseteruan hebat antara Scott Weiland dengan Slash gitaris Velvet Revolver, akhirnya bulan Agustus 2011 Scott Weiland memberikan pernyataan resmi bahwa dia telah mengubur masa lalu pertengkaran dengan semua personel Velvet Revolver.

Bulan Agustus 2011 Scott Weiland memberikan pernyataan bahwa dia sudah tidak ada masalah lagi dengan semua personel Velvet Revolver, Disela-sela kesibukan Stone Temple Pilots, Weiland mengungkapkan bahwa dia telah menghapus dan melupakan berbagai persoalan dengan para anggota VR. “Saya telah menyembuhkan luka ini, kami akan benar-benar akur kembali, dan kami tidak pernah mengatakan tidak pernah (never say never) untuk bersatu kembali. Siapa tahu nanti kami akan melakukan beberapa proyek dalam beberapa waktu.”  Ujar Scott Weiland pada  roadrunnerrecords.com 1 Agustus 2011.

Akhirnya Velvet Revolver bersatu kembali dengan vokalis Scott Weiland untuk sebuah penampilan dalam acara “Love You Madly: A Concert For John O’Brien” di House Of Blues, Hollywood, California, 12 Januari 2012 kemarin. Sebuah acara konser amal untuk menghormati almarhum John O’ Brien, seorang composer dan musisi yang tewas pada bulan Agustus 2011 di kamar hotelnya di Chicago.

Velvet Revolver bersama dengan Scott Weiland membawakan 4 buah lagu pada acara tersebut. Acara itu juga merupakan ajang penampilan Scott Weiland dengan semua personel Velvet Revolver untuk pertama kalinya sejak bulan Maret 2008.

Radio 96,7 KCAL Rocks mewawancarai Matt Sorum (drummer Velvet Revolver) dan bertanya tentang pengalaman bermain kembali dengan Scott Weiland,  Matt Sorum berkata, “Itu keren man. Kami sudah tidak bermain dalam waktu yang lama. Kami melakukan soundcek beberapa lagu. Kami hanya bermain, seperti itu tiga lagu. Tapi itu keren berada di atas penggung dan bermain satu lagu lagi. Rasanya seperti menaiki sepeda. Semua orang punya waktu yang baik dan kami menyumbangkan sejumlah uang untuk situasi yang sangat menyedihkan. John O’ Brien tewas dan meninggalkan istrinya yang sedang hamil dan meninggalkan anak-anaknya yang lain. Dan banyak orang yang keluar untuk melihat show itu….menakjubkan.”

Dia menambahkan, “Kami memiliki waktu yang bagus.  Saya dan Scott bekerja sama dalam beberapa hal di belakang panggung dan saling berbicara, Dan itu bagus. Dia datang kepada saya dan dia benar rendah hati dan benar-benar keren.”

“Kami membuat beberapa album rekaman yang baik dengan Scott.  Album rekaman kedua tahun 2007  ‘Libertad’  tidak mendapatkan apresiasi sebanyak album pertama (Contraband, 2004), tapi saya pikir itu adalah album rekaman yang keren juga. Saya suka album rekaman  itu, dan bekerja dengan produser Brendan O’ Brien. Album rekaman pertama jelas adalah sukses besar bagi kami. ”  Tambah Matt Sorum.

Ketika ditanya tentang apakah ada rencana Velvet Revolver untuk bisa bekerja dengan Weiland kembali?,  Sorum menjawab, “Aku tidak tahu … Kita akan melihat apa yang terjadi. Slash akan sibuk sampai selama sekitar satu tahun lagi [Tur dalam mendukung album solo keduanya mendatang], jadi saya tidak tahu apa yang akan dikerjakan, sejujurnya demikian.  Kami belum membicarakannya… saya tidak tahu … Saya tidak bisa mengatakan. Hal ini tidak benar-benar telah dibahas, jadi saya tidak ingin berbicara. ”

Radio 96,7 KCAL Rocks menanyakan tentang mengapa Velvet Revolver begitu sulit menemukan Vokalis baru pengganti Scott Weiland, Matt Sorum menjawab, “Kami sudah mencoba untuk menemukan vokalis baru akhir tahun lalu, namun tidak berhasil dengan cara itu. Kami punya Corey Taylor (Stone Sour dan Slipknot) datang ke kami dan menulis lagu bersama kami, dia tentu sudah sangat terkenal. Kami bekerja dalam beberapa lagu, dan itu hanya tidak menyalahkan siapapun setelahnya. Jadi kami pada dasarnya mengerem sesaat pada saat itu. Saya pikir saya telah bersemangat untuk bekerja kembali (pada saat itu), tapi mungkin itu lebih dari kegembiraan, saya pikir itu keren, tetapi Slash tidak berpikir demikian. Dan kami saling menghormati satu sama lain, anda tahu?”

Blabbermouth.net, 29 Januari 2012

 

Reuni Velvet Revolver, 12 Januari 2012.

Velvet Revolver

Velvet Revolver

 

 

 

Iklan

Mengapa ‘The Blues’ Dirubah Menjadi ‘Street Of Dreams’?

Mari Kita Simak Perbincangan Axl Rose dalam situs MyGNR.com pada 12 Desember 2008. Axl Rose menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dikirim dalam messenge boards.  :

Question :  “Axl, mengapa Anda mengubah judul lagu “The Blues” menjadi “Street Of Dreams”?”

Axl Rose :  “‘The Blues’ adalah judul yang pertama kali saat lagu ini dikerjakan dan saya tidak pernah merasa nyaman dengan judul itu dalam artian bahwa harus menggunakan lagu berbasis blues. Dan di sini, di Hollywood, dengan Walk Of Fame dan lain-lain, saya selalu melihat citra di kepala saya ketika saya berpikir tentang itu. Dan saya juga suka ide dari lagu itu, dan pada dasarnya orang-orang mengenal lagu ini dalam dua judul.”

 

Slash Bermain Gitar Dalam NFL Championship Game

Slash, gitaris Velvet Revolver dan mantan gitaris Guns N’ Roses, ambil bagian dalam NFL sebuah acara pertandingan kejuaraan NFC Championship, pertandingan antara New York Giants dan San Fransisco 49ers pada Minggu, 22 Januari 2012.  Slash memainkan “intro yang unik” yang bisa dilihat dalam tayangan di youtube berikut ini.

 

Berita terbaru dari Slash adalah produksi film oleh Slasher Film tentang film “Nothing To Fear” telah diambil alih sepenuhnya oleh pihak Anchor Bay Entertaintment. Film bertema horror ini adalah film pertama yang diproduksi oleh rumah produksi Slasher Film. Langkah Slash untuk menyetujui hak atas film “Nothing To Fear” kepada Anchor Bay Entertaintment adalah demi terciptanya film yang lebih berkualitas mengingat Anchor Bay memiliki dana yang lebih baik untuk produksi film. Film ini akan tetap dipegang Slash sebagai co-producer, dan akan mulai shotting pada bulan depan di Louisiana dibawah sutradara Anthony Leonardi III.

Sedangkan album solo kedua Slash akan direncanakan rilis pada bulan April 2012.

 

Siapakah Vokalis Dengan Suara Paling Unik?

Majalah Rolling Stone Amerika mengadakan polling tentang Siapakah Vokalis Yang Memiliki Suara Unik

Berikut ini hasil pollingnya :

  1. Bob Dylan
  2. Tom Waits
  3. Robert Plant (Led Zeppelin)
  4. Freddy Mercury (Queen)
  5. Eddie Vedder (Pearl Jam)
  6. Axl Rose (Guns N’ Roses)
  7. Janis Joplin
  8. David Bowie
  9. Neil Young
  10. Geddy Lee

Axl Rose diposisi ke-6.

Slash masih ingat pertama kali ia mendengar suara Axl Rose ketika bernyanyi. Ia mendengarnya ketika menyetel sebuah pita kaset sesaat sebelum dia bergabung dengan Guns N’ Roses.  “Pekikan-nya begitu tinggi melengking yang awalnya saya pikir mungkin cacat teknis pada pita rekaman itu,”  tulisnya dalam Otobiografinya. Ketika Slash menyadari suara super sebenarnya dari Axl Rose, dia tahu bahwa dia telah menemukan vokalisnya, dia awalnya ingin agar Axl bergabung dalam bandnya, namun akhirnya Slash yang bergabung dalam band yang dibentuk Axl itu.

Axl adalah pria yang sulit, pria yang detail dan teliti, tidak selalu mudah untuk bekerja sama dengannya, tetapi hanya sedikit sekali pria di muka bumi ini yang bisa menyanyikan materi lagu seperti “You Could Be Mine” dengan sangat sempurna. Mungkin itulah sebabnya Velvet Revolver semacam itu memiliki waktu yang sulit untuk menemukan vokalis baru.

 

Axl Rose

Axl Rose

Bumblefoot ‘The Pink Panther Theme Song’

Guns N’ Roses selalu memiliki gitaris-gitaris hebat yang diantara mereka semua pasti memiliki kesempatan untuk menunjukkan performance solonya disetiap konser GNR. Dahulu Axl Rose selalu memberi kesempatan kepada Slash untuk bermain solo gitar dan menjadi orang yang sendirian dalam sorotan lampu panggung disaat semua personel pergi dan dia sendirian memainkan solo gitarnya. Permainan solo Slash yang terkenal saat itu adalah cover version dari ‘God Father Theme Song’.

Sepeninggal Slash, Axl Rose selalu “memaksa” para lead gitarnya untuk menunjukkan aksi solonya di panggung. Robin Finck selalu mendapat kesempatan untuk bermain solo dan menunjukkan aksinya. Bagi Buckethead paksaan untuk bermain solo dari Axl ini tentu bukan menjadi hal yang sulit karena Buckethead punya banyak stok solo gitar dari dirinya sendiri. Dulu Buckethead sering memainkan solo gitar yang berjudul “Big Sur Moon” original ciptaan Buckethead sendiri.

Ketika tiba era Richard Fortus, Bumblefoot dan Dj Ashba, Axl Rose sudah mewanti-wanti kepada mereka bahwa mereka harus punya aksi solo gitar yang akan ditampilkan dalam panggung. Cerita ini bermula pada November 2009 saat GNR sudah merencanakan untuk kembali dalam tur dunia, semua personel berlatih dan tiba-tiba Axl Rose memanggil Richard Fortus, Dj Ashba dan Bumblefoot untuk bisa bermain solo gitar untuk beberapa menit di atas panggung.  Axl Rose tampaknya selalu ingin menunjukkan kepada dunia bahwa gitaris-gitaris ini pantas ditonjolkan.

Richard Fortus telah mempersiapkan untuk bermain ‘James Bond Theme Song’, kemudian Dj Ashba sudah memiliki solo gitar sendiri yang bernama ‘Ballad Of Death’.  Bumblefoot nampak terburu-buru, hanya dia yang belum mempersiapkan diri untuk materi solonya nanti.

Kemudian Bumblefoot bertanya pada Richard Fortus, “Hey, apakah sudah ada orang yang memainkan versi dari Charlie Brown theme?”,  kemudian Richard Fortus menjawab, “Sudah terlalu banyak, anak-anak di GIT (sebuah sekolah gitar terkenal di AS) selalu memainkannya.”  Kemudian Bumblefoot bertanya lagi, “Oke, bagaimana dengan Pink Panther?”.  Richard Fortus menjawab, “Tidak,saya rasa belum pernah ada yang memainkan.”

Kemudian Bumblefoot meminta bantuan Frank Ferrer untuk ketukan drum, Tommy Stinson, Dj Ashba dan Richard Fortus kemudian juga mengisi part dalam solo Bumblefoot tersebut. Dan mereka terlihat sangat kompak dengan Bumblefoot sebagai pemimpin, sangat disukai oleh fans hingga pada akhirnya solo gitar Pink Panther yang dimainkan Bumblefoot ini dirilis dan direkam dalam studio.

“The Pink Panther Theme”, ditulis oleh Henry Mancini, menampilkan Bumblefoot sebagai pemain solo utama dibantu oleh anggota Guns N’ Roses seperti Frank Ferrer (drum), Tommy Stinson (Bass), Dj Ashba (gitar), dan Richard Fortus (gitar). Direkam pada bulan Agustus 2011, kemudian disempurnakan lagi rekaman tersebut pada bulan September 2011. Saat ini Pink Panther sudah dirilis ke publik pada akhir Desember lalu, dan merupakan rangkaian single Bumblefoot yang kesembilan dalam rangkaian single yang dirilis dalam bentuk digital pada tahun 2011.

 

Guns N’ Roses Akan Segera Melakukan “Hal Besar”

Ultimate Classic Rock, 23 Januari 2012

Setelah menyelesaikan tur keliling benua Amerika bulan Desember lalu, bassis Guns N’ Roses Tommy Stinson mengatakan bahwa sebentar lagi band akan melakukan sebuah “hal besar” yang akan menarik bagi penggemar GNR.

Tommy Stinson tercatat sebagai penggemar olahraga basket, Stinson minggu lalu terlihat sedang menonton pertandingan NBA di Philadelphia, dan reporter Matt Cord mengejarnya untuk berbicara tentang NBA dan rencana promosi album solo terbarunya dan juga rencana tentang pembuatan album terbaru Guns N’ Roses.

Apa rencana Tommy Stinson selanjutnya? Stinson dengan malu menjawabnya, “Saya belum bisa mengatakannya secara resmi, namun kami akan berangkat lagi dalam dua minggu. Kami semua sedang merencanakan beberapa hal. Ini semua adalah hal besar. Ketika saya menghubungi anda dalam dua minggu dan memberitahu anda, itu akan menjadi hal luar biasa.”

Lalu apa yang dimaksud “hal besar” itu? Dalam dunia Axl Rose, itu bisa berarti banyak hal. Namun baru-baru ini gitaris GNR Dj Ashba mengatakan bahwa prioritas utama yang akan dikerjakan band adalah membuat album baru dan dia menyatakan telah menulis sekitar 12 lagu untuk Guns N’ Roses, dan itu masih belum termasuk stok lagu dari Axl Rose sendiri atau dari personel yang lain. Kali ini Guns N’ Roses benar-benar mempunyai materi yang berlimpah untuk segera dibuat rekaman.

Tommy Stinson berkata pada Matt Cord bahwa kedatangan Dj Ashba pada tahun 2009 adalah menjadi tambahan penting untuk band, dia masih muda dan sangat bersemangat dan Stinson berpikir bahwa penggemar sangat menerima kehadiran Dj Ashba dengan baik.
Tommy Stinson sudah berada dalam band selama 14 tahun, salah satu personel yang bertahan paling lama setelah Dizzy Reed. Bahkan Tommy Stinson bertahan lebih lama daripada apa yang pernah dilakukan Duff McKagan (12 tahun). Tommy Stinson mengatakan bahwa persahabatan yang telah dibangun selama 14 tahun di Guns N’ Roses telah banyak mendatangkan banyak inspirasi untuknya.

Selain bermain untuk Guns N’ Roses, Tommy Stinson saat ini juga sibuk mengadakan promo untuk album solo terbarunya yang berjudul ‘One Man Mutiny’, Tommy Stinson akan pergi bermain ke beberapa tur untuk mempromosikan album solonya ini yang sebagian besar penjualan album ini akan disumbangkan ke Haiti, ke sebuah sekolah di Haiti yang beberapa tahun lalu porak poranda akibat gempa dahsyat.

 

Stinson & Ashba

Stinson & Ashba

 

Anchor Bay Mengambil Alih Hak Film ‘Nothing To Fear’

www.deadline.com 20 Januari 2012

Anchor Bay telah mengakuisisi Film ‘Nothing To Fear’, film pertama yang diproduksi oleh Slasher Films, label horor yang motori oleh Slash dan tim produksi Rob Eric dan Michael Williams. Nothing To Fear didasarkan pada sebuah kota yang sebenarnya di Kansas, yang menurut legenda adalah salah satu dari tujuh gerbang ke neraka. Anthony Leonardi III menyutradarai film ini. Dia telah meembuat sotyboard untuk beberapa film antara lain untuk Constantine, Pirates Of The Carribean 3, dan Rango. Slash akan bertindak sebagai pembantu produser dalam film ini.

“Anchor Bay sangat senang bisa bekerja sama dengan tim Slasher Film,” kata Kevin Kasha, Akuisisi EVP dan Co-Production di Film Anchor Bay. “Kami tahu kami ingin bekerja dengan Slash ketika ia mengumumkan pembentukan label kembali pada bulan September di Toronto, dan setelah membaca naskah ini, kita bahkan lebih bersemangat.”    Slash menambahkan, “Visi Anthony Leonardi dari cerita ini adalah sangat mengerikan dan gelap. Ini akan membuat Anda benar-benar terlibat dari detik pertama dari film hingga detik yang terakhir. Ini menjamin anda benar-benar ketakutan berada di neraka.”   Slash, seorang penggemar lama dari genre film,Membentuk label untuk membuat film horor cerdas. Dia biasa di Sundance Film Festival, di mana dia datang untuk menonton film. Belum diketahui pasti kapan film ini akan ditayangkan.