“Where’s Izzy?”

Sehari setelah kerusuhan hebat di St.Louis, Izzy menyatakan bahwa ia akan segera keluar dari band, ia menghubungi Alan Niven (manager GNR saat itu) tentang keputusannya. Namun Alan Niven memohon kepada Izzy agar menyelesaikan beberapa tur yang akan datang dalam waktu dekat, terutama penampilan di Wembley, London pada 31 Agustus 1991. Setelah konser Wembley, semua pihak GNR gagal meyakinkan Izzy untuk merubah pendiriannya…….dia telah bertengkar terlalu hebat dengan Axl Rose tentang masalah St.Louis dan masalah-masalah lain tentang keduanya.

Berikut ini adalah cerita dari Slash dalam buku Otobiografinya tentang masa-masa perginya Izzy Stradlin :

Para promotor melihat drama yang terjadi dan menutup gerbang di sekitar tempat konser sehingga kami tidak bisa meninggalkan tempat itu. Mereka mendengar apa yang telah terjadi di St.Louis……….kami akan bertanggung jawab dan ditangkap…….Polisi setempat sudah ada dalam kerusuhan, siap untuk berurusan dengan penuh pada situasi tersebut . Itu adalah adegan,menakutkan dan tegang……
…….ternyata, besok pagi, Izzy mengirimkan pesan melalui Alan (niven) memberitahu kami bahwa ia akan berhenti dalam band. Dia akan menyelesaikan beberapa jadwal terakhir di saat tur, tapi setelah itu ia bersikukuh akan tetap pada pendiriannya untuk berhenti dalam band.

Melihat bahwa potensi bencana terlalu banyak untuk Izzy, dan kami semua harus mengikuti kebenaran itu. Dengan banyak penggemar fanatik di luar sana untuk melihat band tampil, aku tidak bisa melihat alasan mengapa kami harus membiarkan omong kosong ini menggagalkan kami, apalagi berpotensi menempatkan orang-orang dalam bahaya.

Izzy menyelesaikan tur, dan aku mencoba untuk berbicara kepadanya, tetapi pada saat yang sama aku tidak bisa menyalahkannya sama sekali.
Aku bertemu dengannya sesaat setelah selesai konser di Wembley,
“Hei, aku tahu itu sulit, tapi aku pikir kita bisa sedikit mengubahnya ,” Aku berkata padanya.

“Hei man, Acara ini benar-benar hebat. Para penonton yang besar, kita bermain stadion … ”
“Aku Tahu,” katanya. “Tapi man, aku tidak bisa … Aku hanya….Tidak bisa melakukannya lagi.” Dia menatapku saat berkata itu semua.

Izzy mengirimkan pernyataan kepada semua orang, dan hari berikutnya Alan Niven terbang untuk bertemu dengannya. Dia telah berbicara padanya dan datang kepada kami dan mengatakan kepada kami bahwa Izzy tidak akan memikirkan kembali keputusan tersebut. Setelah keputusan itu, kami akan kehilangan dua dari lima anggota Guns N’ Roses. (Setelah dipecatnya Steven Adler).

Izzy menyelesaikan konser terakhirnya dihadapan 72.000 orang di Stadion Wembley, di London, dimana tiket konser itu terjual habis lebih cepat daripada artis lain dalam sejarahnya….. setelah itu Izzy memberitahu kami bahwa ia akan benar-benar pergi.

Setelah konser di Wembley kami kembali ke LA dan melakukan shotting untuk video klip “Don’t Cry”, di mana Dizzy Reed mengenakan poster “Where’s Izzy?” di kaosnya.
Kami harus menemukan pengganti untuk segera mengadakan tur kembali. . Axl yakin bahwa kami harus merekrut Dave Navarro, saya tidak berpikir itu adalah ide yang baik. Saya pikir kami membutuhkan pemain yang seperti Izzy, yang ritme gitarnya terampil dan unik dengan tekstur halus. Dave Navarro adalah pemain gitar yang menakjubkan, dia lebih cocok untuk tempat saya (menjadi lead gitar), Tidak untuk posisi Izzy. Saya tidak berpikir Dave ingin membuat komitmen yang jelas. Selain itu, pada saat ia memiliki masalah heroin dan jelas itu adalah masalah besar.

Axl telah melakukan pembicaraan panjang dengan Dave tentang rencana bergabungnya dia dalam band, dan Axl tidak akan putus asa, jadi akhirnya saya menyerah dan mencoba untuk mengatur latihan dengan Dave. Kami latihan sudah tiga kali lalu Aku menelepon Axl setelah aku bermain dengannya yang ketiga kalinya. “Man, pria itu memiliki masalah,” kataku.
“Okey, okey,” kata Dia. “Aku akan bicara dengannya.” Kata Axl.
Axl meyakinkan saya bahwa Dave benar-benar berkomitmen dan bahwa dia akan muncul ketika aku memanggilnya lagi. Aku meneleponnya lagi, dan seperti yang saya harapkan, dia tidak muncul lagi. Itu dia, aku marah…..

Saya telah berpikir tentang pemain gitar yang pernah saya lihat yang mengingatkanku pada Izzy, ia berada di sebuah band bernama Candy, band yang pernah menjadi pembuka untuk Hollywood Rose, sebelum aku berada dalam sebuah band dengan Axl Rose. Namanya Gilby Clarke…..
Aku mendapat sentuhan kerjasama yang lebih baik dengan Gilby dan dia ingin pertunjukan lebih dari apa pun. Dia belajar enam puluh lagu-lagu dalam dua minggu……….. Beberapa minggu kemudian,dia berlatih dengan seluruh band dan kami setuju untuk mengambil dia menjadi rhythm gitar GNR.

Ini adalah saat yang aneh. Kepergian Izzy dari GNR terjadi begitu tenang, tanpa gembar-gembor, dan tidak ada kesadaran media. Kepergian Izzy Stradlin adalah seperti perubahan besar dalam band kami, tapi untuk dunia luar itu suatu hal biasa. Mungkin karena dibayangi oleh kenyataan bahwa album kami keluar tepat sebelum kami kembali melakukan tur.

Pada tanggal 17 September 1991, dalam hari perilisannya itu Use Your Illusion II menjadi nomer satu di dunia, sementara Use Your Illusion I di nomor dua, Kami akan memecahkan rekor, tidak ada artis lain yang telah melampaui rekor itu sejak The Beatles. Kami menjadi bahan pemberitaan di dunia, sementara semua dari drama negatif yang telah terjadi secara bersamaan…………………

Iklan

Perihal pijarpatricia
ADITYO KUSNADI

One Response to “Where’s Izzy?”

  1. Ping-balik: Keluarnya Izzy Stradlin dari Guns N’ Roses « Pijarpatricia's Weblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: