Perjalanan Mereka Setelah Tahun 1995

 

Slash meninggalkan GNR itu tahun 1995 (secara tidak resmi) karena marah dengan Axl Rose yang menindih Solo Gitarnya dalam lagu “Sympathy For The Devil” dengan solo gitar Paul Tobias.  (Maka jika kau dengar lagu Sympahty For The Devil-nya GNR akan ada dua suara solo gitar). maka sejak itu Slash tidak berlatih bersama GNR.

 

karena Axl Rose terlalu otoriter maka kemarahan Slash itu dianggap angin lalu saja, tanpa ada satupun permintaan maaf dari Axl Rose atas kejadian itu. malahan Paul Tobias dijadikan Rhytm Gitar GNR (sampai akhirnya tahun 2002 Paul Tobias keluar).

 

tahun 1995 Slash mengumpulkan Matt Sorum, Dizzy Reed dan Gilby Clarke dan mereka “jamming”, dan akhirnya Slash, Gilby dan Matt Sorum membentuk “Slash Snackepit”  (pasti kamu tau). lagu-lagu dalam album pertama Slash Snakepit ini adalah sebagian besar karya Slash yang tidak digunakan dalam GNR.

 

Mengetahui hal ini maka Axl Rose sangat marah kepada Slash karena status Slash belum resmi keluar sebagai anggota GNR tetapi mengajak para personel GNR untuk membuat Band baru……dilain kesempatan mala Slash Snakepit mengajak Teddy Andreadis (pemain seksofon dan keyboard dalam Tur GNR) untuk menjadi bintang tamu dalam beberapa tur dunia Slash Snakepit  (1995-1996).

 

Sampai pada tahun 1996 akhirnya Slash menyatakan resmi keluar dari GNR karena sistem managerial dan sistem dalam GNR dikontrol penuh oleh Axl Rose. Semua seakan tidak mempan karena Axl Rose sangat otoriter, rencana album (yang kemudian disebut Chinese Democracy) tidak ada materi apapun sampai tahun 1996.

 

Meski sempat vakum, Slash Snakepit muncul lagi ditahun 1999-2000, saat itu sudah tidak ada lagi Gilby Clarke dan sudah berganti vokalis.

 

Duff McKagan bergabung dengan Neurotic Outsider hanya beberapa saat saja, dan membentuk band sendiri bernama LOADED. dimana Duff McKagan menjadi Backing vokal utama. Loaded masih ada sampai sekarang.

 

Izzy Stradlin bermain Solo sejak tahun 1992 dan menelurkan beberapa album, diantaranya album free alias gratis yang bisa diunduh lewat internet.

 

Steven Adler sejak tahun 1989 sudah masuk panti rehabilitasi narkotika, diantara para personel GNR dialah yang paling parah. hingga ia bisa sembuh total dari pengaruh narkoba pada tahun 2009 (20 tahun)  perjuangan Steven Adler ini kemudian dibukukan oleh sang Ibunda…Steven Adler juga menulis biografi tentang perjuangannya menghadapi narkoba.    saat ini dia membentuk band bernama Adler Appetite. yang menyanyikan lagu-lagu lawas GNR.

 

Akhir tahun 1999 Slash mengumpulkan Duff, Izzy dan Matt untuk merebut hak lisensi nama “Guns N’ Roses” dari tangan Axl Rose. namun gagal karena nama lisensi “Guns N’ Roses” sudah ada ditangan Axl Rose sejak tahun 1992 yang saat itu disetujui Slash.

 

Tahun 2002, Slash, Duff, Izzy dan Matt Sorum berkumpul bersama dan menamakan dirinya sebagai “The Project”. mereka sering tampil live di beberapa acara sehingga orang menganggap ini adalah sebuah reuni besar.

Namun Izzy Stradlin kemudian keluar dari ‘The Project’ saat tahu bahwa Duff dan Slash sedang melakukan audisi vokalis untuk benar-benar serius membentuk band baru secara bersama-sama. Puluhan vokalis pernah melakukan audisi bersama ‘The Project’ misalnya Mike Patton, dan Myles Kennedy.  Entah karena apa banyak vokalis hebat yang direject oleh Slash dan Duff. Myles Kennedy yang gagal dalam audisi bersama ‘The Project’ akhirnya bergabung dengan Mark Tremonti dan kawan-kawan membentuk ALTER BRIDGE.  Alter Bridge sangat mirip dengan ‘The Project’ yaitu pecahan dari band CREED.

 

The Project kemudian berkembang dan berubah nama menjadi “RELOADED” dan sudah mempunyai vokalis tetap yaitu Scott Weiland.  Nama RELOADED diusulkan oleh Duff McKagan,artinya  mengacu pada sebuah pistol revolver yang baru saja diiisi ulang dan siap meledakkan dunia dengan karyanya. Pengambilan Scott Weiland sebagai vokalis ternyata tanpa proses audisi, audisi yang menghabisakan waktu tersebut ternyata tak menghasilkan apapun. Scott diambil oleh Duff yang saat itu dia tahu bahwa Scott sedang bermasalah dengan bandnya ‘Stone Temple Pilots’ dan membutuhkan dukungan untuk sembuh dari narkotika.  Duff mengambilnya, Slash setuju. Duff bilang bahwa tak perlu ada audisi untuk vokalis sehebat dia.

 

Tahun 2004 mereka merilis album, namun kali ini mereka menamai menjadi “VELVET REVOLVER”. nama VR ini diusulkan oleh Scott Weiland yang kemudian disetujui oleh semua anggota.   Album pertama ini (Contraband)  laku keras melebihi ekspetasi mereka….publik kangen dengan GNR maka mereka sangat suka dengan band ini yang merefleksikan “Guns N’ Roses”.  Seperti Axl Rose yang mengabadikan album pertama GNR, Appetite For Destruction menjadi tatto lengan kanan bagian luar, maka Slash mengabadikan Contraband dalam sebuah tatto yang bergambar wanita memegang pistol di lengan kanan bagian dalam.

 

Tahun 2006 VR kembali menelurkan album (Libertad). album ini laku keras juga walaupun menurun dan tidak selaku album pertama mereka.

Libertad melakukan konser keliling dunia….hingga pada tahun 2008 di Glasgow, terjadi peristiwa yang membuat Slash marah besar terhadap Scott Weiland. saat itu Weiland membocorkan rahasia pribadi band dan ia berkata bahwa “Ini adalah konser terakhir VR”.  ini membocorkan rahasia bahwa band sedang menghadapi perterngkaran, menghadapi masalah. ini adalah hal lazim dalam band bahwa jika perbedaan paham itu biasa namun jangan sampai diumbar kepada publik.

 

Beberapa kali Scott Weiland mengeluhkan dan tidak suka dengan “suasana” di VR yang terlalu “Guns N’ Roses”  (maklum di VR ada tiga mantan GNR).  Scott Weiland pernah beberapa kali berkata bahwa ia sebenarnya lebih baik daripada Axl Rose.

pernyataan Scott ini kemudian ditampik oleh Slash, Slash mengomentari pernyataan itu dan seharusnya Weiland tidak membandingkan dirinya dg Axl Rose. meskipun Slash masih bermusuhan dg Axl pada saat itu Slash secara tersirat membela Axl Rose dan tidak mau membandingkan Weiland dg Axl Rose yang dianggap Slash sebagai vokalis sangat hebat yang bisa merubah warna vokal hingga tiga kali dalam satu lagu.

 

pernyataan di Glasgow dan bualan-bualan Weiland sebelumnya membuat Slash beserta Duff resmi memecat Scott Weiland. saat ini Weiland kembali mengadakan reuni bersama band lamanya (Stone Temple Pilots).

 

Matt Sorum juga sangat muak dengan bualan-bualan Scott di jeda-jeda konser VR. Matt menanggapi bahwa Scott Weiland hanya membual saja, ingatlah bahwa selicik Axl Rose nyatanya bisa membuat para fans datang ke konser kami dan Axl Rose mampu menghadirkan 200 ribu orang dalam konser2 kami.  (Ungkap Matt Sorum mengingat masa-masa bersama GNR).  Ungkapan Matt ini tersirat bahwa Matt juga tidak suka cara Scott Weiland dalam mengomentari Guns N’ Roses.

 

Scott Weiland tampaknya tidak pernah tahu berterima kasih kepada Slash dan Duff yang sudah “menyelamatkan” hidupnya. Setelah dia sembuh dari narkotika dan hidupnya kembali normal dia malah mencampakkan Duff dan Slash dan kembali bergabung bersama Stone Temple Pilots.

 

Setelah Scott Weiland resmi dipecat, dia memberikan komentar pedas terhadap Velvet Revolver,

“Setelah mendengar komentar  dari Duff, Matt, Dave dan sang  ‘GUITAR HERO’ yang terkenal itu yang bernama Saul Hudson alias Slash, saya merasa lucu bahwa empat orang ” Founding members ”  Velvet Revolver, yang lebih dikenal untuk diri mereka sendiri sebagai ‘The Project’ sebelum aku resmi memberi nama untuk band, akan memutuskan untuk terus berkarya tanpa saya setelah saya sudah mengklaim bahwa band ini telah mati pada 20 Maret di Glasgow.”

 

“Dalam menanggapi komentar Slash tentang komitmen saya, saya harus mengatakan itu adalah alasan yang terang-terangan dan lelah untuk menutupi kebenaran-kebenaran dari masalah ini adalah bahwa band ini tidak mendapatkan kebersamaan  pada beberapa tingkat untuk beberapa waktu.. “ Ujar Scott Weiland pada majalah NME pada tahun 2008.

 

tahun 2009 VR vakum, maka masing masing personel menyibukkan diri. Duff dengan Loaded sempat merilis beberapa album (namun tidak sesukses yang dilakukan Slash).

Slash mulai dengan proyek album solonya dengan mengajak beberapa musisi kondang, dan mengajak pula Duff, Steven Adler dan Izzy Stradlin.

 

album Slash yang bertajuk “RnFn’R”  atau “SLASH” keluar dipasaran pada awal 2010. Slash megadakan tur keliling dunia dengan mengajak vokalis Alter Bridge, Myles Kennedy.

 

Desember 2010 Slash World Tour istirahat sejenak. hal ini dilakukan agar Myles bisa mengadakan tur bersama Alter Bridge yang mempromosikan album terbarunya (Isolation). pada jeda ini pula Slash bersama VR mengadakan audisi vokalis VR. sebenarnya Slash sangat tertarik dengan Myles Kennedy tetapi Slash tidak mau menghancurkan band Alter Bridge.  dan pada awal 2011 media menerima bocoran bahwa vokalis yang terseleksi adalah mantan vokalis Slipknot.

Corey Taylor yang digadang-gadang untuk menjadi vokalis VR ternyata direject oleh Slash yang tidak suka dengannya. Jimmy Gnecco sempat dirumorkan menjadi vokalis VR nantinya, namun tidak benar karena Slash saat ini malah berkonsentrasi ke album solo terbarunya.

 

awal 2011 Slash mengadakan tur kembali bersama Myles Kennedy. kali ini Myles Kennedy berjanji kepada Slash bahwa nanti dia akan mengisi semua vokal dalam album terbaru slash nantinya.  Slash sangat senang, walaupun Myles tidak bisa ke VR namun mereka masih tetap bekerja sama. Slash menganggap bahwa pribadi Myles Kennedy sangat santun  (mungkin Slash membandingkan dg Scott Weiland yang agak brutal).

 

 

CATATAN :

Izzy sudah reuni dg Axl Rose sejak tahun 1993, dan ia tampl lagi bersama new GNR tahun 2006. Izzy juga akan menyumbang lagu dalam album terbaru GNR nanti.

 

Duff, dia sudah manggung bersama New GNR pada pertengahan tahun 2010.

 

Gilby Clarke yang dipecat Axl tahun 1995, sudah mengadakan “Jam Session” bersama Axl Rose ditahun 2000.

 

Steven Adler sudah menyatakan niatanya untuk kembali reunian dan mengaku tidak punya masalah dg semua personel GNR.

 

Matt Sorum sudah memaafkan Axl Rose yang dulu pernah memecatnya.

 

Axl Rose sudah membuat jadwal untuk konser bersama Duff McKagan Loaded.

 

Axl Rose mulai melunak terhadap Slash, pada jeda konser di Paraguay Axl Rose menyempatkan minum-minum di sebuah bar. Di sana dia banyak bercerita lucu tentang dia dan Slash.

 

GNR dinominasikan untuk ROCK N ROLL HALL OF FAME 2012. Kemungkinan lima orang anggota asli akan hadir disana.

 

 

 

Don’t Cry in November Rain

November Rain

November rain adalah lagu yang ditulis oleh Axl sejak dia berumur 17 tahun. “November Rain” adalah lagu yang teramat sangat pribadi mengenai Axl Rose. Lagu tersebut didasarkan pada cerita pendek karangan Del James, “Without You” yang telah menjadi latar selama bertahun-tahun, tetapi menjadi balada sentimental yang amat lembut dan paling efektif yang diciptakan oleh Axl. Karenanya Axl menganggap bahwa lagu ini adalah lagu terpenting dari semua lagu di Use Your Illusion, sehingga dia memperingatkan bahwa jika lagu tesebut tidak direkam secara benar-benar memuaskannya, maka dia akan keluar dari bisnis musik. Axl juga menyuruh Slash untuk membuat melodi gitar yang bisa “dikenang sepanjang jaman”, Slash menjawab semua itu dengan melodi gitar yang sangat brilian.

“So if you want to love me then darlin’ don’t refrain”  (Jadi jika kau ingin mencintaiku maka sayang janganlah menahan diri). Hal ini merupakan pengakuan bahwa dia membutuhkan cinta sebesar semua orang dan dia merasa bersama (dengan Stephanie, subyek lagu tersebut).

“November Rain sudah disiapkan sejak  Appetite For Destruction  tapi karena kami sudah memiliki ‘Sweet Child O’ Mine’  sebagian besar dari kami sepakat bahwa kami  tidak perlu balada lain.  Selain itu, demo asli lagu itu panjangnya delapan belas menit  dan tidak satupun dari kami peduli untuk menaklukkannya di studio pada titik tersebut. Axl telah  bermain-main dengan lagu itu selama bertahun-tahun, setiap kali ada sebuah piano hadir dia sering memainkannya. Axl yang telah terganggu ketika Tom Zutaut menyarankan agar kita tahan sampai album berikutnya, karena lagu itu sangat berarti baginya. Dia membiarkannya lagu itu untuk ditunda, meskipun ia membenci bahwa keputusan selama bertahun-tahun itu.”   Ujar Slash dalam AutoBiografinya.

Walaupun lagu ini telah tercipta jauh hari sebelum Axl menjalin hubungan dengan Stephanie Seymor, namun tampaknya kali ini lagu ini sangat khusus mendalam berarti terhadap cerita Axl dan Stephanie.  Jika dalam Appetite For Destruction lagu yang terpenting (bagi Axl) saat itu adalah Sweet Child O’Mine yang banyak bercerita tentang (mantan) istrinya Erin Everly Rose, maka kali ini dalam Use Your Illusion November Rain adalah lagu yang teramat sangat mendalam bagi Axl.

PROFIL STEPHANIE SEYMOUR

Tinggi                         :  1,75 cm

Tanggal Lahir           :  23 Juli 1968

Tempat Lahir            :  San Diego, California, AS

Pekerjaan                   :  Super Model, IMC Agency

Telah Menikah dengan         :  Tommy Andrews  (1989-1990)

Peter Brant  (1994-skrg)

Hubungan-hubungan Romantis:  Warren Beatty, Axl Rose, John Casablancas

Anak               :  Dylan Thomas Andrews (1990), Peter Brant Jr (1993), Harry Brant (1997)

Don’t Cry

Lagu “Don’t Cry” adalah lagu pertama yang pernah ditulis di Guns N’ Roses. Lagu itu ditulis oleh Axl dan Izzy Stradlin serta memperlihatkan kematangan awal band tersebut. Instrumentasi  dan produksi yang berlebih-lebihan memberikan Axl kesempatan untuk benar-benar menyadari berbagai ambisinya bagi lagu tersebut, terbukti dalam pertunjukan-pertunjukan awal yang dimainkan band tersebut untuk lagu ini (1986).

Don’t Cry adalah satu contoh lagu yang sempurna, lagu itu pertama kali muncul pada tape demo GNR di tahun 1986. Lagu itu juga merupakan lagu live favorit yang menyebabkan reaksi yang berbeda di antara para penonton ketika band tersebut meredam emosinya untuk mengimbangi hentakan-hentakan keras dari lagu-lagu seperti It’s So Easy dan Welcome To The Jungle. Pada akhirnya ada tiga versi “Don’t Cry” yaitu, demo asli, versi yang sudah jadi, dan adaptasi yang menampilkan lirik alternative.

Video Klip Don’t Cry dibuat pada sekitar akhir tahun 1991 setelah Izzy Stradlin menyatakan ingin keluar dari band namun belum secara resmi keluar dari band.  Perseteruan antara Izzy dan Axl kembali terbakar ketika Izzy secara diam-diam diduga melakukan proses pengambilan film dengan band tersebut untuk video klip Don’t Cry. Nyatanya dugaan itu tak terbukti, dan Izzy Stradlin benar-benar tak ada dalam video klip Don’t Cry. Satu hal yang teramat sangat menarik dari video klip Don’t Cry versi original adalah adanya sebuah poster di punggung Dizzy Reed yang hanya berputar-putar di lokasi itu, poster itu bertuliskan “Where’s Izzy ??”.

(Gilby Clarke belum resmi menjadi anggota GNR ketika Video Klip itu dibuat, jadi dia tak ada dalam video klip tsb)

Catatan :

Tom Zutaut dikenal sebagai salah satu dari top A & R perwakilan di Hollywood dan bertanggung jawab untuk menemukan beberapa band rock n’ roll paling sukses di tahun 80-an dan 90-an. Dia meluncurkan karir  Motley Crue dan Dokken saat bekerja di Elektra Record dan ia disewa oleh Geffen Record  untuk membawa hal besar berikutnya. Dia mempelajari  tentang Guns N ‘Roses dari tip oleh seorang teman yang bekerja di sebuah toko kaset di Hollywood disebut Fetish Vinyl. Dia menyaksikan hiruk-pikuk pertunjukan live  Guns N’ Roses  dan setelah pertemuan dengan Axl, ia yakin bahwa ia melihat masa depan rock n roll pada band tersebut. Dia menandatangani band untuk Geffen Record. Melalui dedikasinya untuk band, kecintaannya pada musik dan visi untuk mengantar band rock terbesar “Sejak The Rolling Stone atau The Who”, Tom berhasil untuk merekam “Appetite For Destruction”. Keberhasilan album ini karena sebagian besar, untuk upaya Tom dan komitmennya.

THE MINI BAND

The Mini Band, sebuah band cilik asal Inggris saat ini sedang sangat popular di dunia, kelompok ini mengunggah video-video penampilannya di youtube pada sebuah acara Festival Bir Bucklebury di Inggris. Kelompok ini terdari dari anak-anak berusia antara 8 sampai 10 tahun. Sang lead gitar bahkan adalah seorang anak perempuan berusia 8 tahun.

The Mini Band sangat sering bermain musik rock terutama untuk lagu ‘Sweet Child O’ Mine’ dari Guns N’ Roses dan ‘Enter Sandman’ dari Metallica.

The Mini Band terdiri dari :

* Zoe Thomson (8 tahun) – Gitar

* Harry Jackson (8 tahun) – Gitar

* Kieran Fell (8 tahun) – Gitar

* Harrison Baca (8 tahun) – Vokal

* Archie Zolotuhin (10 tahun) – Bass Guitar

* Charlie Emmons (10 tahun) – Drum

The Mini Band telah membuat kegemparan yang nyata, terutama untuk penampilan sang Lead Gitar Zoe Thomson. Zoe adalah anak perempuan berusia 8 tahun yang sudah pandai bermain solo gitar sejak masih 6 tahun. Video aksi solo gitar Zoe Thomson untuk lagu “Sweet Child O’ Mine” telah ditonton oleh lebih dari 2 JUTA orang di Youtube.

Beberapa hari yang lalu para personel Metallica memberikan pujian tinggi pada The Mini Band, apalagi video penampilan mereka menyanyikan lagu “Enter Sandman” sudah mencapai angka LEBIH DARI  3 JUTA penonton di youtube HANYA DALAM WAKTU ENAM MINGGU.

“Pada saat kalian nanti di usia kita, kalian akan jadi sangat hebat!” Kata gitaris Kirk Hammett.

Sebuah klip video berdurasi satu menit dari empat anggota Metallica memberikan kata-kata pujian dan dukungan untuk The Mini Band. :

http://www.youtube.com/watch?v=TXl4KYBKruo&feature=player_embedded

Video The Mini Band membawakan Enter Sandman :

http://www.youtube.com/watch?v=6CPHnZV0K-k&feature=player_embedded

Zoe Thomson :

http://www.youtube.com/watch?v=X4Kjtp4sA9E&feature=related

‘100 Greatest Guitarists Of All Time’

Musisi legendaris Jimmy Hendrix dinobatkan sebagai  pemain gitar  terbesar sepanjang sejarah oleh majalah Rolling Stone,  penobatan pada hari rabu kemarin (23 Nov 2011) disusun berdasarkan sebuah daftar yang dipilih oleh para panelis yang terdiri dari ahli musik dan pemain gitar top dunia.

Jimmy Hendrix bergabung dengan para gitaris seperti Eric Clapton, BB King, KeithRichards, Jimmy Page dan Pete Townshend  yang masuk dalam daftar Top Ten ‘100 Greatest Guitarists Of All Time’.

Para panelis dalam  ‘100 Greatest Guitarists Of All Time’  yang terdiri dari para gitaris top dunia direkrut untuk memilih pemain gitar favorit  mereka diantaranya seperti Lenny Kravitz, Eddie Van Halen (yang terpilih No 8), Brian May (Queen) , Dan Auerbach (The Black Keys), Ritchie Blackmore (Deep Purple), Joe Perry (Aerosmith), Dave Mustaine (Megadeth), Mick Mars (Mötley Crüe), Tom DeLonge (Blink-182)  dan  para gitaris top dunia lainnya bersama dengan pilihan penulis senior dan editor Rolling Stone’s Magazine.

Mike McCready dari Pearl Jam menjuluki  Eddie Van Halen sebagai  “a master of riffs”   dan Joe Perry memuji Jimmy Page  sebagai  “visi tentang bagaimana untuk mengatasi stereotip tentang apa yang bisa dilakukan dengan gitar.”

Daftar Top Ten ‘100 Greatest Guitarists Of All Time’  :

1. Jimmy Hendrix

2. Eric Clapton

3. Jimmy Page

4. Keith Richards

5. Jeff Beck

6. B.B. King

7. Chuck Berry

8. Eddie Van Halen

9. Duane Allman

10. Pete Townshend

Pemain gitar top dunia lainnya yang masuk dalam ‘100 Greatest Guitarists Of All Time’ antara lain :

24. Angus Young (AC/DC)

25. Tony Iommi (BLACK SABBATH)

36. Randy Rhoads (OZZY OSBOURNE)

40. Tom Morello (RAGE AGAINST THE MACHINE)

65. Slash (GUNS N’ ROSES)

73. Kurt Cobain (NIRVANA)

87. James Hetfield (METALLICA)

92. “Dimebag” Darrell Abbott (PANTERA).

Slash Diposisi 65.

Slash mantan Guns N’ Roses berada diposisi 65, Dia telah menghabiskan banyak waktunya di Guns N’ Roses dengan bertelanjang dada, mabuk dan dikelilingi oleh ular, tetapi Slash membawa rasa yang baik dan pengendalian diri kembali ke hard rock gitar.

Dia bisa bermain riff seperti Joe Perry (Aerosmith) dan bersama partnernya yang style gitarnya seperti Rolling Stone  Izzy Stradlin adalah dua partner gitaris yang meledak bersama Guns N’ Roses pada kurun waktu 1987-1991.

Solo gitar Slash yang dikenang sepanjang masa dalam kemegahan lagu “November Rain” menjadi track kunci dalam penilaian kali ini.  “Sulit untuk memainkan solo dengan cara lain,”  kata Slash. Track kunci lain untuk Slash adalah ‘Sweet Child O’ Mine’ dan ‘Welcome To The Jungle’.

Sweet Child O’ Mine

 “Where do we go?…….Where do we go now?…where do we go?”

 

Slash bermain-main dengan gitarnya, dia hanya sekedar bermain, dan itulah yang akan menjadi solo gitar pembuka lagu ‘Sweet Child O’ Mine’. Sebuah cerita dibalik lagu Sweet Child O’ Mine yang dituturkan oleh Slash dalam Biografinya ;

Saya sedang duduk dengan gitar saya…. Saya disana untuk bermain atau menemukan sesuatu yang menarik……..

Itulah yang saya lakukan saat itu dan ketika Izzy duduk di lantai untuk bergabung dengan saya.

“Hei, apa itu?” Tanyanya.
“Aku tidak tahu,” kataku. “Hanya bermain-main saja.”
“Terus mainkan itu!”  Perintahnya.

Dia datang dengan beberapa akord dan karena Duff berada di sana, ia datang dengan bass line,kemudian steven merencanakan drum beatnya. Dalam waktu satu jam latihan gitar kecil saya itu telah menjadi sesuatu yang lain.

Axl tidak meninggalkan kamarnya malam itu, tetapi ia hanya menjadi bagian dari proses kreatif kami, ia duduk di sana dan mendengarkan segala sesuatu yang kami  lakukan dan terinspirasi untuk menulis lirik yang lebih lengkap pada sore harinya.  Dia menuliskan lirik itu untuk kekasihnya yang selanjutnya akan menjadi istri pertamanya, Erin Everly, putri dari Don Everly ‘The Everly Brothers’.

Kami menemukan sebuah studio latihan di Burbank yang dinamakan ‘Burbank Studio’, yang tidak lebih dari sebuah gudang besar yang dimiliki oleh pasangan tua Asia, yang mana kami benar-benar mulai bekerja pada praproduksi untuk ‘Appetite For Destruction’, menyempurnakan lagu kami . Pada sesi berikutnya, kami mengerjakan lagu baru kami menjadi instrument lengkap, kami menulis aransemen, menambahkan solo gitar, dan karena itu akan menjadi lagu “Sweet Child O’ Mine”.
Semua berjalan dengan baik dan baik, tetapi kami masih belum punya produser. Tom (Tom Zutaut)  datang dengan ide untuk mencoba mengajukan Spencer, yang pernah bekerja dengan Tina Turner, Quiet Riot, dan WASP.  Axl menyukainya, jadi kami pergi untuk mencarinya.

Kami mengambil perlengkapan kami ke Pasha Studios, yang mana Spencer bekerja di Studio itu, dan pada saat itu kami sepakat untuk bekerja sama dengannya untuk demo lagu ‘Sweet Child’. Spencer adalah seorang pria yang hebat,  Dia yang menyarankan bahwa lagu membutuhkan rincian dramatis sebelum final utamanya.  Dia benar …. Tapi kami tidak tahu apa yang ingin kami lakukan di sana. Semua dari kami duduk di sekitar ruang kontrol, mendengarkan berulang-ulang musik kami, tanpa menemukan sebuah ‘clue’ (petunjuk) yang pas.

Pada saat itu Axl berputar-putar sambil berkata, “Where do we go?”…. “Where do we go now?…where do we go?”
“Hei!!” kata Spencer, dia mulai memelankan alunan musik kami.   “Mengapa kamu tidak mencoba menyanyikan hal itu?” Kata Spencer pada Axl.

Maka lirik itulah yang dipakai setelah klimaks solo gitar Sweet Child.
Kami bekerja dengan solid untuk demo lagu “Sweet Child O’ Mine”, dan bekerja sama kembali dengan Spencer untuk sekitar setengah lagu di Appetite For Destruction. Namun pada akhir proses kami hanya tidak merasa yakin bahwa ia adalah produser untuk kami, dia mundur…………

—–

Spencer dipekerjakan oleh Tom Zutaut dan Geffen Record untuk menghasilkan demo lagu GNR yang  beberapa diantaranya disetujui pihak label. Spencer memiliki sejarah menggunakan teknik produksi yang kreatif dan taktik pemasaran cerdas untuk mendorong seniman untuk menjadi bintang. GNR latihan di Studio nya Pasha di Hollywood di mana mereka bekerja bersama selama beberapa minggu untuk beberapa lagu diantaranya versi demo “Sweet Child O’ Mine” dan “Nightrain”.  Spencer menghasilkan beberapa demo lagu, namun hubungan mereka berakhir tiba-tiba ketika Spencer mengundurkan diri dari proyek tersebut karena ultimatum ofensif yang disajikan oleh Axl.

 

Spencer Proffer akhirnya mengundurkan menjadi produser GNR untuk album Appetite For Destruction, dia digantikan oleh Mike Clink pada bulan Juli 1986.

 

 

“Where’s Izzy?”

Sehari setelah kerusuhan hebat di St.Louis, Izzy menyatakan bahwa ia akan segera keluar dari band, ia menghubungi Alan Niven (manager GNR saat itu) tentang keputusannya. Namun Alan Niven memohon kepada Izzy agar menyelesaikan beberapa tur yang akan datang dalam waktu dekat, terutama penampilan di Wembley, London pada 31 Agustus 1991. Setelah konser Wembley, semua pihak GNR gagal meyakinkan Izzy untuk merubah pendiriannya…….dia telah bertengkar terlalu hebat dengan Axl Rose tentang masalah St.Louis dan masalah-masalah lain tentang keduanya.

Berikut ini adalah cerita dari Slash dalam buku Otobiografinya tentang masa-masa perginya Izzy Stradlin :

Para promotor melihat drama yang terjadi dan menutup gerbang di sekitar tempat konser sehingga kami tidak bisa meninggalkan tempat itu. Mereka mendengar apa yang telah terjadi di St.Louis……….kami akan bertanggung jawab dan ditangkap…….Polisi setempat sudah ada dalam kerusuhan, siap untuk berurusan dengan penuh pada situasi tersebut . Itu adalah adegan,menakutkan dan tegang……
…….ternyata, besok pagi, Izzy mengirimkan pesan melalui Alan (niven) memberitahu kami bahwa ia akan berhenti dalam band. Dia akan menyelesaikan beberapa jadwal terakhir di saat tur, tapi setelah itu ia bersikukuh akan tetap pada pendiriannya untuk berhenti dalam band.

Melihat bahwa potensi bencana terlalu banyak untuk Izzy, dan kami semua harus mengikuti kebenaran itu. Dengan banyak penggemar fanatik di luar sana untuk melihat band tampil, aku tidak bisa melihat alasan mengapa kami harus membiarkan omong kosong ini menggagalkan kami, apalagi berpotensi menempatkan orang-orang dalam bahaya.

Izzy menyelesaikan tur, dan aku mencoba untuk berbicara kepadanya, tetapi pada saat yang sama aku tidak bisa menyalahkannya sama sekali.
Aku bertemu dengannya sesaat setelah selesai konser di Wembley,
“Hei, aku tahu itu sulit, tapi aku pikir kita bisa sedikit mengubahnya ,” Aku berkata padanya.

“Hei man, Acara ini benar-benar hebat. Para penonton yang besar, kita bermain stadion … ”
“Aku Tahu,” katanya. “Tapi man, aku tidak bisa … Aku hanya….Tidak bisa melakukannya lagi.” Dia menatapku saat berkata itu semua.

Izzy mengirimkan pernyataan kepada semua orang, dan hari berikutnya Alan Niven terbang untuk bertemu dengannya. Dia telah berbicara padanya dan datang kepada kami dan mengatakan kepada kami bahwa Izzy tidak akan memikirkan kembali keputusan tersebut. Setelah keputusan itu, kami akan kehilangan dua dari lima anggota Guns N’ Roses. (Setelah dipecatnya Steven Adler).

Izzy menyelesaikan konser terakhirnya dihadapan 72.000 orang di Stadion Wembley, di London, dimana tiket konser itu terjual habis lebih cepat daripada artis lain dalam sejarahnya….. setelah itu Izzy memberitahu kami bahwa ia akan benar-benar pergi.

Setelah konser di Wembley kami kembali ke LA dan melakukan shotting untuk video klip “Don’t Cry”, di mana Dizzy Reed mengenakan poster “Where’s Izzy?” di kaosnya.
Kami harus menemukan pengganti untuk segera mengadakan tur kembali. . Axl yakin bahwa kami harus merekrut Dave Navarro, saya tidak berpikir itu adalah ide yang baik. Saya pikir kami membutuhkan pemain yang seperti Izzy, yang ritme gitarnya terampil dan unik dengan tekstur halus. Dave Navarro adalah pemain gitar yang menakjubkan, dia lebih cocok untuk tempat saya (menjadi lead gitar), Tidak untuk posisi Izzy. Saya tidak berpikir Dave ingin membuat komitmen yang jelas. Selain itu, pada saat ia memiliki masalah heroin dan jelas itu adalah masalah besar.

Axl telah melakukan pembicaraan panjang dengan Dave tentang rencana bergabungnya dia dalam band, dan Axl tidak akan putus asa, jadi akhirnya saya menyerah dan mencoba untuk mengatur latihan dengan Dave. Kami latihan sudah tiga kali lalu Aku menelepon Axl setelah aku bermain dengannya yang ketiga kalinya. “Man, pria itu memiliki masalah,” kataku.
“Okey, okey,” kata Dia. “Aku akan bicara dengannya.” Kata Axl.
Axl meyakinkan saya bahwa Dave benar-benar berkomitmen dan bahwa dia akan muncul ketika aku memanggilnya lagi. Aku meneleponnya lagi, dan seperti yang saya harapkan, dia tidak muncul lagi. Itu dia, aku marah…..

Saya telah berpikir tentang pemain gitar yang pernah saya lihat yang mengingatkanku pada Izzy, ia berada di sebuah band bernama Candy, band yang pernah menjadi pembuka untuk Hollywood Rose, sebelum aku berada dalam sebuah band dengan Axl Rose. Namanya Gilby Clarke…..
Aku mendapat sentuhan kerjasama yang lebih baik dengan Gilby dan dia ingin pertunjukan lebih dari apa pun. Dia belajar enam puluh lagu-lagu dalam dua minggu……….. Beberapa minggu kemudian,dia berlatih dengan seluruh band dan kami setuju untuk mengambil dia menjadi rhythm gitar GNR.

Ini adalah saat yang aneh. Kepergian Izzy dari GNR terjadi begitu tenang, tanpa gembar-gembor, dan tidak ada kesadaran media. Kepergian Izzy Stradlin adalah seperti perubahan besar dalam band kami, tapi untuk dunia luar itu suatu hal biasa. Mungkin karena dibayangi oleh kenyataan bahwa album kami keluar tepat sebelum kami kembali melakukan tur.

Pada tanggal 17 September 1991, dalam hari perilisannya itu Use Your Illusion II menjadi nomer satu di dunia, sementara Use Your Illusion I di nomor dua, Kami akan memecahkan rekor, tidak ada artis lain yang telah melampaui rekor itu sejak The Beatles. Kami menjadi bahan pemberitaan di dunia, sementara semua dari drama negatif yang telah terjadi secara bersamaan…………………

Sebuah Wawancara Ekslusif NY Hard Rock Examiner Bersama Ron Bumblefoot Thal

Sebuah Wawancara Ekslusif NY Hard Rock Examiner Bersama Ron Bumblefoot Thal

Examiner : “Anda bermain dalam rekaman album Chinese Democracy, namun dalam penampilan live show anda banyak memainkan banyak part solo yang ditulis oleh Slash dan Buckethead. Dapatkah anda menerangkan tentang perbedaan antara gaya mereka dan bagaimana anda memainkannya?”

Bumblefoot  : “Jadi semua bagian permainan solo gitar, ada bagian Buckethead, ada bagian Robin Finck, dan kemudian saya bergabung, saya banyak menulis bagian-bagian baru, saya punya gitar fretless dan saya menambahkan semua bagian gitar fretless ke dalam album, dan sebagian besar apa yang saya mainkan adalah bagian-bagian yang saya tulis untuk lagu-lagu dalam album ini. dan kemudian salah satu dari bagian-bagian solo yang gila yang Buckethead ciptakan, saya mengambil bagian itu, sementara gitaris lain akan memainkan beberapa melodi Robin Finck atau bagian lebih merdu dari Buckethead. Saya punya doubleneck gitar dimana pada dasarnya saya beralih dari bagian satu ke bagian lain dalam satu lagu.”

Examiner : “Apakah ada perbedaan antara, misalnya, solo Sweet Child O’Mine atau Nightrain versus solo This I Love, atau solo Buckethead lainnya pada album Chinese Democracy?”

Bumblefoot : “Biarkan saya lihat, apa yang dapat saya beritahu kepada anda tentang hal itu? Slash bermain seperti Slash, dan permainan Buckethead seperti Buckethead, dan saya bermain seperti saya sendiri. Semua orang punya tangan yang berbeda, gigi yang berbeda, dan gaya yang berbeda dan hati yang berbeda dan jiwa yang berbeda dan pikiran yang berbeda.”

Examiner : “Apakah Anda punya kontak pribadi dengan salah satu dari kedua orang tersebut karena anda bergabung dengan GNR, atau sebelum anda bergabung dalam band ini?”

Bumblefoot : “Tidak. Sebelumnya, saya bertemu dengan Buckethead Cuma sekali atau dua kali, belum pernah bertemu dengan Slash.”

Examiner : “Dapatkah anda sebutkan lagu favorit anda dalam Chinese Democracy, dan lagu favorit anda dalam Original Line-Up?”

Bumblefoot : “Dari Chinese Democracy, saya akan mengatakan Shackler’s Revenge. Saya bisa melakukan peralihan dari satu fretless ke fretted, dan ada bernyanyi sambil bermain gitar dibanyak bagian, sehingga membuat pikiran saya cukup sibuk.

Dari lagu-lagu  lama, itu lebih tentang salah satu yang membuat bahagia orang-orang,Sweet Child O’ Mine ,Estranged telah menjadi bagian yang sangat baik. Mungkin untuk Sweet Child, untuk fakta sederhana bahwa ketika bagian solo gitar pertama dimainkan seluruh kerumunan menghentakkan kaki mereka, dan gadis-gadis menari, dan semua orang menari … kenyataan bahwa mereka sedang menunggu saat itu.”

Examiner : “Guns n ‘Roses baru saja dinominasikan untuk Rock N’ Roll Hall of Fame, dan sementara pemenang belum diumumkan, saya sudah membaca wawancara dengan Slash dan Duff dan mereka tampaknya berpikir bahwa upaya apapun untuk menempatkan original line-up secara bersama-sama dalam sebuah ruangan akan menjadi bencana. Apakah Anda setuju?”

Bumblefoot : “Hahaha. Aku tidak tahu, aku belum pernah berada di sebuah ruangan dengan semua original line-up. Jadi saya pikir hanya orang-orang yang telah di ruangan dengan original line up yang akan benar-benar tahu pasti. Aku sudah bergaul dengan Izzy, aku bergaul dengan Duff, saya bergaul dengan Axl, saya bergaul dengan Adler sekali. Aku hanya bisa menebak, dan mengatakan bahwa mungkin ada suasana ketegangan jika mereka semua berkumpul. Tapi itu hanya spekulasiku saja.”

Dalam wawancara di :

http://www.examiner.com/hard-rock-music-in-new-york/exclusive-ny-hard-rock-examiner-interview-bumblefoot-of-guns-n-roses