10 Alasan Mengapa Guns N’ Roses Masih Rock

  1. 1.      Mereka pernah hidup di jaman Opera Sabun Rock N’ Roll Terbesar.

Ketika Axl Rose dan teman sekolahnya, Izzy Stradlin menuju dari Indiana ke LA pada tahun 1982 gaya musik Hollywood’s post-punk glam metal nyaris redup dengan peta musik rock. Kemudian mereka berdua membentuk band dengan Slash, Steven Adler dan Duff McKagan pada tahun 1985, dan secara nyata pada akhir tahun 1980’an mereka menjadi American Rock dan menjadi musuh public, yang kadang dicintai dan dipuja namun kadang dibenci. Mereka kacau dengan mabuk-mabukan alcohol dan narkoba, bercinta dengan perempuan-perempuan, menakut-nakuti orang, memberikan kritik kepada pemerintahan, beberapa kali menjadi dalang dalam kerusuhan-kerusuhan konser, dan mereka adalah sekumpulan orang yang mengguncang dunia dengan perilakunya.

  1. 2.       Mereka mengancam keberadaan orang-orang punk di jalanan LA.

Mereka suka nongkrong dijalanan-jalanan yang penuh dengan anak-anak punk, bermain perempuan, memakai narkoba dan mabuk alcohol disana. GNR memberikan jiwa Heavy Metal Rock kepada anak-anak punk jalanan setidaknya untuk satu dekade.

guns n roses

guns n roses

  1. 3.      Mereka memberikan cita rasa buruk terhadap ikon WHITE TRASH FASHION

Pengertian busana ini eksentrik dengan Axl Rose yang suka memakai bandana di kepalanya,, denim putih, celana pendek – membawa gaya glam rock kembali untuk menjadi tren pada akhir tahun 1980’an. The Gunners berpakaian seperti pelacur Sunset Strip, dan dari Middlesbrough ke Melbourne, gaya berpakaian ini kemudian ditiru oleh para penggemarnya.

  1. 4.      Mereka membuat orang tersinggung (dengan lagu mereka)

The Gunners secara politis tidak sama dan tidak selamanya brengsek, hal ini jika dibandingkan dengan Eminem dan Liam Gallagher (Oasis). Namun ada satu lagu bernuansa politis rasis yang berjudul “One In A Million”, lagu ini yang dihujat banyak orang karena bernuansa politis rasisme terhadap kaum negro dan polisi. Axl Rose sebagai pencipta lagu ini membantah bahwa lagu ini rasis, ia menjelaskan bahwa lagu ini bercermin dari pengalamannya digoda seorang gay berkulit hitam. Dan beberapa liriknya juga menyinggung polisi, mencerminkan dia beberapa kali harus berurusan dengan polisi yang tidak dia sukai. Isu rasisme yang lebih luas dalam lagu ini terbantahkan ketika Slash yang berkulit hitam turut membela lagu ini.

  1. 5.      Mereka membuat  catatan rekaman klasik yang dikenang sepanjang masa.

Guns N’ Roses menjadi satu-satunya band yang mampu menjual album perdananya sebagai album terlaris dengan terjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia. Dan lagu-lagu terbaik dalam album tersebut menjadi lagu-lagu yang akan dikenang sepanjang masa, seperti Sweet Child O’Mine dan Paradise City.

  1. 6.      Permusuhan mereka dengan beberapa musisi terkenal benar-benar menjadi hiburan di media.

Pada malam penganugrahan MTV Music Video Award 1989, Axl berbicara didepan public bahwa dia akan mengancam vokalis Motley Crue, Vince Neil yang telah berseteru dengan Izzy Stradlin. Axl hampir bertengkar dengan Vince Neil waktu itu, namun tidak jadi. Pada tahun 1992, terjadi perseteruan hebat antara Axl Rose dengan Courtney Love ketika dia bersama Kurt Cobain bertemu dengan Axl dan Seymor. Istri Cobain menyinggung Axl dengan bertanya, “Hei Axl maukah engkau menjadi wali baptis untuk anak kami?”.  Axl seketika langsung membentak Kurt Cobain untuk segera menyuruh istrinya diam.

  1. 7.      Mereka menjadi besar, menjadi sangat terkenal dan waktu itu hanya Kurt Cobain (NIRVANA) yang mampu mengalahkan mereka.

Perseteruan Axl Rose dan Kurt Cobain bermula ketika Kurt menolak undangan perayaan ulang tahun Axl Rose di Malibu. Kurt juga menolak dua undangan tur bersama Nirvana dan GNR. Yang membuat Axl Rose semakin berang adalah Kurt berkomentar disebuah majalah musik, “Saya bahkan tidak bisa membuang-buang waktu saya di band itu, karena mereka begitu jelas menyedihkan dan tidak berbakat,” kata Kurt US majalah The Advocate. Kemudian belum sempat Axl Rose membalas komentar itu, Kurt kembali berkomentar pada sebuah majalah lain “Mereka benar-benar orang-orang berbakat, dan mereka menulis musik omong kosong, dan anehnya mereka band rock yang paling populer di bumi sekarang.” Ujar Kurt Cobain yang menyindir bahwa GNR hanya menulis musik omong kosong. Tidak lama kemudian Nirvana dengan albumnya “Nevermind” yang bergaya musik Grunge Punk berhasil menggeser dominasi musik heavy metal rock. Dan seketika hingar binger musik rock tergerus oleh Grunge.    

  1. 8.       Mereka menjadi legenda yang terus dibicarakan public ketika proses pembuatan album Chinese Democracy yang memakan waktu 14 tahun.

Sejak Axl Rose berpisah dengan Slash, ia dan GNR nyaris tidak terlihat di depan public. Ia bersembunyi di Malibu dan merencanakan sebuah album fenomenal sepanjang sejarah musik rock dan mempertahankan nama Guns N’ Roses. Mereka membuat kejutan di seluruh dunia dengan penampilan formasi terbaru di tahun 2001 ketika mereka pertama kali menggelar konser sejak tahun 1993. Album ini menjadi legenda musik rock karena menjadi album terlama dan termahal di dunia.

  1. 9.       Mereka beberapa kali berganti personel dan semua itu dianggap lelucon oleh para mantan personel asli.

Sejak Axl Rose menguasai nama Guns N’ Roses secara hukum pada pertengahan tahun 1990an, dia yang sepenuhnya mengoperasikan band ini dan mengatur keluar masuknya para personel. Para The Original Guns menyebut kekuasaan Axl ini sebagai sebuah lelucon dan kegilaan. Sejak saat itu sampai sekarang sudah lebih dari setengah lusin personel yang datang dan pergi. Setidaknya mereka pernah mempunyai ‘Buckethead’ dengan wadah KFC di kepalanya yang namanya meroket dan menjadi pujaan orang-orang didunia.

  1. 10.    Mereka memberikan pengaruh disekitar kita

Semangat luar biasa dari Axl Rose untuk mempertahankan band ini supaya tidak mati dan kita tahu itu bahwa ia seringkali di deskriditkan dalam hal itu. Ketika kita melihat aksi retro glam gitar kita punya The Darkness. Untuk aliran musik white trash rock kita punya Limp Bizkit, Lirik ofensif dan musik rap kita punya Eminem, Untuk aliran musik pop rock yang popular kita punya Liam Gallagher dengan bandnya OASIS, dan untuk drama Drug yang tak pernah habisnya kita punya Courtney Love dengan bannda The Hole. Namun daya tarik abadi dari Guns N’ Roses dengan apapun gayanya dan meskipun mereka telah beberapa kali berganti personel namun tetap mampu bertahan sebagai identitas musik rocknya, sebagian orang mungkin sudah tidak suka dengan GNR formasi sekarang namun banyak orang yang juga mendambakan cita rasa dari GNR dengan apapun dan siapapun musisi yang berada dibelakang Axl Rose. Referensi Sumber Berita : NME Magazine 20 Maret 2004.

Kerusuhan St.Louis 1991 (Riverport Riot, Guns N’ Roses, July 1991)


Pada 2 Juli 1991 di St Louis 16.000 penonton menghadiri konser Guns N ‘ Roses. Pertunjukan itu digelar di Amphitheatre Riverport yang baru dibangun, 15 mil sebelah barat St Louis di Maryland Heights, Missouri. Band ini membuka konsernya dengan gegap gempita dengan lagu ‘Perfect Crime’. Suasana tampak meriah dan GNR menampilkan lagu-lagu di AFD dan album terbarunya (Use Your Illusion) yang akan segera dirilis pada bulan September nantinya.

Beberapa penonton tampak antusuias dan dengan ramahnya Axl Rose menjabat tangan-tangan penonton yang mengacungkan tangan kepadanya. Namun suasana berubah menjadi genting ketika  masuk pada aksi drum solo Matt Sorum, Bass solo Duff dan dilanjutkan dengan aksi solo gitar Slash dengan God Father Theme Song. Terlihat segerombolan orang dari genk motor meringsek maju dan menerobos barisan penonton lain. Walaupun saat itu Axl Rose berada di belakang panggung, namun ia tahu kejadian itu dan saat itu Slash sedang asyik dengan God Father Theme-nya.

Sebuah kerusuhan yang dikobarkan oleh pemimpin suatu genk sepeda motor. Stump, dari The Saddle Tramps, mengganggu penggemar di baris depan. Axl meminta para petugas keamanan untuk menyingkirkan orang itu. Tetapi karena para petugas keamanan adalah teman geng sepeda motor tersebut, maka mereka menolak permintaan Axl. Genk itu kemudian menghalau Axl dengan mengayunkan kamera. Axl sekali lagi meminta petugas keamanan untuk mengekstradisi sang pengendara motor, sekali lagi petugas keamanan menolak permintaan Axl. Axl langsung menangani sendiri masalah itu, ketika lagu ke-15 “Rocket Queen” sedang ditampilkan, Axl melompat kearah kerumunan penonton untuk menghadapi sang pengendara motor.

Kaos yg sering dipakai Axl selepas kerusuhan St.Louis

Kaos yg sering dipakai Axl selepas kerusuhan St.Louis

Perkelahian tidak terhindarkan dan Axl sempat terekam kamera memukul wajah salah satu dari mereka. Axl bengun dan naik ke panggung dengan berkata, “Terima kasih untuk petugas keamanan yang pengecut dan saya akan segera pulang ke rumah.”  Sambil membanting Micnya. Slash menambahkan, “Untungnya dia hanya membanting mic dilantai, dan kami akan segera pergi dari sini.” Sambil mengacungkan jari tengahnya. Ribuan penonton menanggapinya dnegan berteriak-teriak “Omong Kosong, Omong Kosong”

GNR berniat kembali merampungkan sisa konsernya malam itu setelah tahu bahwa para genkster itu telah dikeluarkan dari arena konser. Axl Rose juga membutuhkan waktu lama ketika soft lensnya hilang dikerumunan penonton dan membutuhkan soft lens baru. 20 menit telah berlalu dan teriakan penonton masih menggema di arena, namun beberapa menit setelah itu lampu di panggung menyala, semua penonton yang berada di arena menyangka kalau GNR akan kembali melanjutkan konsernya. Namun tidak demikian, yang ada adalah para roadies yang mulai melepas peralatan band dan sound sistem dari panggung. Hal ini seketika membuat marah para penonton dengan melempari botol, kursi, batu dan apapun yang bisa dilemparkan ke atas panggung. Para roadies menyelamatkan diri, namun tidak dengan peralatan band GNR dan sound sistemnya yang hancur terkena lemparan penonton. Beberapa penonton naik ke atas panggung, merusak apa yang ada di panggung dan berkelahi dengan para roadies dan petugas keamanan.

Suasana di atas panggung saat kerusuhan terjadi

Suasana di atas panggung saat kerusuhan terjadi

Melihat masalah ini menjadi besar maka Guns N’ Roses mengumumkan dengan pengeras suara di arena itu bahwa mereka akan melanjutkan konsernya, dan penonton diharap tenang, jangan bertindak anarkis. Namun Ini terlalu sedikit terlambat, kerumunan itu melampaui titik rasional. Tak lama kemudian pengumuman lain dibuat bahwa pertunjukan selesai, tapi ini hanya memicu kemarahan orang lebih banyak. Beberapa petugas polisi berkumpul di panggung dan mereka malah menjadi korban kemarahan penonton.

Aksi pelemparan ini menjadi aksi pelemparan terburuk sepanjang sejarah konser musik di dunia, para penonton meluapkan kemarahannya dengan melempari apapun yang bisa mereka dapatkan. Mereka mempreteli dekorasi panggung dan  mengambil potongan-potongan besinya untuk saling dilemparkan dengan petugas keamanan. Pada satu titik ada sebanyak 25 polisi di panggung dan mereka bertemu kerumunan dengan tongkat mereka, mengalahkan beberapa orang yang tak berdaya. Kursi robek dari engselnya dan dilemparkan oleh bagian kerumunan, pada saat menuju panggung. Polisi dan keamanan melemparkan benda-benda ini dan lainnya kembali ke penonton.
Sedangkan beberapa diantara penonton naik ke panggung dan mengambil beberapa peralatan musik Guns N’ Roses yang bisa dianggap sebagai “Souvenir” dan dibawa pulang.  Para petugas keamanan konser menghubungi Polisi untuk membantu meredakan kerusuhan, Lebih dari 500 petugas polisi dipanggil masuk Penggunaan gas air mata untuk membubarkan kerumunan itu. Pintu sebelah kanan dan kiri dibuka untuk memberikan akses bagi para “penonton yang tidak berdosa” dan tidak terlibat dalam kerusuhan untuk segera keluar dari arena konser.

Akhirnya 60 orang dikirim ke rumah sakit. Banyak orang terluka lainnya yang akhirnya dapat pulang ke rumah. 15 orang ditangkap atas tuduhan mengganggu kedamaian mulai dari  penghancuran properti, serangan terhadap roadies dan petugas keamanan. Karena sebagian besar kerusakan adalah untuk peralatan Guns N ‘Roses, memperkirakan kerusakan band bahkan lebih tinggi. Piano milim Axl hancur total dengan bagian-bagian yang sudah dipreteli penonton dan dibawa pulang, begitu juga dengan drum milik Matt Sorum yang hancur dan beberapa bagian hilang diduga dibawa pulang para penonton, Sound Sistem hancur.

Axl Rose Ditangkap

Menyusul kejadian ini disayangkan media massa dengan cepat menuju kepada Axl Rose. Tuduhan dibuat di segala arah. Polisi merenungkan apakah akan mengajukan tuntutan terhadap penyanyi itu sebagai dalang kerusuhan, tetapi mereka mengatakan perlu melakukan penyelidikan menyeluruh sebelum setiap tindakan yang diambil. Bola baru saja dimulai bergulir untuk gugatan perdata. Polisi, personil keamanan, fans dan para pejabat dari Productions Kontemporer (yang promotor acara dan investor utama dalam Riverport Amphitheatre) membuat komentar dan tuduhan terhadap satu sama lain dan band untuk pers.

“Kerusuhan itu terjadi karena kita meninggalkan panggung setelah kami telah melakukan satu setengah jam pertunjukan,” kata Axl.  Slash ketika dimintai komentarnya di sebuah majalah musik menyatakan bahwa dia tidak menyalahkan Axl Rose dalam kerusuhan ini. Axl Rose tidak bisa digugat dalam kurun waktu dua tahun ke depan karena mereka harus merampungkan Tur Dunia Use Your Illusions. Sedangkan album Use Your Illusion dirilis diseluruh dunia pada tanggal 17 September 1991, dan kerusuhan pada 2 Juli 1991 di St.Louis diabadikan dalam album UYI dengan menuliskan “”Fuck You, St Louis!” dalam sebuah catatan pesan didaftar terima kasih.

fuck you st.louis (Ucapan terima kasih di Album UYI)

fuck you st.louis (Ucapan terima kasih di Album UYI)

Dampak terbesar dalam kerusuhan di St.Louis bagi Guns N’ Roses bukan kehilangan peralatan musik berharga jutaan dollar, namun dari kejadian itu hubungan Axl Rose dengan Izzy Stradlin menjadi buruk. Kejadian itu menjadi puncak kekesalan Izzy Stradlin atas akumulasi keterlambatan Axl datang ke konser dan ketidak profesionalan Axl dalam menangani band. Izzy Stradlin masih bermain untuk GNR hingga bulan Agustus 1991 ketika mereka bermain di Wembley London dan konsernya diabadikan dan disiarkan langsung oleh MTV.

Perseteruan Axl dan Izzy semakin menegang selepas kejadian St.Louis dan kesulitan berada di sekitar Slash, Sorum, dan McKagan karena baru menemukan ketenangan (setelah Izzy sembuh dari ketergantungan Narkoba) namun Duff, Slash dan Matt terus kecanduan alkohol dan puncaknya pada 7 November 1991 Izzy menyatakan keluar dari Guns N’ Roses.

 

Link :

http://en.wikipedia.org/wiki/Guns_n_roses

http://en.wikipedia.org/wiki/Riverport_riot

http://www.heretodaygonetohell.com/articles/showarticle.php?articleid=59

http://www.heretodaygonetohell.com/articles/showarticle.php?articleid=75

http://www.heretodaygonetohell.com/articles/showarticle.php?articleid=62

 

Eksternal Link  :