Chinese Democracy “The Most Expensive Album Ever Made” (Guns N’ Roses Album 2008)

Chinese Democracy adalah sebuah album impian Axl Rose setelah Use Your Illusions, seperti biasanya Guns N’ Roses (GNR) selalu membuat album “selipan” atau album “pancingan” sebelum album besar dirilis.

Live Like A Suicide

Ketika GNR pertama kali pada tahun 1986 merilis mini album “Live ?!*@ Like a Suicide”, album ini hanyalah album “pancingan”, dan berhasil dengan album tersebut GNR dikontrak oleh Geffen Record salah satu perusahaan rekaman terbesar dan kemudian mereka merilis sebuah album pertama mereka yaitu, “Appetite For Destruction” (1987).
Guns N’ Roses berhasil menjadi salah satu band rock terbesar di dunia saat itu, dan Slash dinobatkan sebagai gitaris pendatang baru terbaik, melalui melodi-melodi gitarnya pada lagu Sweet Child O’ Mine.

GNR setelah itu kemudian mempersiapkan “Album Besar” lagi, namun sebelumnya mereka seperti biasa membuat sebuah album selipan, saat itu mereka merilis “GN’R Lies” (1988). album ini sebagian besar berisi lagu-lagu yang pernah dimuat dalam mini album “Live ?!*@ Like a Suicide”. namun kenyataannya “GN’R Lies” meledak dipasaran melebihi apa yang sebelumnya diperkirakan, lagu “Patience” adalah salah satu penyumbang besar kesuksesan album ini. Seperti “Appetite For Destruction” yang sukses salah satunya dengan hal-hal kontroversial, “GN’R Lies” berhasil sukses salah satunya dengan hadirnya lagu “One In A Million” yang dianggap terlalu rasisme. Kontroversi yang berhasil dijelaskan oleh Axl Rose ini malah membuat popularitas album ini makin besar.

Tahun 1991 adalah tahun yang ditunggu-tunggu, saatnya GNR mengeluarkan album besar, yaitu “Use Your Illusion”. awalnya Axl Rose ingin menampung lagu-lagu GNR yang berjumlah 30 tersebut kedalam sebuah album, namun pihak Geffen ingin agar lagu-lagu tersebut dipecah menjadi dua album. Maka jadilah Use Your Illusion menjadi double album. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kedua album itu berada di peringkat pertama dan kedua album terlaris versi Billboard di AS.

Tahun 1993 nampaknya adalah tahun dimana GNR kembali membuat sebuah album “selipan” sebelum sebuah album besar akan dibuat. “The Spaghetti Incident?” yang pada tahun itu dirilis merupakan sebuah album yang semuanya berisi lagu-lagu cover version dari band-band pujaan para personel GNR. Album ini merupakan album yang paling tidak laku dalam sejarah GNR, saat itu popularitas album ini tergilas oleh popularitas musik Grunge yang saat itu ada album “Nevermind” dari Nirvana. seolah telah tergilas oleh jaman, popularitas musik rock / hard rock telah tergilas oleh Grunge.

Setelah itu Axl Rose mempunyai proyek besar yang dimulai tahun 1994 untuk membuat album terbesar GNR sepanjang sejarah, yang kemudian diberi nama “Chinese Democracy”.Rose mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin proyek pembuatan album itu, tetapi dia jelas tidak bisa memimpin. Kebetulan pihak Geffen Records juga memanjakan GNR. Berkat hasil penjualan album yang mendatangkan keuntungan luar biasa besar, mereka memberikan keleluasaan yang istimewa kepada GNR untuk menulis dan merekam. Keegoisan Axl Rose membuat semua personel GNR tidak betah bertahan, akhirnya akhir tahun 1997 Axl Rose hanyalah tinggal seorang diri sebagai personel “The Original Guns”, hanya satu orang yang tersisa itupun dari formasi 1990, yaitu Dizzy Reed (Keyboard).
Dalam keadaan GNR tinggal Axl Rose seorang diri, pihak Geffen Record tetap percaya bahwa GNR akan tetap bisa menggebrak dunia.

Pada tahun 1997 seorang eksekutif Geffen Record, Todd Sullivan, memberikan sebuah CD yang berisikan karya beberapa artis yang salah satu nomor lagunya diharapkan akan bisa dimanfaatkan oleh Axl Rose untuk menulis Chinese Democracy. Tak lama kemudian Sullivan diberi tahu oleh seseorang bahwa CD itu telah digilas ban mobil Axl Rose yang merasa tersinggung.

“Soalnya sebagian besar dari lagu yang dia siapkan benar-benar masih mentah. Saya bilang kepada Axl, ‘Dengarkanlah CD ini. Ada beberapa lagu yang menarik, mengapa kamu tidak memanfaatkannya untuk menulis album baru?’ Axl menjawab,’Hmm, memanfaatkan album CD ini??’ esok harinya saya ditelepon oleh bos saya, Eddie Rosenblatt, yang mengatakan bahwa saya dipecat.” Tutur Sullivan.

Pada awal tahun 1998 Axl Rose memindahkan proses rekaman ke sebuah studio lain di San Fernando Valley. Axl Rose diberikan komputer supercanggih, 60 gitar, peralatan rekam yang ultramodern, dan bermacam fasilitas untuk seorang bintang. Begitu yakinnya Geffen Record sampai mereka mengatakan bahwa Axl Rose sedang mengerjakan album terbaik sepanjang masa.

Axl Rose dibayar satu juta dollar AS untuk segera merampungkan album dan satu juta dollar AS tambahan jikalau Chinese Democracy bisa diselesaikan sebelum 1 Maret 1999. salah seorang produser kesayangan Axl Rose, Martin Glover, bahkan dijanjikan royalti tambahan jikalau ia bisa menekan Axl Rose untuk segera merampungkan albumnya sesegera mungkin.

Glover sering mengunjungi Axl Rose di rumahnya di Malibu (mmm,rumahnya Axl Rose tuh yang ada di Video Klip “Estranged”) untuk membantu dia fokus kepada kolaborasi mereka berdua. Namun, hasilnya sama saja. “Axl seperti menarik diri dengan mengatakan, ‘Saya belum siap’. Ia terisolir. Tak banyak orang yang percaya. Benar-benar susah menembus tembok yang ia bangun sendiri.” Tutur Glover.

Glover akhirnya menyerah dan digantikan oleh seorang produser tenar lainnya, Sean Beaven, yang antara lain sukses memoles Marlyn Manson dan Nine Inch Nails. Beaven termasuk berhasil karena mendorong Axl Rose dan GNR untuk menggarap lagu-lagunya di Chinese Democracy.

Namun, biaya yang dikeluarkan sudah terlalu melimpah. GNR, misalnya, meminta sebuah peralatan khusus yang mahal haga sewanya. Jutaan dollar AS dikeluarkan untuk menyewa alat itu selama dua tahun, tetapi penggunaannya tidak lebih dari satu bulan saja.

Axl Rose datang ke Studio satu atau dua hari selama seminggu, tetapi dia lebih sering absen. “Semuanya benar-benar kacau. Axl selalu sibuk mendatangi pesta atau mencoba komputer baru. Sering kami tidak melakukan apa-apa di studio.” Kata seseorang yang terlibat dalam proses rekaman.

Setiap pekan sedikitnya lima CD hasil rekaman yang masih kurang jelas diperdengarkan kepada Axl. Sedikitnya ada 1000 CD atau media musik lainnya yang dapat diproduksi, tetapi tidak ada satupun yang dapat dikatakan sebagai hasil final untuk dijadikan album.

Pada akhirnya Axl memilih sekitar 20 lagu andalan yang dapat dikompilasi untuk menjadi album dan sekitar 40 lagu lainnya yang bisa dijadikan sebagai cadangan. Tetapi Geffen Record menilai semua itu belum bisa dijadikan harapan untuk menjadikan Chinese Democracy sebagai album terbaik sepanjang masa.

Ketika Axl Rose gagal memenuhi tenggat waktu 1 Maret 1999, ia kembali bersikap seperti sebelumnya. Ia segera aktif, agak panik, sempat kreatif, tetapi kemudian menarik diri. Ia sesumbar bahwa album yang sedang ia kerjakan bukan lagi satu album, tetapi trilogi alias tiga album sekaligus.

Setelah itu, Geffen Records mengeluarkan pernyataan bahwa Chinese Democracy sudah hampir selesai. Bahkan, pernyataan itu seperti memberikan maaf kepada Axl Rose dengan mengatakan bahwa artis-artis besar seperti Peter Gabriel atau Stevie Wonder juga mengalami masa yang macet yang berjalan lama, yang justru adalah pertanda bahwa sebuah karya album terbesar sedang dalam proses pembuatan.

Kerugian yang diderita Geffen Record untuk proses pembuatan Chinese Democracy sudah tidak terhitung nilainya. Menjadikan album ini adalah album termahal yang pernah dibuat. Tetapi pengorbanan pihak rekaman tersebut tidak pernah dihargai oleh Axl Rose.

Axl Rose 2010

JANJI AXL ROSE UNTUK CHINESE DEMOCRACY

Dalam sebuah wawancara radio pada 5 Mei 2006, Axl mengumumkan bakal merilis Chinese Democracy di akhir tahun 2006. Jadwal itu rupanya melenceng. Janji berikutnya, akan dirilis Maret 2007, akhirnya gagal juga. Banyak pihak menganggap bahwa Axl tidak siap apabila nantinya album tersebut tidak bisa seperti yang dia inginkannya (penjualan).

Hal lain yang tidak memungkinkan drilisnya album ini pada saat itu (saat Axl Janji di tahun 2006) adalah ketika masuknya gitaris baru pengganti Buckethead, Ron “Bumblefoot” Thal. Bumblefoot masuk menggantikan Buckethead, sedangkan saat itu keadaan materi lagu-lagu dalam Chinese Democracy sudah bisa dinyatakan siap untuk dirilis.

Axl Rose dan Buckethead (Rock In Rio 2001)

Agar Bumblefoot bisa mengisi porsi gitar pada lagu-lagu di Chinese Democracy, Axl Rose memutuskan untuk menunda perilisan album untuk memberi kesempatan bagi Bumblefoot mengisi “ruang-ruang kosong” dalam beberapa lagu untu diisi porsi solo gitarnya.

Untuk hal ini pula, Bumblefoot tidak keberatan untuk memainkan gitar Gibson Les Paul ’59 Reissue buatan tahun 1989 untuk kepentingan musik GNR. Padahal sesunggauhnya dia telah dikontrak secara eksklusif oleh Vigier, perusahaan gitar asal Perancis. Alasan tersebut adalah disebabkan karena dalam musik GNR sejak jaman Slash, Gibson Les Paul adalah ciri khas sound GNR.

Axl Rose dan Bumblefoot (tahun 2006)

Saat penggarapan album, Bumblefoot mengaku melakukan banyak eksperimen untuk mendapatkan posisi yang tepat dan nyaman bagi porsi gitarnya. Dia bisa menghabiskan sampai 10 jam per hari untuk mengutak-atik part yang dianggap “Berharga” dan bisa diselipi. Maklum, album Chinese Democracy sudah dipadati oleh para gitaris sebelumnya.

CHINESE DEMOCRACY DIRILIS

Akhirnya Chinese Democracy dirilis 23 November 2008, namun apa yang dikehendaki Axl agar album ini menjadi “album terbesar” sepanjang sejarah GNR tidak (belum) terbukti. penjualan album ini berjalan amat sangat pelan untuk ukuran GNR dalam sejarahnya.

Ketika Axl mengetahui realitas itu, muncul kembali sifat-sifat lamanya yaitu paranoid dan takut dianggap jelek. (Ingat ketika Axl dalm kurun waktu 1991-1993 beberapa kali mengamuk dengan penonton-penonton yang mencoba memotret dirinya, hanya orang-orang yang sudah punya ijin waktu itu yang bisa memotret Axl saat konser. saat itu axl takut dipotret dalam keadaan jelek, dalam keadaan dirinya jelek, karena ia takut dianggap jelek).

Axl memang sudah sejak dulu dianggap paranoid dan takut dianggap jelek. Dugaan itu pula yang muncul ketika Chinese Democracy dirilis dan gagal dalam penjualan (setidaknya seperti apa yang diimpikan Axl selama ini). Axl dikabarkan menolak diwawancarai media sehingga beredar gosip bahwa dia menderita antropofobia atau penyakit kejiwaan yang menyebabkan penderitanya takut ketemu orang banyak.

Ketika album itu baru berhasil terjual sebanyak 261 ribu keping, Axl dikabarkan telah menutup diri dan menderita Antropofobia. Dalam waktu satu bulan, dia juga telah memecat manajemennya, Front Line sebanyak tiga kali dan tak pernah meninggalkan rumahnya dalam waktu dua bulan terakhir. Dia bahkan menolak diwawancarai atau mengadakan tur promo sehingga promosi album ini terganggu.

Ketika pihak Geffen akhirnya berhasil membujuk Axl untuk mengadakan tur lagi, GNR dihadapkan dengan hengkangnya Robin Finck pada pertengahan 2008. Robin Finck kembali bergabung dalm konser bersama Nine Inch Nails (NIN).

Suasana ini membuat gusar Axl karena Robin Finck sebelumnya juga pernah keluar untuk membela NIN dan kemudian masuk lagi ke GNR. Tahun 2000 dia pernah keluar dari GNR untuk mendukung Trent Reznor (Baca : Nine Inch Nails) dalam konsernya. Tahun 2001 ketika tur konser NIN berakhir, Robin Finck kembali bergabung dengan GNR yang saat itu sebenarnya posisinya sudah digantikan Buckethead, sehingga gitaris GNR menjadi tiga orang.

Untuk mengisi kekosongan Robin Finck, sempat muncul rumor-rumor tentang siapa gitaris yang bakal menjadi personel GNR selanjutnya. Seorang anak muda kelahiran 18 Juli 1990 bernama Nick Sterling (Nicholas James Sterling) dirumorkan akan bergabung dengan GNR. Axl sempat memuji penampilan “seorang remaja hebat” ini. (Saat ini Nick Sterling telah bergabung dengan Sebastian Bach <eks Vokalis Skid Row> untuk mendukung konsernya).

Akhirnya 21 Maret 2009, pihak GNR mengumumkan bahwa DJ Ashba (Darren Jay Ashba) untuk bergabung dalam tur Chinese Democracy GNR. DJ Ashba sebelumnya dikenal sebagai gitaris Sixx:A.M.

Dj Ashba dan Axl Rose (London, 14 Oktober 2010)

11 Desember 2009, GNR memulai kembali tur keliling dunianya dimulai di Taipei, Taiwan. Selanjutnya GNR sampai sekarang mengadakan world tour Chinese Democracy. Chinese Democracy World Tour dimulai sejak album ini belum dirilis, tur dimulai 1 Januari 2001. GNR setidaknya sampai saat ini telah memecahkan rekor sebagai tur album terlama sepanjang sejarah. Sebelumnya rekor ini dipegang oleh GNR sendiri ketika Use Your Illusion Tour (24 Mei 1991 – 17 Juli 1993, dengan 192 penampilan di 27 Negara) GNR juga memecahkan rekor pembuatan album termahal sepanjang sejarah (Album Chinese Democracy, menghabiskan lebih dari 13 juta dollar AS).

=======end========

Chinese Democracy cover Album

Daftar Referensi  :
http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_Democracy

http://web.gunsnroses.com/index.jsp

http://www.chinesedemocracy.com/

http://www.heretodaygonetohell.com/index2.php

http://en.wikipedia.org/wiki/Use_Your_Illusion_Tour

http://www.youtube.com/watch?v=x6TCYVQ8dsc

http://en.wikipedia.org/wiki/Nick_Sterling

http://en.wikipedia.org/wiki/DJ_Ashba

 

=====pijarpatricia======

Menjaga Generasi Bangsa Dari Pengaruh Negatif “Peterporn”

Remaja dan Anak-Anak adalah  Sasaran “Korban” Internet

Saat ini publik dihebohkan dengan beredarnya video mesum pasangan Ariel Peterpan dan Luna  Maya di dunia maya, belum sempat isu ini reda beberapa hari kemudian beredarlah video mesum Ariel Peterpan dengan Cut Tari. Dengan mudahnya penyebaran video itu membuat khawatir para orang tua di Indonesia. Bagaimana tidak, dengan beredarnya kedua video itu sekarang hampir semua remaja selalu “penasaran” ingin melihat adegan mesum itu.

Dengan berkembangnya dunia internet telah diakui bahwa banyak membawa pengaruh-pengaruh positif dalam berbagai hal. Namun, disatu sisi ada yang terlupa bahwa internet juga bisa membawa dampak buruk apabila tidak digunakan secara bijak, khususnya kepada golongan usia remaja dan anak-anak.

Dalam era teknologi komunikasi sekarang ini kekhawatiran orang tua tertuju pada pengaruh-pengaruh negatif dalam dunia maya. Sifat anak-anak dan remaja yang masih serba ingin tahu membuat mereka adalah golongan paling rentan terpapar pengaruh-pengaruh negatif  internet. Anak-anak dan remaja juga merupakan golongan yang paling rentan terhadap kejahatan cyber, seperti penculikan disertai pemerkosaan dan pencabulan.

Remaja dan Anak-anak saat ini berada dalam golongan masyarakat digital native, mereka lahir dan tumbuh di era digital yang menjadikan mereka memiliki cara berpikir, berbicara, dan bertindak berbeda dengan generasi sebelumnya. Sedangkan para orang tua mereka masih cenderung menjadi digital immigrant, penduduk pendatang yang masih berusaha beradaptasi dengan dunia maya. Sekalipun, dunia tersebut awalnya ditemukan dan dikembangkan oleh penemu dari kalangan “imigran” itu sendiri. (Kahardityo:2010).

Remaja dan anak-anak lebih cepat untuk beradaptasi dengan dunia maya, dan dengan cepat pula telah merubah gaya hidup mereka. Situs-situs jejaring sosial seperti facebook atau twitter akan membuat mereka lebih betah berada dalam dunia maya. Peranan kontrol orang tua pun sangat diperlukan dalam hal ini, namun disatu sisi para orang tua masih beradaptasi dengan perkembangan internet yang sangat cepat ini.

Menurut hasil riset Yahoo di Indonesia yang bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres pada tahun 2009, pengguna terbesar internet adalah usia 15-19 tahun, sebesar 64 persen. Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, usia 0-18 tahun tergolong usia anak-anak. Riset itu dilakukan melalui survey terhadap 2.000 responden. Sebanyak 53 persen dari kalangan remaja itu mengakses internet melalui warung internet (warnet), semntara sebanyak 19 persen mengakses via telepon seluler. (Kompas,8/2/2010).

Mengacu pada kasus video mesum Ariel di atas, dengan mudahnya video itu tersebar membuat remaja dan anak-anak yang awalnya cenderung masih polos kemudian akan sangat menginginkan untuk dapat melihat video tersebut. Kasus ini tidak hanya mencakup para pelaku video mesum dan pihak yang menyebarkan, tapi  dengan status bintang / artis para pelaku tersebut membuat remaja dan anak-anak akan terkena dampak sangat buruk. Bambang Hendarso Danuri selaku Kapolri memberikan pernyataan bahwa pihak Bareskrim akan segera mencegah peredaran video tersebut dan akan segera meminta keterangan dari pelaku video mesum tersebut. Karena menurut Kapolri kasus ini akan sangat merugikan generasi-generasi muda Indonesia yang sangat penasaran ingin melihat adegan tersebut. (Metro TV,9/6/2010).

Situs Jejaring Sosial (Facebook dan Twitter) Adalah Favorit Remaja

Perkembangan dunia internet yang memakan korban remaja dan anak-anak ini sebelumnya pernah terjadi ketika mencuatnya berita soal praktik pencabulan / prostitusi melalui media jejaring sosial Facebook yang terungkap di Surabaya, Jawa Timur beberapa bulan yang lalu, merupakan potret fenomena gunung es soal kejahatan cyber berwujud pornografi yang menimpa anak-anak dan remaja. (Kompas,8/2/2010).

Wajar saja ketika ancaman-ancaman kejahatan cyber dilancarkan melalui situs jejaring sosial, karena pada saat ini anak-anak dan remaja adalah pengguna terbesar situs-situs tersebut. Riset Nielsen mengungkapkan pengguna Facebook pada tahun 2009 di Indonesia meningkat 700 persen dibanding pada tahun 2008. Sementara pada periode yang sama, pengguna Twitter tahun 2009 meningkat 3.700 persen. Sebagian besar penggunanya  berusia 15-39 tahun. Remaja pengguna internet juga cenderung menghabiskan waktu lebih lama di internet dibanding tahun-tahun sebelumnya. (Kompas:2010). Hampir semua provider dan operator telekomunikasi mengakui bahwa 40-60 persen trafik internet didominasi oleh Facebook. Data Checkfacebook.com menunjukkan, Indonesia peringkat ke-7 di dunia dengan 12 juta pengguna. (Onno W. Purbo:2010).

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini bisa diistilahkan seperti perkembangan telepon seluler 3G, dalam internet daya tarik utamanya adalah 3G yaitu, games (permainan), gambling (perjudian), dan girls (wanita). Pada kenyataannya, G yang terakhir menjadi marak dan selalu menarik minat siapa saja karena cakupannya menjadi lebih luas memasuki wilayah seks dan pornografi. Dan, persoalan G yang ini memang masuk ke dalam teknologi komunikasi informasi yang karena memiliki cengkeraman dan turunan yang panjang di dunia nyata. Ini menjelaskan hebohnya pemberitaan dan pergunjingan mengenai beredarnya video porno mirip artis Luna Maya dan Ariel, menembus masuk ke dalam situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter. (Kompas, 7/6/2010).

Namun bagi para remaja dan anak-anak, persoalan G yang menyangkut ‘Girls’ ini tentu masih belum bisa untuk mereka konsumsi sehari-hari. Kenyataan bahwa terpaan berita-berita dan pembahasan di situs jejaring sosial tentang masalah video mesum mirip artis ini telah membuat sebagian besar remaja akan sangat penasaran untuk mendapatkan video mesum tersebut.

Dengan beredarnya video mesum Ariel “Peterporn”[1] saat ini, kejahatan cyber tidak hanya selalu berupa kontak fisik antara pelaku. Perlahan namun pasti pengaruh beredarnya berita-berita tentang video ini akan membuat penasaran anak-anak dan remaja, dan rasa penasaran ini tampaknya akan belum terpuaskan tanpa melihat adegan dalam video tersebut. Bayangkan saja jika sekarang anak-anak usia SMP – SMA  sudah terpapar hebohnya berita tersebut, dan dengan cepatnya mereka akan menonton adegan yang selayaknya belum pantas untuk meraka tonton.  Perilaku remaja dan anak-anak cenderung masih labil, sehingga sangat dikhawatirkan dampaknya akan merusak tatanan moral generasi muda Indonesia.

Dengan banyaknya terpaan berita-berita tentang video mesum Ariel ini kemudian membuat KPI bereaksi keras terhadap media – media yang secara kontinyu menyiarkan berita-berita tersebut, bahkan beberapa media tidak hanya menyajikan lewat berita namun dikemas dalam bentuk infotainment. Di samping banyak masyarakat yang antusias ingin tahu, juga banyak yang menyayangkan pemberitaan tersebut. Pemantauan KPI Pusat dari awal kasus video cabul menemukan banyak pelanggaran sehingga KPI telah memperingatkan semua lembaga penyiaran televisi. (Kompas.com,9/6/2010).

Peran Orang Tua dan Pemerintah

Orang tua kerap lengah ketika anak-anak mereka asyik berinternet, baik di rumah, melalui ponsel, maupun di warnet. Secara fisik anak tampaknya anteng dan baik-baik saja di depan internet, namun mereka boleh jadi telah terpapar hal-hal yang membahayakan. Peranan  orang tua memang tidak bisa 24 jam, namun dengan komunikasi efektif antar anggota keluarga, niscaya orang tua akan bisa merangkul anak-anaknya untuk lebih positif menggunakan internet.

Sampai saat ini, ancaman kejahatan seksual terhadap anak-anak melalui internet masih dilindungi melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Pasal 27 Ayat 1. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, sempat berwacana ingin mengeluarkan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Konten Multimedia (RPM Konten). Namun, ide bapak menteri yang katanya demi mewujudkan internet sehat ini justru dianggap publik sebagai ancaman untuk kebebasan pers di Indonesia.

Meluasnya protes terhadap RPM Konten ini kemudian membuat Presiden SBY sempat “mengingatkan” Tifatul. Saat ini RPM Konten masih dibekukan gara-gara protes yang merebak di masyarakat beberapa bulan yang lalu. Namun demikian, semua pihak berharap agar peraturan perundang-undangan bisa lebih memberikan jaminan internet sehat bagi para remaja dan anak-anak, karena mereka adalah generasi bangsa yang harus dijaga dan diselamatkan.

=====—=====


[1] Ariel Peterporn adalah plesetan dari Ariel Peterpan, istilah ini sangat populer di Twitter. Menurut berita yang berkembang, Ariel masih mempunyai 30 video lain mirip artis yang bersetubuh dengannya. Plesetan Ariel “Peterporn” pun sangat pas untuk menggambarkannya, dan sekarang Ariel diancam penjara 6 tahun..

DAFTAR PUSTAKA

Surat Kabar :

Kompas, Senin 8 Februari 2010. Predator Incar Anak Kita, Semua Pihak Harus Menyadari Ancaman Itu dan Mencari Solusinya.

Kompas, Senin 7 Juni 2010. Privat Digital

Purbo, W. Onno. Dunia Internet Kita. Dalam rubrik Opini Kompas, Senin 8 Februari 2010.

Televisi :

Metro Hari Ini Sore, 9 Juni 2010. Kapolri Sudah Perintahkan Kabareskrim Ito Sumardi Untuk Segera Memanggil Pemeran Video Mesum Mirip Artis.

Internet :

Kompas.com, Rabu, 9 Juni 2010. Orangtua Khawatirkan Dampak Video Porno

Kompas.com, Rabu, 9 Juni 2010. KPI: Semua Stasiun TV Kena Peringatan

Kompas.com, Rabu, 9 Juni 2010. Wapres Prihatin Video Porno Mirip Aktris

DetikInet.com, Kamis, 20 Mei 2010. Bagi Anak, Facebook Lebih Berpengaruh Daripada Sekolah.

DetikInet.com, Rabu, 24 Februari 2010. Akses Porno Cukup Rp 3.000, Menkominfo Khawatir.

DetikInet.com, Rabu, 24 Februari 2010. Menkominfo Bekukan RPM Konten