Tentang SMS

TENTANG SMS

Promosi lewat pesan singkat atau sms menjadi sangat efektif untuk menjangkau public secara personal, karena pada zaman sekarang ini HP merupakan salah satu kebutuhan (pokok).

Sering kali HP kita dimasuki pesan-pesan seperti ‘Ketik REG’ atau SMS penipuan berkedok hadiah jutaan rupiah. Namun sayangnya masih saja yang tertipu dengan sms-sms hadiah palsu tersebut. Orang-orang desa yang mungkin baru “senang-senangnya” menggunakan HP akan mudah kena tipu sms-sms palsu seperti itu, atau mungkin anak-anak kecil yang mudah terpengaruh oleh iklan “KETIK REG”.

Beberapa pengalaman menunjukkan bahwa ulah seorang anak membuat sang ayah harus ganti nomer. Ceritanya demikian, sang anak sering kali memainkan HP ayahnya, suatu saat sang anak melihat  tayangan iklan di televisi tentang “KETIK REG”, dan seketika sang anak mengirimkan “REG” tersebut. Tanpa disadari ayahnya, HP ayahnya dikirimi informasi sepakbola setiap harinya, dan ayahnya sadar bahwa pulsanya berkurang setiap minggu. Sang ayah tentu marah pada sang anak, sang ayah juga tidak tahu caranya men-stop kiriman-kiriman dari “REG” tersebut, alhasil sang ayah harus berganti nomer HP dan “memulai” kembali dengan nomer yang baru, yang tentunya akan menyulitkan beliau dengan rekanan kerjanya.

Masalah lain adalah penipuan Hadiah, ujug-ujug seseorang bisa mendapat hadiah jutaan rupiah hanya lewat pemberitahuan di HP. Pengalaman saya sendiri telah berkali-kali mendapatkan sms palsu seperti ini. Pernah ada sms mendapat hadiah dari PT Sampoerna sejumlah uang jutaan rupiah, hadiah tersebut untuk orang yang beruntung yang mendapat sms ini. Saya tentu tidak percaya karena saya bukan perokok, apalagi rokok Sampoerna.

Sms penipuan banyak terjadi, dan berbagai modus digunakan, seperti yang pernah diceritakan Mas Wawan (Kurniawan Kunto Y.) bahwa dosen-dosen sempat tertipu dengan sms-sms yang mengundang suatu seminar, tapi palsu, dengan mengatasnamakan pembantu rektor. Oknum ini diduga tidak hanya bergerak di wilayah UGM, tapi kemungkinan kampus-kampus lain.

Sms lain yang sering didapatkan adalah sms “sebarkan ke 10 nomer lain”. Sering kali kita mendapat sms-sms seperti : “dalam rangka Ulang tahun ….bla-bla-bla…..maka pihak bla-bla-bla akan membagi-bagi pulsa 50 ribu, sebarkan ke 10 nomer lain, maka pulsa anda akan bertambah secara otomatis. Buktikan!”  SMS seperti itu entah apa maksudnya.

Atau sms yang menyinggung tentang “masalah kepercayaan”,

misalnya : “Sms ini adalah merupakan pesan dari sang…….(bla-bla-bla)….ini serius, maka sebarkan sms ini ke 10 nomer lain, kalau tidak disebarkan maka anda akan mengalami kesulitan dalam minggu ini, dan apabila anda menyebarkannya maka anda akan mendapat keberuntungan dalam minggu ini.”

Saya pernah ketakutan sekali dengan sms yang seperti ini, jujur dari semua sms-sms tipu-tipu, sms seperti ini yang mampu membuat saya awalnya ketakutan. Betapa tidak, pernah dalam sms itu menyebut nama Nabi kita Muhammad SAW, dan berkaitan dengan hari kiamat. Kemudian setelahnya ternyata ada sms yang serupa seperti itu lagi, dan kali kedua saya akan berpikir rasional bahwa hanya Kepada Allah SWT kita percaya, bukan pada sms yang entah dari mana asalnya. Kali kedua ini saya malah takut “musryik” karena lebih percaya pada ketakutan-ketakutan yang dibangun dalam sms ketimbang ketakutan terhadap Sang Pencipta kita.

SMS dan Momen Pilkada

Apa maksudnya ini? Ketika saya mendapat sms yang seperti ini (nyata, tanpa sensor) :  “Bpk H. SUNARNO & Ibu Hj. HARYANTO BAGI2 PULSA AGAR TERPILIH sbg BUPATI & WKL BUPATI KLATEN periode 2010-2015. Beliau BEKERJA SAMA dengan SEMUA OPERATOR… SEBARKAN KE 10 org. Plz Anda AKAN TERISI 50rb. SERIUS ngrim 10 sms..Langsung cek hp anda pulsa otomatis nambah 50.”

Apakah ini termasuk strategi kampanye mereka? H. Sunarno adalah ‘Incumbent’ yang siap bertarung kembali untuk periode kedua dan berpasangan dengan Ibu Hj. Haryanto, Ibu Haryanto tidak asing lagi bagi warga Klaten karena merupakan istri dari Alm Mantan Bupati Klaten 2000-2005, H. Haryanto Wibowo.  (ini mungkin sedang tren, sang istri maju Pilkada, bukan hanya di Klaten saja saya kira. Di AS aja pernah kok Hillary Clinton maju Capres meski kemudian kalah dukungan dan harus mendukung Obama).

Saya tidak percaya dengan sms tersebut yang saya yakin disebarkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Efek negatifnya justru akan menghancurkan nama “yang dicatut” dalam sms tersebut, bagaimana jika ternyata tidak nambah pulsa 50 ribu? Padahal kita kehilangan 10 sms yang setiap smsnya menghabiskan dua karakter.

Sebagai calon Incumbent, H.Sunarno sudah sangat diuntungkan. Berbagai poster dan reklame tertempel di pinggir-pinggir jalan, entah itu isinya tentang “kesehatan”, atau tentang “pariwisata”. Reklame-reklame tersebut bergambarkan beliau dengan Foto serba besar dan nama yang jelas terpampang, sudah ada jauh…..sejak akhir tahun 2009 lalu, atau lebih tepatnya sebelum kampanye dimulai.

Stop !! saya tidak ingin membahas kampanye mereka.

Balik Lagi ke SMS

Balik ke sms, tampaknya media hp dengan sms merupakan sarana yang empuk untuk ajang-ajang sebar-sebar kayak gituan. Sebaran info langsung mengena secara personal karena setiap orang (dewasa) minimal punya satu nomer. Sebaran info lewat sms dirasa lebih efektif disbanding dengan reklame, baliho, atau poster misalnya, karena mungkin orang hanya sambi lalu memperhatikan reklame, poster dll. Lain hal dengan sms yang secara langsung tertuju secara personal (walaupun isi smsnya hanya “forward”-an yang sama, seperti fenomena “sms” ucapan lebaran yang hanya forward-an yang sama).

Setidaknya sms – sms tipu-tipu atau memang sms promosi betulan, telah mampu memberikan informasi yang jauh lebih efektif .  Sekarang tinggal bagaimana kita bisa memilah, membedakan, mengidentifikasi dan akhirnya bisa mengambil atau membuang sms-sms “berangkai”, “tipuan”, dan apalah itu namanya.

Suatu saat sms akan digilas oleh chatting, Seperti ‘Nexian’ (sing diiklanke Anang dan Syahrini), Mig33, E-Buddy, Mxit dan  aplikasi chating lewat hp yang lain. Tapi untuk sekarang setidaknya sms masih popular, seperti anak SMP yang smsan dengan …teman atau pacarnya….hanya seperti ini “hai, lagi apa?”. Sms seperti ini lagi, “matama, matatih jg ya!” (sama-sama, terimakasih juga ya!) , atau seperti ini “halowww, met mayem!!” (Halo, selamat malam).

Satu lagi, pernah saya dapat sms berbunyi demikian : “MAYEM!!”.   Saya hanya bepikir, “hah, marem? Emang bar ngopo kok marem?” (hah, puas? Emang habis ngapain kok puas?). oke-oke…itu hanya kerjaan anak lebay.

Sekian. Terima Kasih.

Iklan

Perihal pijarpatricia
ADITYO KUSNADI

One Response to Tentang SMS

  1. pijarpatricia says:

    Bulan September – Oktober 2011 terjadi isu hangat ketika ribuan pelanggan Selular menjadi korban operator yang “mencuri pulsa” dari konten-konten provider. Menteri Komunikasi dan Informatika, Tiffatul Sembiring mengeluarkan kebijakan untuk mengedarkan surat keputusan kepada semua operator selular di Indonesia agar meng-UN-REG semua konten yang ada di pelanggan sampai batas waktu 18 Oct 2011.

    Hal ini juga termasuk konten RBT, nyatanya tidak semua konten provider itu “jahat”. RBT adalah sumber nafkah utama bagi musisi karena mau bagaimana lagi jika penanggulangan kaset dan CD bajakan tidak serius ditangani pemerintah? apakah Meng-UN-REG RBT akan berdampak buruk bagi mereka??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: