Velvet Revolver VS Guns N’ Roses

Velvet Revolver - Libertad

Guns N' Roses - Chinese Democracy

Dua artikel yang mambahas album mereka yang terakhir…siapa yang paling bagus??? tergantung selera anda.
(artikel ini adalah cuplikan dari artikel dari harian KOMPAS)
__
VELVET REVOLVER – LIBERTAD
Album : Libertad
Artis : Velvet Revolver
Produksi : RCA / Sony – BMG 2007

Meski Velvet Revolver digawangi oleh tiga bekas personel Guns N’ Roses (GNR), band ini sama sekali tidak membekaskan musik rasa GNR. Ketiga personel eks GNR itu adalah Slash (lead gitar), Duff Mckagan (bass), dan Matt Sorum (Drum). Mereka adalah tiga pilar seksi ritme yang sangat solid.
Mereka memilih arah baru, konsep baru yang cenderung berorientasi pada apa yang disebut dengan old school rock. Kehadiran vokalis Scott Weiland (eks vokalis Stone Temple Pilots) yang karakternya sangat berbeda dengan Axl Rose, menjadikan suguhan Velvet Revolver terasa segar. Bahwa gitar Slash masih mengingatkan zaman GNR, tapi Velvet Revolver bukanlah titisan GNR.
Velvet Revolver membangun komposisi dengan struktur sederhana. Mungkin, oleh dari sebab itu musik mereka nyaman untuk dicerna. Komposisi bersandar kuat pada riff gitar yang sederhana tapi kuat. Gaya beginian pernah dianut band rock era 1970-an seperti Deep Purple.
Simak misalnya lagu seperti Let It Roll, She Mine, Get Out of the Door, atau She Build Quick Machines. Lagu-lagu tersebut dibangun dengan riff gitar yang keras, gencar, tapi manis. Dalam fondasi serupa itu, vocal dan gitar leluasa bermain seperlunya, bukan asal pamer teknik.

___

RASA BARU GUNS N’ ROSES
Album : Chinese Democracy
Artis : Guns N’ Roses
Produksi : Geffen Record / Universal Music Indonesia – 2008

Sebuah grup musik yang pernah menjadi ikon musik rock di era akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an kembali merilis album setelah vakum hamper dua dasawarsa. Pertanyaannya adalah apakah album tersebut mampu memuaskan kerinduan para penggemarnya??
Selama beberapa tahun terakhir rencana Guns N’ Roses (GNR) merilis album baru menjadi topic perbincangan yang seolah tak berujung. Akhirnya pada 23 November 2008 GNR merilis album CHINESE DEMOCRACY.
Penggemar GNR yang terlanjur jatuh cinta pada alunan melodi gitar Slash, Rhythm Gitar dari Izzy Stradlin / Gilby Clarke dan settle punk bass dari Duff McKagan tampaknya bakal kecewa ketika mendengarkan album ini. GNR yang sudah ditinggalkan sejumlah personelnya sejak album studio terakhir mereka, “The Spaghetti Incident?” (1993), dan hanya menyisakan Axl Rose (Vokal) dan Dizzy Reed (Keyboard) tampil berbeda dengan musik baru yang membuat orang harus melupakan GNR lama.
Album Chinese Democracy bermaterikan 14 lagu yang dikumpulkan dari proyek musik GNR dalam 14 Tahun terakhir. Pentolan GNR, Axl Rose, mencampur berbagai aliran musik, mulai dari rock progesif hingga industrial rock dan menggunakan jasa 11 musisi (5 Gitaris, 2 Drummer, 2 Keyboard, 1 Bassis, dan 1 Vokalis) untuk menggarap album ini.
Hasilnya memang berbeda dengan gaya rock n roll atau melodi rock yang telah menjadi ciri GNR. Lagu “Chinese Democracy” menjadi single pertama yang telah beredar di tangga-tangga lagu radio di seluruh dunia. Lagu “Madagascar” dan “Better” atau “This I Love” yang syahdu berpotensi digemari jika didengar berulang-ulang.
Album Chinese Democracy menjadi proyek ambisius Axl Rose untuk menampilkan citra baru GNR. Axl seolah berkata kepada penikmat musik, “Lupakan yang lalu. Tutup mata dan dengarkan musik kami!!!”

Iklan