Aduh….ckck…Blog siapa neh?? jailin aja ah..

blog siapa yah..gak tahu aku…saat aku buka wordpress.com, eh tiba-tiba muncul aja tuh blog milik orang lain….

“dikerjain”?? pastilah…ada peristiwa gokil gitu kok gak dimanfaatkan?? ya udah aku jailin aja tuh blognya…..

yowis, karena aku jg pgn minta maaf…ya minta maaf dunk (walau aku gak kenal orang itu).

Falun Gong vs PKC

Partai Komunis China Menggunakan Media untuk Melakukan Propaganda Anti Falun Gong

Falun Gong adalah sebuah latihan sejenis Taichi yang digunakan untuk menenangkan diri dan menyembuhkan suatu penyakit. Adalah Guru Li Hongzhi pertama memperkenalkan Falun Gong ke masyarakat pada tahun 1992.

Latihan Falun Gong menjadi semakin populer dan berkembang pesat di China karena manfaat kesehatan jiwa-raga yang diperoleh para praktisi setelah berlatih Falun Gong. Jumlah praktisi yang berlatih terlalu besar di mata pemimpin komunis China, Jiang Zemin. Menurut survey yang dilakukan pemerintah China pada akhir tahun 1997, jumlah praktisi Falun Gong telah mencapai 70 juta orang, jauh melebihi anggota partai komunis China. Terdapat cukup banyak pejabat pemerintah, bahkan kader partai komunis sendiri yang ikut berlatih Falun Gong.

Keanggotaan dari Falun Gong di China berkembang pesat, dan Partai Komunis China khawatir akan perkembangan ini terutama setelah terjadinya peristiwa unjuk rasa damai berskala besar (kurang lebih 10.000 orang) oleh praktisi Falun Gong di Zhong Nan Hai (pusat pemerintahan di Beijing), yang memohon diberikannya lingkungan yang sah dan tidak terganggu bagi mereka untuk berlatih, karena sebelumnya telah terjadi penangkapan dan pemukulan terhadap mereka. Peristiwa tersebut telah mengejutkan petinggi negara, dan beranggapan massa Falun Gong kelak akan menjadi kekuatan yang beroposisi dengan pemerintah.

Tahun 1999, pemerintah Tiongkok melarang buku Zhuan Falun (buku pembimbing kultivasi Falun Gong), karena menurut mereka isinya ” takhayul “. Partai Komunis Tiongkok menganggap semua hal tentang jiwa, spiritual atau kepercayaan adalah takhayul karena bertentangan dengan kepercayaan mereka terhadap materialisme dan atheisme dari ideologi Marxist.

Segera dikeluarkanlah perintah ke polisi untuk mulai mengusik para praktisi, menghalangi mereka berlatih bersama, atau menangkap mereka dan memasukkannya ke dalam penjara. Sejak saat itu berbagai macam fitnahan dan berita bohong tentang Falun Gong dan praktisi-praktisi disebarluaskan ke seluruh dunia melalui media dan kedutaan-kedutaan China disetiap negara, sehingga menyebabkan banyak orang terutama orang-orang China dan media di luar negeri yang tidak tahu berita sebenarnya termakan berita bohong tersebut.

Partai Komunis China yang banyak menguasai media di China lalu secara kontinyu melakukan pemberitaan yang cenderung menghina Falun Gong, seakan-akan PKC (Partai Komunis China) menginformasikan kepada rakyat china agar tidak mengikuti kegiatan Falun Gong itu, PKC sendiri ketakutan atas perkembangan Falun Gong yang dianggap akan menghambat pembangunan yang dicanangkan oleh PKC. Suatu bentuk komunikasi yang dilakukan pertama kali ya melalui media itu tadi, semua media memberitakan dan memfitnah Falun Gong.

Sekitar tahun 1999-2001 itu merupakan tahun luar biasa propaganda anti Falun Gong yang disiarkan di media-media Tiongkok. Praktisi Falun Gong kemudian klarifikasi fakta membuat dunia tahu apa kenyataan sebenarnya, dan akhirnya ada tekanan internasional untuk menghentikan penindasan ini. Penganiayaan kemudian dilakukan secara tertutup, dan PKC tidak berani lagi terang terangan menyiarkan propaganda anti Falun Gong di media akhir-akhir ini.

PKC Memblokir Situs Resmi GNR “Chinese Democracy”

Saking ketatnya Cina membatasi akses internet, negara panda itu mendapat julukan “Great Firewall of China”. Situs-situs yang memuat hal-hal sensitif yang berkaitan dengan Cina seperti Tiannanmen Square, Falun Gong, serta organisasi-organisasi illegal, benar-benar terlarang untuk diakses.

Baru-baru ini PKC memblokir situs resmi dari Guns N’ Roses karena salah satu lagu dialbum terbaru GNR (yang dirilis 23 November 2008 lalu) berjudul Chinese Democracy mengandung unsur “penghinaan” terhadap PKC, penggalan lirik tersebut adalah “//Blame it on the Falun Gong, they’ve seen the end and you can’t hold on now//” (Walaupun kalian menindas Falun Gong semaunya. Mereka akan menyambut hari berakhirnya penindasan, dan kalian sudah tidak bisa mempertahankan lagi penindasan itu). Lagu itu serta merta membangkitkan kemarahan Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat China, sebuah badan administratif di bawah Dewan Negara yang bertugas menyeleksi segala hasil karya artis sebelum diedarkan untuk rakyat RRC.

Situs www.chinesedemocracy.com tidak bisa lagi diakses di China, namun warga China akan menjadi sangat penasaran dengan lagu GNR ini, menurut mereka lagu ini (Chinese Democracy) akan membuka mata dunia terhadap penindasan PKC terhadap Falun Gong. Lagu ini juga merupakan bentuk komunikasi non politik yang bisa mencuri perhatian dunia terutama PBB untuk lebih serius menindak PKC yang telah banyak melakukan pelanggaran HAM terhadap komunitas Falun Gong.

____