Kisah Manusia Tank

Chinese Democracy

5 Juni 1989, seorang pemuda diperkirakan berumur 19 tahun membawa dua kantong tas plastik belanjaan, berdiri di tengah jalan menghadang barisan tank di Cangan Boulevard, Lapangan Tiananmen, Cina. Kejadian itu menjadi foto citra perlawanan memperjuangkan demokrasi setelah pembantaian unjuk rasa di Lapangan Tiananmen tahun 1989. Sampai sekarang, tidak ada yang mengetahui secara pasti siapa Si Manusia Tank ini.

Si Manusia Tank mencegah iring-iringan 13 tank T-59 Tentara Pembebasan Rakyat menjadi ikon perlawanan heroic terhadap kekuasaan Partai Komunis China (PKC). Fotonya mendunia dan manusia tank dipilih menjadi “seorang yang mengubah dunia” oleh Majalah Life pada tahun 2003. (Kompas, Minggu, 3 Juni 2012).

Pada taanggal 3-5 Juni 1989, dunia dicengangkan dengan pembantaian para pengunjuk rasa di Lapangan Tiananmen, Cina. Korban-korban bergelimpangan di jalanan, mengerikan.

Inilah kisah awal dari CHINESE DEMOCRACY…………Perjuangan rakyat cina untuk melawan tindakan represif Partai Komunis Cina (PKC) yang menjadi penguasa tunggal di negara tersebut.

Unjuk Rasa besar-besaran terjadi lagi pada April 1999, dan ribuan nyawa dihabisi oleh Tentara Pembebasan Rakyat. Hal ini mengilhami Axl Rose untuk membuat sebuah lagu berjudul “CHINESE DEMOCRACY”.

Sweet Child O’ Mine Masuk dalam Top 100 Classic Rock Songs

Sulit untuk dipercaya ada suatu masa ketika Guns N’ Roses tidak menjadi benar-benar besar. Namun dalam kenyataannya, tembang ‘Sweet Child O’ Mine memberikan mereka kesempatan kedua untuk benar-benar menjadi besar, dunia pada umumnya tidak akan pernah melewatkan musik yang besar ini.

Meskipun lagu itu dianggap sebagai masterpiece, debut album ‘Appetite For Destruction’ hampir tidak bisa menaklukkan tangga teratas radio-radio di dunia dengan single pertama mereka ‘Welcome To The Jungle’.
Meskipun secara perlahan-lahan, popularitas Guns N Roses tumbuh melalui mulut ke mulut dan pertunjukan live berapi-api, dan single kedua mereka ‘Sweet Child O’ Mine masuk dalam jajaran Top 100 Classic Rock Songs yang dikenang sepanjang masa.

Apakah mereka sengaja atau tidak, video klip ‘Sweet Child’ membantu mereka melunakkan citra kasar dari band tangguh dan bagi banyak pendengar lagu ini sedikit mengungkapkan sisi sentimental, sesuatu yang berbeda ketika banyak lagu lain yang menunjukkan keberanian dan kemarahan.

Untuk masa-masa paling populer band ini dari 1987 hingga 1994, ‘Sweet Child O’ Mine’ adalah lagu yang paling dikenal oleh orang-orang. Dan akhirnya semua bisa mengatakan bahwa ‘Appetite For Destruction’ adalah album debut terlaris di dunia, setelah terjual lebih dari 18 juta kopi sampai saat ini. Tidak akan pernah tua sampai kapan pun.

sumber berita : http://ultimateclassicrock.com/guns-n-roses-sweet-child-o-mine-top-100-classic-rock-songs/

Mengapa ‘The Blues’ Dirubah Menjadi ‘Street Of Dreams’?

Mari Kita Simak Perbincangan Axl Rose dalam situs MyGNR.com pada 12 Desember 2008. Axl Rose menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dikirim dalam messenge boards.  :

Question :  “Axl, mengapa Anda mengubah judul lagu “The Blues” menjadi “Street Of Dreams”?”

Axl Rose :  “‘The Blues’ adalah judul yang pertama kali saat lagu ini dikerjakan dan saya tidak pernah merasa nyaman dengan judul itu dalam artian bahwa harus menggunakan lagu berbasis blues. Dan di sini, di Hollywood, dengan Walk Of Fame dan lain-lain, saya selalu melihat citra di kepala saya ketika saya berpikir tentang itu. Dan saya juga suka ide dari lagu itu, dan pada dasarnya orang-orang mengenal lagu ini dalam dua judul.”

 

Patience (Sebuah Catatan dari Duff Mckagan)

Ditulis oleh Duff McKagan pada 29 Oktober 2010

Pada tahun 1984, Izzy Stradlin tinggal di sebuah apartemen di seberang jalan dari rumah saya di Hollywood, tepat di belakang Teater Cina dari Hollywood Boulevard. Pria itu sepertinya selalu memegang gitar akustik ditangannya, dan selalu menulis potongan-potongan lagu. Dan dia masih melakukan hal itu sampai saat ini.

Ada satu hal yang terutama dalam melodi bahwa ia telah bekerja pada hal itu, dan setiap sesekali ia akan istirahat dan lalu bekerja kembali.

Pada tahun 1986, band kami Guns N’ Roses memiliki kontrak rekaman.  Dengan uang itu, saya menempatkan diri pada gaji kecil yang pada dasarnya bisa untuk membayar sewa saya  atau setengah sewa, saya harus mengatakan itu berguna selama sekitar enam bulan.

Salah satu dari sahabat perempuan terbaik saya Debby pada saat itu mencoba untuk pindah ke Hollywood dari rumah orang tuanya di suatu tempat di Orange Country. Dia dan saya memutuskan bahwa kami bisa berbagi sewa apartemen satu kamat tidur di Gardner, dia akan mendapatkan kamar tidur, dan aku lantai ruang makan.

Teman baik saya yang lain  adalah  seorang pria bernama Del James, transplantasi terbaru dari New York yang menjadi bagian penting dari kelompok kecil kami.

Del membutuhkan tempat untuk istirahat selama seminggu atau lebih, dan kemudian kembali, apa yang menjadi milikku adalah miliknya. Selama minggu pertama, Del dan Debby teman sekamar saya menjadi akrab, dan Del pindah dari sofa ke kamar tidurnya.

Del adalah seorang pembaca setia, dan mengenalkan saya sebuah buku yang berjudul Slugs karangan Shaun Hutson.  Aku ingat hanya duduk di kamar tidur / ruang makan saya dengan tirai yang ditarik, dan membaca buku ini dengan semacam kehidupan berputar-putar di sekitar saya di apartemen kami.

Aku ingat lagu pendek Izzy, yang ia buat dan berjudul  “Patience,” dan saya pernah menuliskan lirik awal lagu itu tapi dengan versi saya, ‘”I sit here doing drugs/Reading a book about slugs/All I need is a little patience.” (Aku duduk disini memakai narkoba sambil membaca buku Slugs, dan semuanya membutuhkan kesabaran).

Ini lirik yang mengerikan tidak pernah berhasil melewati pintu depan apartemen saya, terima kasih Tuhan.  Axl datang dengan sebuah lirik yang hebat, entah dari mana, yang tentu saja menjadi cerita dan melodi lagu itu.  Bagian siulan di awal – langkah awal yang dibuat  oleh Axl – sementara tampak aneh untuk beberapa fans kami dan kritikus musik ketika album LIES  dirilis, dan siulan itu menjadi bagian dari budaya pop. Lagu hanya tidak akan menjadi sebuah lagu tanpa itu, kan? Ini selalu salah satu lagu favorit saya di GN’R yang  pernah kami kerjakan semasa hidup.

Baca lebih lanjut di :  http://blogs.seattleweekly.com/reverb/2010/10/london_axl_and_continued_patie.php

duff dan  izzy

duff dan izzy

Catcher In The Rye

Mengapa Kontribusi Brian May Dihapus?

Lagu yang ditulis oleh Axl Rose dan Paul Tobias ini terinspirasi oleh Novel ‘The Catcher In the Rye’ karangan J.D Salinger.  Guns N’ Roses hanyalah salah satu dari sekian banyak musisi yang terinspirasi membuat lagu berdasarkan cerita dalam novel tersebut.  Yang akan dibahas disini bukan tentang novel atau arti lagunya, namun dari sisi Brian May (Queen) yang mengisi part gitar  lagu ini pada awalnya.

‘Catcher In The Rye’ pada mulanya akan dijadikan single pertama album Chinese Democracy ketika rumor album ini akan dirilis pada 10 Desember 2002. Mereka merencanakan perilisan single lagu itu pada tanggal 25 November 2002, yang meskipun lagu itu sudah bocor diinternet beberapa minggu sebelumnya.

Brian May bergabung bersama Axl Rose pada tahun 1999 untuk menggarap lagu tersebut, ketika Axl menghubunginya untuk dapat membantu GNR, Brian May tak pikir panjang karena dia sudah sangat bersahabat dengan Guns N’ Roses. GNR menurut May telah banyak menyumbang dana pada sebuah acara konser akbar mengenang Freddy Mercury pada tahun 1992 yang lalu di Wembley Stadium, London, Inggris. Konser itu adalah konser rock peduli Aids terbesar di dunia sampai saat ini, mereka datang untuk mengenang Freddy Mercury yang meninggal dunia karena Aids dan mereka datang tanpa dibayar. (bla-bla-bla…..akan dibahas pada tulisan selanjutnya….).

Brian May :  “Ketika mereka sedang membuat album, ia berbicara dengan Roy Thomas Baker (produser Queen waktu itu), untuk dapat  melakukan produksi untuk mereka pada saat itu, dan mereka datang dengan ide menghubungi saya untuk membantu mereka bekerja. aku terbang ke LA untuk bertemu dengannya dan dia memperdengarkan saya cukup banyak materi dalam seluruh album. Kami memiliki malam yang panjang, berdiskusi, berpikir, mencari tahu arah potensial, dan kemudian aku hanya punya beberapa hari saja mencoba mengerjakan semuanya.  Saya pikir saya bermain pada dua-dan-setengah trek, tetapi mereka pada akhirnya tidak  menggunakan bagian saya.. Mereka pernah menggunakan sekitar 10 gitaris untuk itu!  saya memiliki trek ini masih dalam sebuah mixing kasar  di suatu tempat di arsip saya, tapi saya tidak akan membiarkan siapa pun mendengarkan hal ini, sebagai bentuk kesetiaan kepada Axl.”

“Sangat menyenangkan, untuk menghabiskan waktu di sana untuk membantu teman.”

“Saya tidak ingat kapan saya pertama kali bertemu Axl Rose, tapi kami mengundang mereka untuk bermain dalam konser mengenang Freddy Mercury tahun 1992. Mereka melakukan pekerjaan yang fantastis, dan juga menyumbangkan banyak uang untuk Mercury Phoenix Trust. Selanjutnya setelah itu, saya dan band solo saya mendukung GN’R dalam beberapa  turnya dan kami mengerjakan itu semua dengan sangat baik. ” Ujar Brian May.

“Catcher in the Rye adalah lagu yang bagus .. Aku cukup terkejut menemukan  lagu itu di internet dalam beberapa minggu ini …. setelah sekian tahun.  Aku bertanya-tanya siapa yang membocorkan hal ini.  Ya, saya bermain gitar di sana, sebuah rekaman yang bagus dan renyah.  Aku telah terbang ke LA khusus untuk bermain dan merekam lagu dengan Axl Rose.  Aku sudah duduk di apapun yang saya miliki atau tahu tentang lagu-lagu ini sejak saat itu …. untuk menghormati Axl …. Kerahasiaan merupakan bagian dari penghormatan bagi saya.  Jadi saya akan mendengarkannya dengan ketertarikan..  Saya suka trek itu dan melakukannya … dan itu masih terdengar sangat segar … ini adalah hits  pertama dengan suara vocal yang luar biasa, suara yang luar biasa … Kami telah kehilangan itu terlalu lama (kehilangan suara Axl sejak tahun 1994, dia tidak muncul di public) . Axl is magic.”  Komentar Brian May pada tahun 2002.

Pada tahun 2002, Axl Rose mengatakan pada public bahwa mereka akan segera mendengarkan album baru GNR pada tahun itu. Saat itu (2002) kemungkinan lagu-lagu yang akan muncul dalam album Chinese Democracy adalah :

01. Catcher In The Rye
02. This I Love
03. I.R.S.
04. Oklahoma
05. There Was A Time
06. Prostitute
07. Madagascar
08. Chinese Democracy
09. The Blues

Beberapa lagu yang pernah dibawakan dalam konser seperti, Riad And The Bedouins, pada tahun 2002 dikabarkan tidak akan muncul dalam album Chinese Democracy. Namun sampai akhirnya perilisan album itu gagal terjadi pada tahun 2002, semua yang telah direncanakan sejak awal kembali gagal.

Sejak gagalnya perilisan album pada tahun 2002 tersebut, banyak anggota band yang sudah keluar dan beberapa anggota baru masuk. Tahun 2006, Ron ‘Bumblefoot’ Thal masuk dalam bagian lead gitar GNR. Dia masuk saat sebagian besar materi dalam album C.D sudah digarap. Beberapa lagu diberikan oleh Axl untuk dapat disisipi gitar olehnya.

Kontribusi Brian May Dihapus

Akhirnya ‘Chinese Democracy’ dirilis pada 23 November 2008, dan dalam BrianMay.com dituliskan bahwa bagian gitar Brian May dalam lagu ‘Catcher In The Rye’ sudah dihapus dan digantikan oleh salah satu dari gitaris GNR.
Brian May memposting di situs BrianMay.com, dia menulis “Yah, ini mungkin terasa memalukan,…saya telah menempatkan cukup banyak pekerjaan (dalam lagu tersebut), dan saya bangga dengan hal itu. Tetapi saya bisa memahami jika Axl Rose ingin memiliki sebuah album yang mencerminkan pekerjaan dari anggota band seperti sekarang.”

Wartawan banyak menanyakan kepada Axl Rose tentang alasan dirinya menghapus kontribusi Brian  May,

Pertanyaan : “Catcher In The Rye adalah salah satu lagu terbaik dalam album ini, mengapa tidak ada lagi bagian dari Brian May?”

Axl Menjawab : “Ada beberapa alasan,  Pertama, jelas saya tahu orang-orang menyukai lagu itu, tapi penghargaan untuk Brian benar-benar hanya muncul dalam kekuatan publik  setelah kami pindah di dalam Guns N’ Roses. Pada kenyataannya, tidak banyak yang nampak memperdulikan dan komentar sebagian besar  orang adalah mengapa Slash tidak berada di sini, menurut pendapat mereka dia seharusnya berada di sini.”

“Permainan solo Brian sendiri adalah favorit  pribadi saya dan saya benar-benar tidak bisa mengerti, karena dia adalah legenda rock, mengapa hal itu tidak secara terbuka dihargai lebih pada saat itu.”

“Pada kenyataannya, semua perasaan dan emosional yang dimaksud saat ini adalah bekerja dengan Sean Beavan, (salah satu produsen yang bekerja pada ‘Chinese Democracy’)  dan saat itu  saya memilih melepaskan bagian dari Brian, melepaskan versinya dan berjalan dengan versi yang berbeda, untuk memastikan kami memiliki elemen-elemen dalam satu versi.  Itu sepenuhnya dibangun dari proses editing didasarkan pada rekaman dimana Brian May mengambil bagian di dalamnya. Dan meskipun Brian tampaknya memiliki sedikit penyesalan akan hal itu, setidaknya publik juga menyesalkan hal itu, ia sayangnya tidak terlalu senang pada waktu itu dengan karya kami, aku ingat. Brian berdiri melihat ke arah kiri saya dan dia menatap speaker studio besar dan sedikit terperanjat mengatakan, ‘Tapi bukan itu yang saya mainkan. “

“Sean Beavan dan aku tidak berusaha dengan cara apapun untuk mencoba mengacaukan hubungan dengan Brian, kami hanya melakukan apa yang kami lakukan dan kemudian mencoba dan melakukan yang terbaik untuk membela keputusan kami.”

Menulis di situs web resminya, BrianMay.com, Brian May menanggapi komentar Axl Rose sebagai berikut:  “Ini benar-benar sangat sederhana … Axl yang membuat rekaman ini, dan ia dapat melakukan apapun yang dia inginkan!  Setelah bertahun-tahun, aku masih menjadi penggemarnya.”
“Itu sudah lama berlalu,  bagi saya … saya pasti tidak ingat apa-apa tentang celaan dari setiap pekerjaan  Sean Beavan yang  telah dilakukan – saya ingat itu, saya benar-benar mengerjakan  itu dengan dia sendiri. Tentu saja, segera setelah itu, Sean mengambil proyek tersebut, meskipun saya harus mengatakan saya pikir  track tersebut secara keseluruhan terdengar bagus pada waktu itu!  Saya tidak yakin jika kami  tahu mana versi yang telah ‘bocor’ ke publik itu darimana datangnya. Dari saya sendiri masih dalam mixing yang kasar,  tapi tidak ada orang lain kecuali aku pernah mendengar tentang hal itu.. Aku menjaga ini secara pribadi , karena itulah cara profesional untukku.”

.
Permainan gitar Brian May yang renyah dan bagus pada Catcher In The Rye akhirnya digantikan oleh Bumblefoot yang sedikit memperlihatkan keahliannya dalam kecepatan jari, meskipun pada dasarnya tidak terlalu jauh berbeda daripada apa yang pernah dimainkan oleh Brian May namun Bumblefoot memainkannya secara lebih rumit dengan permainan jari-jari hebatnya.

10 Video Klip Terbaik Ditahun 1991 Versi Majalah SPIN

Majalah SPIN edisi awal Desember 2011, telah merilis 10 video klip terbaik ditahun 1991, mereka adalah :

  1. Red Hot Chili Peppers  – “Give It Away”
  2. Guns N’ Roses – “Dont Cry”
  3. Nirvana – “Smells Like Teen Spirit”
  4. Public Enemy – “Cant Truss It”
  5. Tom Petty – “Into the Great Wide Open”
  6. R.E.M. – “Losing My Religion”
  7. Metallica – “Enter Sandman”
  8. Chris Isaak – “Wicked Game”
  9. Geto Boys – “Mind Playing Tricks on Me”
  10. Madonna – “Justify My Love”

Dont Cry dari Guns N’ Roses menenpati urutan kedua, video yang merupakan salah satu bagian dari trilogy Use Your Illusion ini dibuat dengan tanpa pemain rhytm gitar mereka, Izzy Stradlin. Konsep video ini ditulis oleh Axl Rose dan Josh Richman, melakukan pengambilan gambar di puncak gedung tertinggi yang menggambarkan mereka sedang berada dalam puncak popularitas.

Konsep mengenai trilogy Use Your Illusion akan dijelaskan dalam tulisan beberapa waktu yang akan datang.

Lagu ‘Civil War’ Dimainkan Untuk Pertama Kalinya Sejak 18 Tahun yang Lalu

Guns N ‘Roses memainkan lagu   “Civil War”  untuk pertama kalinya sejak 1993

Guns N ‘Roses memainkan lagu   “Civil War”  untuk pertama kalinya sejak 1993 dalam konser di di Arena Bridgestone di Nashville,Tennessee Amerika Serikat, Pada tanggal 4 Desember 2011.

Beberapa minggu yang lalu GNR juga memainkan lagu “Estranged” untuk pertama kalinya sejak 18 tahun yang lalu di Rock In Rio, De Jeneiro Brasil, 2 Oktober 2011.

Saat ini Guns N’ Roses tengah menjalani tur Benua Amerika yang akan segera berakhir pada bulan Desember ini. Tur Amerika ini adalah yang pertama bagi mereka sejak tahun 2006.

Tur Benua Amerika memiliki arti penting bagi Axl dan Guns N’ Roses, Ini sangat penting untuk melihat para fans bersenang-senang bersama mereka dan yang paling penting adalah penghargaan para fans yang menghargai perjuangan Axl Rose untuk mempertahankan band ini. ya, band ini terasa sangat penting untuk Axl Rose. Dia menunjukkan bahwa setiap anggota band bisa melakukan aksi solo. Axl berkata, “Jika ini hanyalah sebuah pertunjukan Axl Rose, dan saya tidak mengkhawatirkan tentang promosi band, maka saya tidak akan memberikan kesempatan kepada 3 pemain gitar untuk menjadi sorotan public.”

Guns N’ Roses dengan album terakhir mereka “Chinese Democracy” telah melmbuat catatan rangkaian tur keliling dunia sejak tahun 2001. Album Chinese Democracy telah mendapat penghargaan Platinum oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika (Recording Industry Association of America (RIAA)) pada tanggal 9 Februari 2009 untuk prestasi penjualan di Amerika Serikat yang mencapai lebih dari satu juta kopi.

Knockin On Heaven’s Door

Lagu Fenomenal Karya Bob Dylan

Lagu ini telah diproduksi dan dinyanyikan ulang dengan berbagai genre musik. Lagu yang ditulis oleh Bob Dylan ditahun 1973 ini liriknya menceritakan tentang protes terhadap kebijakan Pemerintah Amerika Serikat dalam perang di Vietnam, Bob Dylan berusaha menyampaikan Simpati dan Empati untuk Hak Asasi Manusia dalam perang Vietnam.

Dalam “Knockin On Heavens Door” versi asli atau versi Bob Dylan lagu tersebut merujuk pada ketukan pintu surga oleh para prajurit perang Amerika yang mati terkena peluru-peluru tembakan. Dylan mengungkapkan kekesalannya terhadap Pemerintah Amerika yang mengorbankan banyak tentaranya untuk menyerang Vietnam, Dylan melalui lagu ini berharap pintu surga untuk para prajurit tentara itu.

Bagi Bob Dylan, para tentara perang yang gugur di Vietnam adalah pahlawan. Dylan sangat mengapresiasi para prajurit tentara perang yang telah memutuskan pilihan hidupnya untuk menjadi tentara perang. Bob Dylan menciptakan lagu ini juga untuk meminta maaf kepada para tentara yang tewas dalam perang Vietnam, yang pada dasarnya perang tersebut hanya untuk mempertahankan bahwa Amerika Serikat adalah penguasa dunia. Semua prajurit, baik itu tentara Vietnam maupun tentara Amerika yang gugur adalah sebuah pengorbanan mulia jiwa dan raga mereka untuk mempertahankan negaranya, mereka adalah pahlawan.

Lagu ini bisa dibilang lagu yang sangat popular dan masterpiece dari karya Bob Dylan yang paling banyak didaur ulang oleh para musisi dunia. Ketika lagu itu masih dinyanyikan oleh Bob Dylan, maka konstruksi makna dari lagu itu masih dalam koridor protes terhadap perang Vietnam. Namun kemudian lagu ini dibawakan juga oleh banyak musisi dari berbagai era seperti, Eric Clapton, Sandy Denny, Gratefull Dead, Guns N’ Roses, George Harrison, Indigo Girls, U2, Warren Zone, Avril Lavigne, Bob Marley dan Cat Power. Tentu saja dengan genre dari masing-masing band/penyanyi yang berbeda dan pada era yang berbeda akan menimbulkan konstruksi makna presentasi yang berbeda pula untuk masing-masing band/penyanyi.

Bob Dylan menyanyikan lagu ini dalam genre Folk Musik Version yang agak sedikit ngeblues, yang merupakan versi asli dari lagu ini. lagu ini berubah menjadi Reggee ketika dibawakan oleh Bob Marley, menjadi versi Heavy Metal Rock jika dibawakan oleh Guns N’ Roses, Versi akustik lebih banyak dibawakan yaitu oleh Avril Lavigne, U2, Bonjovi dan banyak band/penyanyi yang menampilkan lagu ini dalam live konser mereka.

Knockin On Heavens Door dalam Versi Heavy Metal Sebagai Bentuk Ekspresi Kekecewaan dalam Kehidupan

Guns N’ Roses dikenal sebagai “King of Rock” diantara akhir 1980-awal 1990, Mereka juga mendapat julukan “The Most Dangerous Band In The World” yang secara mengejutkan mampu menjual album perdana mereka ‘Appetite For Destruction’ menjadi album perdana terlaris di dunia. Band ini dikenal public sebagai band yang agresif baik di atas panggung maupun di luar panggung, identik dengan alcohol, narkoba dan perilaku seksual.

Menurut analisis Rolland Boer’s berkenaan dengan lirik-lirik lagu GNR, lirik lagu-lagu GNR sering bercerita tentang kehidupan jalanan, masa kanak-kanak yang sia-sia, penyiksaan, kekecewaan dan kebencian terhadap sesuatu, Narkoba dan alcohol, gangguan psikologis, Sex, kedisiplinan dan perbudakan, tentang Cinta baik dalam masa-masa indah maupun kebencian cinta, penolakan terhadap wanita-wanita tertentu, dan menceritakan tentang keinginan untuk mendapatkan kenikmatan dunia. (Boer,1999:89).

Guns N’ Roses memainkan ‘Knockin On Heavens Door’ sejak tahun 1987 dan memasukkan lagu itu ke dalam album mereka “Use Your Illusion II” di tahun 1991, album ini adalah album terlaris di dunia versi Billboard Amerika pada tahun 1991-1993.  Knockin On Heavens Door versi Guns N’ Roses berbeda dengan versi Folk Music atau Reggae yang mana pada versi ini penuh dengan alunan dari elektrik gitar yang mendistorsi dan karakter vocal Axl Rose sang front man band ini (yang akhir tahun 2010 lalu dinobatkan sebagai Vokalis terbaik sepanjang masa). Tema lagu yang jika dinyanyikan Guns N’ Roses ini adalah KEMATIAN.

Kematian itu diibaratkan merujuk pada salah satu fans heavy metal yang mengikuti apa saja yang menjadi cirri khas rocker pujaannya, mulai dari jaket kulit, celana jins, sepatu kulit, celana sobek-sobek, lencana-lencana, aksesoris, tattoo, rompi, dan baju-baju/celana-celana tambalan.

Dalam lagu Guns N’ Roses gambaran lagu itu diibaratkan pada seseorang yang akan bunuh diri menggunakan pistol dan berusaha menembak dirinya sendiri sebelum Axl Rose menyanyikan bait kedua.  Data-data bunuh diri yang banyak ini menunjukkan fakta  bahwa rentang usia yang paling banyak adalah 10-19 tahun dan 49% nya menggunakan senjata api, penyebab bunuh diri pada kurun waktu 1992-2001 antara lain :  Masalah keluarga, masalah cinta, depresi/gila, pengaruh alcohol/narkoba, orang yang belum kawin, penyakit dan orang yang sudah sangat tua.

Di tengah-tengah lagu Knockin On Heavens Door versi GNR  terdapat sebuah percakapan telepon antara Josh Richman dan temannya bernama Jack. Jack berusaha bunuh diri dengan pistolnya ketika tidak lagi kuat menjalani masalah-masalah dalam hidupnya, dia putus asa dan depresi berat. Josh Richman berusaha mencegah Jack, percakapan dalam telepon tersebut :

“You just better start sniffin your own rank subjugation, Jack. Cause its just you against your tattered libido, the bank and the mortician forever man, and it wouldn’t be luck if you could get out of life alive.”

 

Bagi pribadi Axl Rose, Knockin On Heavens Door versi Guns N’ Roses sedikit mengambil apa yang pernah terjadi pada dirinya semasa kecil. Axl tumbuh dan berkembang di Indiana dengan keluarga yang bermasalah, dia dilahirkan dengan nama William Bruce Rose Junior. Ayahnya bernama William Rose dan Ibunya bernama Sharon E. Ayahnya meninggalkan Axl ketika dia berumur dua tahun, ayahnya bercerai dengan ibunya.  Axl tumbuh dalam kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh ayah tirinya, melihat penyiksaan ibunya oleh ayah tirinya dan melihat ibunya tidak bisa berbuat apapun untuk membela Axl. Ayah tirinya bernama L.Stephen Bailey, Selama hidup bersama ayah tirinya nama William Bruce Jr (Axl kecil) diubah oleh ibunya menjadi William Bruce Bailey.

“Aku ingat saat dilecehkan secara seksual oleh ayah tiriku dan menyaksikan sesuatu yang mengerikan terjadi pada ibuku ketika dia datang menjemputku. Aku memiliki banyak pikiran yang bersifat kekerasan dan melecehkan terhadap wanita karena menyaksikan apa yang telah diperbuat ayah tiriku terhadap ibu dan saudara perempuanku.”  (Axl Rose).

Pada usia remaja Axl tahu bahwa ayah kandungnya masih hidup, dia tidak mengakui ayah tirinya dan kemudian dia merubah namanya sendiri menjadi William Axl Rose (WAR).  Sebuah nama yang sebenarnya merupakan akronim dari peperangan, dan jiwa Axl memang tak pernah lepas dari ‘perang’ dan kekerasan hidup.

Dengan menyanyikan ‘Knockin On Heavens Door’ Axl Rose mengekspresikan pengalaman masa kecilnya dengan keluarga yang berantakan. Dia mengekspresikan kekecewaan pada masalah-masalah dalam hidupnya dan sebuah keputusasaan yang mendalam. “Ketika awan mendung turun ke bawah, rasa-rasanya seperti sedang mengetuk pintu surga.”  Awan mendung dalam lagu ini diibaratkan pada masalah yang berat, masalah yang kelam dan dipenuhi kegelapan, seolah-olah dirinya akan menemui kematian pada saat itu.

Mungkin menurut Axl masih banyak kaum muda di luar sana yang mengalami nasib serupa dengannya. Inilah salah satu alasan terkuat mengapa Axl Rose memilih dua lagu cover  version yang bertema kematian dalam album Use Your Illusion, yang pertama Axl memasukkan lagu karya sang maestro Paul McCartney “LIVE AND LET DIE”  dan kedua Axl memasukkan lagu ini, lagu karya musisi fenomenal sepanjang sejarah, Bob Dylan dengan lagu “KNOCKIN ON HEAVENS DOOR”.

Namun berbagai masalah hidup haruslah dihadapi dan tetap survive untuk menjalani berbagai masalah tersebut. Bob Dylan dalam lagu lainnya yang berjudul “Death is Not The End” mengatakan bahwa kematian bukan jalan satu-satunya untuk mengakhiri masalah.

Knockin On Heavens Door merupakan lagu pertama Guns N’ Roses yang direkam bersama drummer Matt Sorum. Matt Sorum menjadi pengganti Steven Adler yang masuk panti rehabilitasi narkoba pada tahun 1990. Lagu ini kemudian menjadi soundtrack film “Days Of Thunder”.  Slash menggunakan gitar Gibson Les Paul 58 Explorer dalam merekam lagu ini. Menurut Slash lagu ini cukup istimewa untuk mengetahui pertama kali apa beda rasa antara Steven Adler dengan Matt Sorum.

 11-12-11

——

R e f e r e n s i  :


Counter Culture In Knockin On Heavens Door Song (A Musical Semotic Analysis Of The Meaning Construction Of Counter Culture In Folk Music, Reggae, and Heavy Metal Versions Of ‘Knockin Of Heavens Door’ Song)”   ditulis oleh Maria Endah S.  Dalam Jurnal Komunikator Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada Volume 1 nomer 2, November 2009.

“SLASH”,  Sebuah Autobiografi, Ditulis oleh Slash dan Anthony Bozza. 2007.

 

“Band Yang Dilupakan Waktu, The Band That Time Forgot”;  Ditulis oleh Paul Stenning, 2004.

“Use Your Illusion II”  Guns N’ Roses, 1991.

Fakta-Fakta Lagu Knockin On Heavens Door : http://www.songfacts.com/detail.php?id=3002

Tentang Lagu Bob Dylan, Knockin On Heavens Door : http://www.musicaloud.com/2009/09/28/a-song-a-day-knockin-on-heavens-door/

Profil Josh Richman :  http://en.wikipedia.org/wiki/Josh_Richman

‘Chinese Democracy’ Sebagai Bentuk Simpati GNR Untuk Falun Gong

Partai Komunis China dan Falun Gong

China adalah salah satu Negara komunis terbesar di dunia, dengan sistem komunis seperti itu hanya ada satu partai yang berkuasa yaitu Partai Komunis China. Negara yang dikuasai oleh Partai Komunis China (PKC) ini perlahan-lahan menjadi Negara diktator dengan penguasa otoriter dan memiliki catatan pelanggaran HAM yang buruk sejak kepemimpinan Mao Zedong dengan Revolusi Kebudayaannya.

Partai Komunis China menjadi perhatian dunia di penghujung abad 20 ketika melakukan tindakan represif tarhadap kelompok spiritual Falun Gong, sama seperti kejadian masa lalu terhadap Tiananmen.

Falun Gong adalah sebuah kelompok spiritual yang dikenalkan oleh Master Li Hongzhi pada tahun 1992. Kelompok ini tergolong kelompok spiritual yang masih muda jika dibandingkan dengan kelompok-kelompok spiritual lain di China. Falun Gong merupakan kelompok semi-religius, campuran antara Budhisme, Taoisme dan kepercayaan tradisional, ajaran yang berintikan pada Zhen-Shun-Ren (kebenaran, kebaikan, kesabaran), kelompok ini secara cepat dapat menarik jutaan pengikut yang tersebar tidak hanya di Cina namun juga di luar negeri.

Pada awal penyebarannya, Falun Gong bergabung dengan Qigong Research Assosiation of China  agar lebih diterima oleh pemerintah, dengan pertimbangan bahwa keberadaan qigong di China sudah diakui sejak lama dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Selain itu, tindakan tersebut akan menyebabkan Falun Gong tidak diasosiasikan sebagai kelompok religious yang nantinya akan mendatangkan kecurigaan atau prasangka dari pemerintah.[1] Strategi ini kemudian berhasil dengan diterbitkannya surat dari Kementrian Keamanan Nasional kepada Li Hongzhi, dan dengan surat tersebut pemerintah China memuji Falun Gong sebagai kegiatan untuk peningkatan kesehatan.

Pemerintah China, khususnya Partai Komunis China tentu tak akan membiarkan sebuah organisasi massa berkembang secara pesat, PKC khawatir bahwa jika organisasi massa dibiarkan berkembang pesat maka akan mengancam eksistensi kepemerintahan yang dipegang Partai Komunis. Hal itu terbukti ketika Falun Gong telah mendapatkan dukungan massa yang sangat banyak di penjuru China, dan puncaknya ketika para pengikut Falun Gong mengadakan unjuk rasa damai di Zhongnanhai, markas besar PKC di Beijing pada bulan April 1999, aksi tersebut diikuti oleh lebih dari 10.000 orang pengikut Falun Gong. Sejak demonstrasi ini Falun Gong mulai berani memprotes PKC untuk menuntut kebebasan menjalankan ajaran Li Hongzhi. Menyadari perkembangan yang begitu pesat dari falun Gong, maka pemerintah menanggapinya dengan tindakan represif dimana tindakan kekerasan, penangkapan, sanksi penjara tanpa peradilan dan pengiriman pengikut Falun Gong ke kamp-kamp buruh untuk mendapatkan re-edukasi ideologis dilakukan aparat.

Pemerintah China juga menuding bahwa Falun Gong adalah sebuah ajaran sesat, Pemerintah China mempublikasikan secara luas peristiwa bakar diri massal yang terjadi di lapangan Tiananmen yang dilakukan oleh pengikut Falun Gong agar dapat mencapai inti ajaran Li Hongzhi. Selain itu, pemerintah juga menuduh bahwa Falun Gong merupakan organisasi yang memiliki hubungan dengan kekuatan asing yang ingin menghancurkan China.

Kecaman terhadap China, Khususnya terhadap Partai Komunis China datang dari berbagai Negara. Salah satu bentuk kecaman yang dilakukan adalah dengan media musik. Sebagai salah satu dari komoditas utama dalam media, musik merupakan salah satu media yang penyebarannya bisa sangat luas untuk menyampaikan berbagai kritikan sosial. Dalam hal itu maka musik memiliki potensi yang baik untuk menanamkan penetrasi ideology dan kesadaran kritis kepada khalayak.

‘Chinese Democracy’  Sebagai Bentuk Simpati GN’R Untuk Falun Gong

Musik, sebagai salah satu karya seni dapat dipahami sebagai sebuah simbol dalam komunikasi. Maka musikpun harus mampu merefleksikan realitas sosial di sekitarnya. Seperti simbol lainnya, musik mempunyai kemampuan untuk menghasilkan kembali atau menentang struktur sosial yang dominan. (Robinson, 1991:33).

Guns N’ Roses melakukan caranya sendiri untuk mengecam tindakan-tindakan PKC terhadap Falun Gong, melalui lagunya mereka mencoba menyadarkan dan membuka mata dunia bahwa ada penindasan kejam yang dilakukan oleh Pemerintah China. Chinese Democracy, adalah sebuah lagu dari Guns N’ Roses (GN’R) yang bercerita tentang kekejaman PKC terhadap Falun Gong. Sebelum lagu ini dirilis resmi oleh pihak rekaman, perdebatan panjang tentang lamanya pembuatan album ini (Album “Chinese Democracy”) membuat album dan lagu ini menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu, dan perdebatan panjang tersebut malah membuat lagu itu semakin banyak dikenal.

Album Chinese Democracy dirilis pada 23 November 2008, walaupun album ini tidak sesukses album Appetite For Destruction atau Use Your Illusion namun album ini menghadirkan lagu-lagu yang jauh lebih sopan liriknya. Ketika salah satu lagu mereka yang berjudul “Chinese Democracy” telah beredar terlebih dahulu (22 Oktober 2008) dibanding albumnya, pihak China bereaksi cepat dengan melarang masuknya berbagai konten mengenai GN’R. Semua warga China sangat kesulitan untuk mengakses informasi tentang GN’R baik melalui media massa maupun internet.  China sebagai salah satu Negara terketat dalam pembatasan akses internet menerapkan blokir terhadap situs-situs yang menyerang atau mengkritik pemerintahan china, saking ketatnya pembatasan akses internet itu maka China dijuluki “Great Firewall of China”. Situs-situs yang memuat hal-hal sensitif yang berkaitan dengan Cina seperti Tiannanmen Square, Falun Gong, serta organisasi-organisasi illegal, benar-benar terlarang untuk diakses.

Setelah album itu benar-benar dirilis, PKC segera memblokir akses masuk album dan lagu itu dengan alas an lagu yang berjudul Chinese Democracy mengandung unsur “penghinaan” terhadap PKC, sedikit penggalan lirik tersebut adalah “//Blame it on the Falun Gong, they’ve seen the end and you can’t hold on now//” (Walaupun kalian menindas Falun Gong semaunya. Mereka akan menyambut hari berakhirnya penindasan, dan kalian sudah tidak bisa mempertahankan lagi penindasan itu). Lagu itu serta merta membangkitkan kemarahan Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat China, sebuah badan administratif di bawah Dewan Negara yang bertugas menyeleksi segala hasil karya artis sebelum diedarkan untuk rakyat RRC. Lagu ini juga merupakan bentuk komunikasi non politik yang bisa mencuri perhatian dunia terutama PBB untuk lebih serius menindak PKC yang telah banyak melakukan pelanggaran HAM terhadap komunitas Falun Gong.


[1] Falun Gong and Falun Dafa, What It Is, What It Does and Why the Chinese Government Is So Terrified of It, dalam http://www.religioustolerance.org/falungong.htm

Lagu-Lagu Yang Belum Pernah Dirilis Guns N’ Roses

Dalam kurun waktu 1986 – 1998 sekarang sudah banyak tape demo lagu yang telah diproduksi Guns N’ Roses namun belum pernah dipublikasikan atau dirilis dalam sebuah single atau album.  Pada era Appetite For Destruction misalnya ada lagu “Shadow Of Your Love” sebuah lagu jaman Hollywood Rose yang akhirnya tidak masuk seleksi pada album AFD. Apa lagi lagu-lagu lainnya yang belum pernah dirilis?  Simak berikut ini :

Era Slash :

Ain’t Goin’ Down,

Heartbreak Hotel,

Jumping Jack Flash,

Sentimental Movie,

Shadow Of Your Love,

Bring It Back Home,

Crash Diet,

Just Another Sunday,

Too Much Too Soon,

Untitled Song In Progress,

The Plague,

Cornshucker Stomp,

Cornchucker,

Down On The Street

Era New GNR :

Oklahoma
Seven
Leave Me Alone
General
Thyme
Ides of March
Silkworms

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.